Buntut Demo, Koordinator BEM Kalsel Ahdiat Zairullah Resmi Tersangka Mubadala Petrolium Sosialisasi Pemboran Sumur Eksplorasi Yaqut-1 Upah Minimum Naik Rp 10 Ribu, Buruh Kalsel Meradang Koordinator BEM Kalsel Tersangka, Kuasa Hukum Siap Melawan BREAKING NEWS: Wakil Rektor ULM Penuhi Panggilan Polda Kalsel

Jokowi Terbitkan Perpres Gaji dan Tunjangan PPPK, Berikut Besarannya

- Apahabar.com Minggu, 4 Oktober 2020 - 14:58 WIB

Jokowi Terbitkan Perpres Gaji dan Tunjangan PPPK, Berikut Besarannya

Ilustrasi guru honorer. Foto: Tempo

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) No.98/2020 tentang Gaji dan Tunjangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dilansir Republika.co.id, dalam Perpres yang diteken pada 28 September itu, disebutkan besaran gaji didasarkan golongan dan masa kerja, yang terdapat dalam lampiran Perpres tersebut.

Namun, besaran gaji yang tercantum dalam lampiran, sebelum dikenakan pemotongan pajak penghasilan.

Dalam beleid Perpres juga disebutkan PPPK dapat diberikan kenaikan gaji berkala atau istimewa sesuai dengan ketentuan undang-undang.

Sementara, untuk tunjangan, PPPK akan diberi tunjangan sesuai dengan tunjangan pegawai negeri sipil pada Instansi Pemerintah tempat PPPK bekerja. Tunjangan terdiri atas, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan struktural, tunjangan jabatan fungsional, atau tunjangan lainnya.

Untuk anggaran gaji dan tunjangan bagi PPPK yang bekerja di Instansi Pusat dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Sementara gaji dan tunjangan bagi PPPK yang bekerja di Instansi daerah dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. “Gaji dan tunjangan yang diterima PPPK dikenakan pemotongan pajak penghasilan,” demikian tertulis dalam Perpres.

Dalam lampiran Perpres tersebut, berikut besaran gaji PPPK berdasarkan golongan dengan masa kerja paling rendah dan paling tinggi:

1. Golongan I:

a. Masa kerja 0 tahun: Rp.1.794.900

b. Masa kerja 26 tahun: Rp.2.686.200

2. Golongan II

a. Masa kerja 3 tahun: Rp.1.960.200

b. Masa kerja 27 tahun: Rp.2.843.900

3. Golongan III

a. Masa kerja 3 tahun: Rp.2.043.200

b. Masa kerja 27 tahun: Rp.2.964.200

4. Golongan IV

a. Masa kerja 3 tahun: Rp. 2.129.500

b. Masa kerja 27 tahun: Rp. 3.089.600

5. Golongan V

a. Masa kerja 0 tahun: Rp.2.325.600

b. Masa kerja 33 tahun: Rp.3.879.700

6. Golongan VI

a. Masa kerja 3 tahun: Rp.2.539.700

b. Masa kerja 33 tahun: Rp. 4.043.800

7. Golongan VII

a. Masa kerja 3 tahun: Rp. 2.647.200

b. Masa kerja 33 tahun: Rp. 4.214.900

8. Golongan VIII

a. Masa kerja 3 tahun: Rp. 2.759.100

b. Masa kerja 33 tahun: Rp.4.393.100

9. Golongan IX

a. Masa kerja 0 tahun: Rp 2.966.500

b. Masa Kerja 32 tahun: Rp.4.872.000

10. Golongan X

a. Masa kerja 0 tahun: Rp.3.091.900

b. Masa kerja 32 tahun: Rp.5.078.000

11. Golongan XI

a. Masa kerja 0 tahun: 3.222.700

b. Masa kerja 32 tahun: 5.292.800

12. Golongan XII

a. Masa kerja 0 tahun: 3.359.000

b. Masa kerja 32 tahun: Rp.5.516.800

13. Golongan XIII

a. Masa kerja 0 tahun: Rp. 3.501.100

b. Masa kerja 32 tahun: Rp. 5.750.100

14. Golongan XIV

a. Masa kerja 0 tahun: Rp.3.649.200

b. Masa kerja 32 tahun: Rp.5.993.300

15. Golongan XV

a. Masa kerja 0 tahun: Rp.3.803.500

b. Masa kerja 32 tahun: Rp.6.246.900

16. Golongan XVI

a. Masa kerja 0 tahun: Rp. 3.964.500

b. Masa kerja 32 tahun: Rp. 6.511.100

17. Golongan XVII

a. Masa kerja 0 tahun: Rp.4.132.200

b. Masa kerja 32 tahun: Rp.6.786.500

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Positif Bertambah 4.070 Jadi 385.980 Kasus
apahabar.com

Nasional

Masih Berstatus Saksi Prostitusi, Putri Parawisata Asal Kaltim Dipulangkan
apahabar.com

Nasional

Gugus Tugas soal Mudik, Doni: Tetap Dilarang, Titik! 
apahabar.com

Nasional

Ups, 30 Tahun Spesialis Jagal Hewan Kurban Mendadak Parang Tumpul
apahabar.com

Nasional

Jelang Debat, Jokowi Makan Siang Bersama Keluarga di Restoran Padang
apahabar.com

Nasional

15 Ribu Orang Tinggalkan Wamena Pasca-Kerusuhan
apahabar.com

Nasional

Pecahkan Rekor AARM 2018, TNI AD Masih Perkasa Se-Asia Tenggara
apahabar.com

Nasional

Jokowi Minta Kowani Tangkal Berita Bohong
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com