Begal Sadis di Gunung Kayangan Ditembak Sebelum Beraksi di Bali Temui Pacar, Begal Sadis di Gunung Kayangan Pelaihari Ditembak Petugas Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos

Jepang Longgarkan Pembatasan Perjalanan untuk Sejumlah Negara

- Apahabar.com Jumat, 30 Oktober 2020 - 17:14 WIB

Jepang Longgarkan Pembatasan Perjalanan untuk Sejumlah Negara

Ilustrasi. Foto-Antara

apahabar.com, TOKYO – Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi mengatakan pihaknya telah melonggarkan pembatasan perjalanan untuk China, Australia, Korea Selatan dan enam negara dan wilayah lainnya pada Jumat (30/10).

dilansir dari Antara yang mengutip Reuters, Langkah pelonggaran pembatasan perjalanan tersebut diambil saat Pemerintah Jepang sedang meningkatkan upaya untuk menghidupkan kembali ekonomi negara itu sambil mencegah penyebaran virus corona baru.

Jepang menurunkan tingkat peringatan risiko infeksi virus corona untuk Thailand, Singapura, Taiwan, Selandia Baru, Brunei dan Vietnam, serta China, Korea Selatan dan Australia.

Tingkat peringatan risiko infeksi corona yang dikenakan Jepang terhadap negara-negara tersebut turun dari 2 menjadi tingkat 3, yang bersifat mengimbau warga Jepang untuk menghindari perjalanan yang tidak mendesak dan tidak penting ke sejumlah negara tersebut.

Di bawah peringatan risiko infeksi tingkat 3, masyarakat Jepang diinstruksikan untuk tidak melakukan perjalanan apa pun.

Pemerintah Jepang selama ini telah melarang perjalanan ke 159 negara dan wilayah dan merekomendasikan para pelancong menahan diri untuk tidak melakukan kunjungan yang tidak perlu dan tidak mendesak, termasuk ke sembilan negara tersebut.

Selain itu, Jepang akan berangsur-angsur melonggarkan aturan karantina mandiri dua pekan untuk sebagian pelaku bisnis yang berpergian ke luar negeri, seiring dengan upaya merevitalisasi ekonomi yang terpukul akibat larangan perjalanan terkait pandemi Covid-19, demikian laporan Nikkei.

Aturan itu akan berlaku bagi warga Jepang yang baru kembali dari luar negeri dan para pemegang visa jangka panjang — sebagian orang yang dikecualikan dalam persyaratan karantina mandiri, tergantung pada kapasitas pengujian di bandara.

Itu berarti, akan ada jumlah tertentu yang dapat masuk dalam pengecualian, namun belum ada keterangan lebih lanjut mengenai angka pastinya.

Warga yang bebas aturan karantina harus menyerahkan catatan perjalanan dan hasil tes PCR yang negatif dalam kedatangannya, serta tidak akan diizinkan menggunakan transportasi umum setelah kepulangan mereka.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

WHO Akui Bukti Baru Covid-19 Menyebar Lewat Partikel di Udara
Olimpiade Tokyo 2020

Internasional

Olimpiade Tokyo 2020 Ditunda, Kerugian Jepang Diprediksi Mencapai Puluhan Triliun
apahabar.com

Internasional

Malaysia Akhiri PKPB 9 Juni, Masyarakat Diperbolehkan Lakukan Perjalanan
apahabar.com

Internasional

Pakar WHO Sebut Eropa dan Amerika Utara Harus Belajar Tangani Pandemi Covid-19 dari Asia
apahabar.com

Internasional

Rekor Global, WHO Catat 230.370 Kasus Covid-19 dalam 24 Jam
apahabar.com

Internasional

KJRI Jeddah: Fenomena Jutaan Jangkrik di Masjidil Haram Tak Berbahaya
apahbaar.com

Internasional

Viral, Penumpang Buka Pintu Darurat Pesawat dan Duduk di Sayap
apahabar.com

Internasional

Arab Saudi akan Gelar Acara Olahraga Internasional Pertama
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com