Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu… Ratusan Anggota Polda Kalsel Naik Pangkat, Irjen Rikwanto Beri Wanti-wanti

Jelang Pengiriman Ibadah Umrah, Kemenag dan Kemenkes Bahas Persiapan

- Apahabar.com     Sabtu, 24 Oktober 2020 - 09:50 WITA

Jelang Pengiriman Ibadah Umrah, Kemenag dan Kemenkes Bahas Persiapan

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Jelang pengiriman jemaah umrah ke Arab Saudi pada 1 November masih dalam tahap finalisasi, Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan kerap melakukan pertemuan.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Arfi Hatim mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan Kementerian Kesehatan.

Pertemuan tersebut, lanjut Arfi, dalam hal penerbitan pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19 bagi jemaah haji dan umrah serta petugas. “Kami juga sudah berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19,” tuturnya, Jumat (23/10).

Selain itu, Arfi menambahkan, Kemenag juga sudah membahas regulasi tentang penyelenggaraan umroh di masa pandemi dengan beberapa kementerian terkait termasuk juga dengan asosiasi umroh. “Jadi ini masih kita finalkan, sambil menunggu juga kebijakan dari pemerintah Saudi seperti apa,” ujarnya.

Pembatasan jumlah jemaah di maskapai penerbangan juga turut dibahas. “Apakah kemudian nanti di penerbangan diterapkan jaga jarak fisik, seperti penerbangan domestik yang maksimalnya kan 75 persen. Kita juga masih koordinasi terus dengan maskapai penerbangan,” ucapnya.

Arfi berharap pemerintah Arab Saudi memberi kesempatan bagi jemaah Indonesia untuk bisa melaksanakan ibadah umrah di tengah pandemi Covid-19. Namun dia mengakui keputusan terakhir sepenuhnya ada di tangan Saudi.

“Pemerintah Saudi akan sangat cermat melihat kondisi pandemi dalam hal penanganan Covid-19 di sini. Mungkin ini menjadi salah satu pertimbangan, dan sepenuhnya menjadi otoritas daripada pemerintah Saudi,” ucapnya.

Hingga saat ini, Arfi mengatakan, belum ada pengumuman resmi dari pemerintah Saudi soal keputusan penyelenggaraan umrah bagi jamaah luar negeri di tengah pandemi. Saudi juga belum memberitahukan kuota jemaah umrah dari setiap negara.

Arab Saudi mulai memberikan izin beribadah umrah, meski terbatas bagi warganya dan ekspatriat yang tinggal di sana dengan kapasitas 30 persen, atau 6.000 jemaah sehari. Saudi pada 1 November mendatang mulai membuka pintu bagi jemaah dari luar negeri. Namun, Saudi akan merilis terlebih dahulu negara-negara yang diizinkan memberangkatkan jemaah.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Warga Perbatasan Kalimantan Bisa Nikmati Siaran Televisi Digital

Nasional

Polisi Wonosobo Sita Rp 30 Juta Uang Palsu
apahabar.com

Nasional

Kisah Perjuangan Kartini Untuk Indonesia
apahabar.com

Nasional

Prabowo Kembali Beraktivitas
apahabar.com

Nasional

BLT Pekerja Cair Lagi, Diperpanjang Hingga 2021
apahabar.com

Nasional

Covid-19 di Jerman: 99.225 Positif, 1.607 Meninggal

Nasional

Calon Tunggal Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa Uji Kelayakan Besok
apahabar.com

Nasional

Terdampak Tsunami, 7 Desa di Kecamatan Sumur Belum Bisa Dijangkau Petugas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com