2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian WHO Tetapkan Madinah Sebagai Kota Tersehat di Dunia, Simak Alasannya Hasil Liga Italia, Taklukkan Crotone 2-1, Fiorentina Kembali ke Jalur Kemenangan

Jelang Timnas U-19 Indonesia vs Makedonia Utara Part II, Shin Tae-yong Patut Perhatikan Ini

- Apahabar.com Selasa, 13 Oktober 2020 - 16:49 WIB

Jelang Timnas U-19 Indonesia vs Makedonia Utara Part II, Shin Tae-yong Patut Perhatikan Ini

Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong terus mengamati perkembangan David Maulana dkk. Foto-PSSI

apahabar.com, KROASIA – Timnas U-19 Indonesia kembali menghadapi Makedonia Utara di Kroasia, Rabu (14/10).

Duel Timnas U-19 Indonesia vs Makedonia Utara part II ini diyakini makin seru.

Pasalnya Makedonia Utara tak ingin kembali menelan kekalahan untuk kedua kalinya.

Seperti diketahui, hasil uji coba pertama kedua tim, dimenangi Timnas U-19 Indonesia.

Pasukan Shin Tae-yong berhasil menggasak Makedonia Utara dengan skor 4-1.

Empat gol Timnas U-19 ke gawang Makedonia Utara lahir lewat Witan Sulaeman, Jack Brown (2 gol) dan Irfan Jauhari.

Pada laga nanti, tentu saja Makedonia Utara bakal berusaha menghindari kekalahan lagi.

Pengamat sepakbola nasional, M Kusnaeni memprediksi Makedonia bakal bermain keras.

“Saya khawatir Makedonia Utara bermain makin keras. Mereka pasti tidak mau kalah lagi sehingga mereka akan berusaha mati-matian untuk mengalahkan Timnas Indonesia U-19,” kata M Kusnaeni, akrab dikenal Bung Kus, seperti dikutip apahabar.com dari cnnindonesia, Selasa (13/1).

Bung Kus berharap pelatih timnas U-19 Shin Tae Yong sudah bisa mengantisipasi hal ini.

“Saya berharap Shin Tae Yong bisa lebih berhati-hati, lebih jeli, dan cermat dalam menyusun serta menentukan formasi pemain dan menghindari risiko cedera,” harap Kusnaeni.

Lebih jauh Bung Kus menilai Makedonia Utara merupakan lawan cukup bagus, meski levelnya di bawah Kroasia dan Bulgaria.

Namun Bung Kus menilai, Timnas U-19 Indonesia sudah menunjukkan performa bagus selama training center (TC) di Kroasia.

“Pemain kita juga sudah tidak kagok main lawan tim Eropa. Ini bagus untuk ke Piala Dunia U-20 nanti. Tidak sia-sia ke Eropa walaupun biayanya cukup besar, tapi bisa membuat pelatih melihat pemain saat bertanding, tidak cuma saat berlatih saja,” ujarnya.

Bung Kus melihat fisik David Maulana dan kawan kawan meningkat.

Terbukti selama pertandingan, pemain bergerak dan berlari melalukan pressing serta main cepat, ciri khas Shin Tae-yong.

Bung Kus juga melihat Shin Tae Yong sudah memiliki kerangka permainan yang kerap ditunjukkan dalam laga uji coba.

“Pasti akan ada bongkar pasang dan ada sejumlah perubahan tapi tidak besar. Nanti Shin Tae Yong akan melihat di kompetisi pemain-pemain lain. Persaingan bakal ketat, bakal ramai apalagi kalau Elite Pro dan liga jalan. Shin Tae Yong akan terkejut meliat pemain kita di kompetisi,” ungkap Kusnaeni.

Sejumlah pemain juga disebut sudah mendapat kepercayaan Shin Tae Yong.

Seperti di lini belakang, pelatih asal Korea Selatan itu terlihat sudah nyaman memainkan Bagas Kaffa, Pratama Arhan, Rizky Ridho, dan Elkan Baggott.

Lini tengah menjadi hal yang dilihat Kusnaeni masih bakal bongkar pasang.

Sedangkan di lini depan, Braif Fatari dan Saddam juga sudah mendapat kepercayaan besar Shin Tae Yong.

“Shin Tae Yong suka pemain yang mau kerja keras dan punya kemauan. Itu cocok sama karakter Jack Brown. Secara skill dan teknik mungkin dia kalah dengan pemain lain. Tapi dia punya motivasi, ngotot dan mentalitas positif pantang menyerah yang menjadi kelebihannya. Itu yang menguntungkan dia dilatih sama pelatih Korea.”

“Dua gol Jack Brown kemarin itu tercipta karena dia punya naluri cetak gol, naluri untuk menempatkan diri di posisi bagus. Kejelian mencari posisi untuk mencetak gol itu yang selama ini tidak dimiliki pemain kita. Dan kehadiran Jack Brown menambah warna pelatih,” sebutnya.

Selama hampir tiga bulan menjalani TC, Shin Tae Yong disebut mulai paham karakter pemain, begitu juga sebaliknya meski masih terkendala bahasa.

“Sekarang kurangnya satu, fase melihat bagaimana pemain saat tampil dalam turnamen resmi. Bagaimana reaksi pemain ketika dalam posisi tertekan di pertandingan yang sesungguhnya. Ini yang kita tunggu,” ujar Kusnaeni.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Skuat

Sport

Cuaca Buruk, Skuat Real Madrid Terjebak 2 Jam di Pesawat
apahabar.com

Sport

Marquez Keluhkan Setelan Motornya

Sport

Jam Tayang & Link Live Streaming Timnas U16 vs UEA di Mola TV dan NET TV, Prediksi Susunan Pemain
apahabar.com

Sport

Hasil FP2 MotoGP Catalunya 2020 di Sirkuit Barcelona: Morbidelli Tercepat, Rossi Posisi Kesembilan
apahabar.com

Sport

MotoGP San Marino 2020, Hasil Latihan Bebas 1,2, Maverick Vinales, Quartararo Tercepat, Valentino Rossi?
apahabar.com

Sport

Piala Presiden Resmi Digelar, Begini Pesan Jokowi
apahabar.com

Sport

Senin, Barito Putera Akan Umumkan Pemain Asing Baru
apahabar.com

Sport

Vettel Tak Sabar Kendarai Ferrari SF90
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com