Target 1 Juta Barel, Pemerintah Siap Danai Penuh Survei Seismik 3D Positif Covid-19, Cepat Sembuh Ketum PBNU Said Aqil Rupiah Jaya, Dolar Jatuh ke Level Terendah Mobil Terbelah dan Terbakar di Grand Prix Bahrain, Pebalap Prancis Ini Lolos dari Maut Bukan Kereta Api! Nih 2 Proyek Strategis Nasional Andalan Jokowi di Kalsel 2020-2024

Jelang Pengiriman Ibadah Umrah, Kemenag dan Kemenkes Bahas Persiapan

- Apahabar.com Sabtu, 24 Oktober 2020 - 09:50 WIB

Jelang Pengiriman Ibadah Umrah, Kemenag dan Kemenkes Bahas Persiapan

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Jelang pengiriman jemaah umrah ke Arab Saudi pada 1 November masih dalam tahap finalisasi, Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan kerap melakukan pertemuan.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Arfi Hatim mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan Kementerian Kesehatan.

Pertemuan tersebut, lanjut Arfi, dalam hal penerbitan pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19 bagi jemaah haji dan umrah serta petugas. “Kami juga sudah berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19,” tuturnya, Jumat (23/10).

Selain itu, Arfi menambahkan, Kemenag juga sudah membahas regulasi tentang penyelenggaraan umroh di masa pandemi dengan beberapa kementerian terkait termasuk juga dengan asosiasi umroh. “Jadi ini masih kita finalkan, sambil menunggu juga kebijakan dari pemerintah Saudi seperti apa,” ujarnya.

Pembatasan jumlah jemaah di maskapai penerbangan juga turut dibahas. “Apakah kemudian nanti di penerbangan diterapkan jaga jarak fisik, seperti penerbangan domestik yang maksimalnya kan 75 persen. Kita juga masih koordinasi terus dengan maskapai penerbangan,” ucapnya.

Arfi berharap pemerintah Arab Saudi memberi kesempatan bagi jemaah Indonesia untuk bisa melaksanakan ibadah umrah di tengah pandemi Covid-19. Namun dia mengakui keputusan terakhir sepenuhnya ada di tangan Saudi.

“Pemerintah Saudi akan sangat cermat melihat kondisi pandemi dalam hal penanganan Covid-19 di sini. Mungkin ini menjadi salah satu pertimbangan, dan sepenuhnya menjadi otoritas daripada pemerintah Saudi,” ucapnya.

Hingga saat ini, Arfi mengatakan, belum ada pengumuman resmi dari pemerintah Saudi soal keputusan penyelenggaraan umrah bagi jamaah luar negeri di tengah pandemi. Saudi juga belum memberitahukan kuota jemaah umrah dari setiap negara.

Arab Saudi mulai memberikan izin beribadah umrah, meski terbatas bagi warganya dan ekspatriat yang tinggal di sana dengan kapasitas 30 persen, atau 6.000 jemaah sehari. Saudi pada 1 November mendatang mulai membuka pintu bagi jemaah dari luar negeri. Namun, Saudi akan merilis terlebih dahulu negara-negara yang diizinkan memberangkatkan jemaah.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

DPR RI: RUU KUHP Masih Disempurnakan
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Ancaman Covid-19 Masih Ada, Jangan Sampai Terjadi Gelombang Kedua
apahabar.com

Nasional

Haul Ke-9, Yenny Wahid Lihat Senyum Gus Dur

Nasional

Blusukan ke Manggar, Jokowi Tak Sempat Cicipi Ikan Bakar
apahabar.com

Nasional

Berbobot 350 Kg, Bisakah Titi Wati Disembuhkan?
apahabar.com

Nasional

Tak Semua Ikut Swab Massal di Tanbu, Cuncung: Petugas Harus Proaktif
apahabar.com

Nasional

Presiden dan Wapres Berbagi Tugas, Ma’ruf Amin Urus SDM Hingga Ekonomi  
apahabar.com

Nasional

ABG Pelaku Incest di Lampung, Apakah Idap Zoofilia?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com