Warga Eks Bioskop Cempaka Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu

Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

- Apahabar.com Rabu, 21 Oktober 2020 - 17:28 WIB

Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Jembatan Pulau Balang digadang-gadang menjadi jembatan terpanjang kedua di Indonesia setelah Jembatan Suramadu. Foto Istimewa

apahabar.com, PENAJAM – Pembangunan Jembatan Pulau Balang sebentar lagi rampung. Progresnya bahkan sudah mencapai 90 persen.

Kemajuan pembangunan jembatan terpanjang kedua di Indonesia itu dilaporkan langsung oleh Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Nicko Herlambang.

Jembatan Pulau Balang digadang-gadang menjadi jembatan terpanjang kedua di Indonesia setelah Jembatan Suramadu.

“Saat ini pembangunan jembatan pada bentang panjang tersisa sekitar enam meter lagi,” ungkap Nicko Herlambang, Rabu (21/10) dilansir Antara.

Nico optimistis proyek jembatan di calon ibu kota baru Indonesia itu rampung tahun ini juga. Dengan demikian, aksesibilitas Kaltim-Kalsel bisa berjalan.

Proses uji coba Jembatan Pulau Balang untuk bentang panjang menurut Nicko Herlambang, dijadwalkan pada Maret atau April 2021.

Pengetesan jembatan secara utuh baru bisa dilakukan setelah alat untuk memantau kondisi jembatan sudah terpasang.

“Masih ada satu alat lagi diperlukan untuk memonitor kondisi jembatan yang pengadaannya akan dilelang pemerintah pusat pada awal 2021,” ujarnya.

Pengerjaan bentang pendek Jembatan Pulau Balang sepanjang 470 meter telah rampung pada 2015 menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD Provinsi Kalimantan Timur sekitar Rp425 miliar.

Pengerjaan bentang panjang jembatan sepanjang 804 meter dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN lebih kurang Rp1,3 triliun, dengan pola kontrak tahun jamak (multiyears contract).

Akses darat dari sisi kabupaten Penajam Paser Utara sudah terbuka dan terhubung ke Jembatan Pulau Balang.

“Kami harap akses darat dari sisi Kota Balikpapan cepat terselesaikan dan segara dibuka agar pembangunan jembatan itu tidak sia-sia,” ucapnya.

Jembatan Pulau Balang juga terkoneksi atau terhubung dengan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda dan wilayah ibu kota negara Indonesia yang baru di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Fasilitas Siap, KEK Maloy Segera Diresmikan
apahabar.com

Kaltim

WFH, Enam Pendidik di Calon Ibu Kota RI Positif Covid-19
apahabar.com

Kaltim

Jokowi Sumbang Sapi Ongole Putih ke Kaltim
apahabar.com

Kaltim

Kampanye Cegah Stunting di Penajam Melalui Festival Seafood
apahabar.com

Kaltim

Ketimpangan Gender Masih Terjadi di Kaltim
apahabar.com

Kaltim

Penjual Pulau Malamber Akui Terima Duit dari Bupati Penajam, Simak Bantahan AGM
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Raih Dua Anugerah BI Corner Award
apahabar.com

Kaltim

Salat ID di Rumah, Warga Penajam Diminta Taati MUI
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com