Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

Kadin Sampaikan Jaminan untuk Buruh di UU Cipta Kerja Bertambah

- Apahabar.com Kamis, 8 Oktober 2020 - 20:01 WIB

Kadin Sampaikan Jaminan untuk Buruh di UU Cipta Kerja Bertambah

Ilustrasi-Sejumlah buruh berjalan keluar dari pabrik di Karawang, Jawa Barat. Foto-Antara/M Ibnu Chazar/foc/aa.

apahabar.com, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bidang Hubungan Internasional, Shinta Widjaja Kamdani menyampaikan bahwa jaminan untuk buruh pada UU Cipta Kerja akan bertambah dengan adanya poin jaminan kehilangan pekerjaan, di mana hal tersebut belum ada sebelumnya.

“Dengan UU ini justru jaminan untuk buruh akan bertambah, di mana sebelumnya tidak ada, sekarang ada jaminan kehilangan pekerjaan, untuk pertama kalinya. itu perlindungan yang sangat penting,” kata Shinta saat dihubungi di Jakarta seperti dilansir Antara, Kamis (8/10).

Shinta menyampaikan, dengan adanya jaminan kehilangan pekerjaan, maka buruh yang kehilangan pekerjaan akan diberikan pesangon tidak hanya dari perusahaan tempat mereka bekerja, tapi juga dari pemerintah.

Menurut Shinta, hal ini akan sangat membantu buruh, terlebih di masa pandemi Covid-19, di mana pekerjaan seseorang situasinya rentan.

Selain itu, Shinta menambahkan bahwa UU Cipta Kerja juga berpotensi menarik investasi dalam jangka pendek, menengah hingga jangka panjang, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja bagi mahasiswa maupun siswa yang telah lulus mengenyam pendidikan.

“Menurut saya ini mahasiswa yang paling membutuhkan. Mereka kan butuh lapangan pekerjaan. Makanya saya tidak mengerti mengapa penilaiannya bertolak belakang,” ujar Shinta.

Shinta mengatakan, saat ini pemerintah sedang melakukan sosialisasi intensif terkait UU Cipta Kerja, di mana ia memberi masukan agar sosialisasi dilakukan menggunakan media yang tepat sasaran.

Diketahui, pada Bagian Ketujuh UU ini tertulis Jaminan Kehilangan Pekerjaan, yakni pada Pasal 46(A) Pasal (1) berbunyi, Pekerja/Buruh yang mengalami pemutusan hubungan kerja berhak mendapatkan jaminan kehilangan pekerjaan.

Kemudian, Ayat (2) berisi jaminan kehilangan pekerjaan diselenggarakan oleh badan penyelenggara jaminan sosial ketenaga kerjaan dan pemerintah. Dan pada Ayat (3) tertulis ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penyelenggaraan jaminan kehilangan pekerjaan diatur dengan peraturan pemerintah.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Nasional

Lubang Tambang di Kaltim Makan Korban Lagi: Gubernur Prihatin, Jatam Meradang
apahabar.com

Nasional

KLHK Segel 2 Lokasi Kebakaran Lahan Perusahaan di Kalteng
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Belum Siapkan Penampungan Baru untuk Pengungsi
apahabar.com

Nasional

Rapid Test Antigen, Diklaim Akurat Deteksi Covid-19
apahabar.com

Nasional

Jokowi-Prabowo Disarankan Ngopi Bareng
apahabar.com

Nasional

Langgar Protokol Kesehatan PSBB, 168 Pabrik di Jakarta Disegel
apahabar.com

Nasional

Pandemi Covid-19, Polri Larang Nonton Bareng Film G30S/PKI
apahabar.com

Nasional

Puting Beliung Terjang Polewali Mandar, 5 Rumah Warga Rusak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com