Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

Kak Seto: Posisikan Diri Jadi Sahabat, Kunci Buat Anak Nyaman di Rumah

- Apahabar.com Minggu, 4 Oktober 2020 - 13:15 WIB

Kak Seto: Posisikan Diri Jadi Sahabat, Kunci Buat Anak Nyaman di Rumah

Tangkapan layar - Psikolog anak Seto Mulyadi dalam diskusi Satgas Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta pada Minggu (4/10/2020). Foto-Antara/Prisca Triferna

apahabar.com, JAKARTA – Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi mengatakan salah satu kunci untuk membuat anak nyaman selama berada di rumah akibat pandemi Covid-19 adalah orang tua harus memosisikan diri sebagai sahabat mereka.

“Jadi karena situasi berubah, orang tua juga harus berani berubah menjadi lebih tenang, sabar, gembira, kreatif dan lebih penuh rasa syukur. Dengan berubah begitu kita memosisikan menjadi sahabat anak-anak,” kata Seto dalam diskusi Satgas Penanganan Covid-19 di Graha BNPB Jakarta, seperti dilansir apahabar.com dari Antara, Minggu (4/10).

Menurut psikolog anak yang akrab disapa Kak Seto itu, hal tersebut harus dilakukan karena anak mengalami perubahan drastis selama pandemi.

Yang tadinya mereka bertemu teman dan bergembira di sekolah, kini harus berdiam di rumah untuk pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Jika di rumah orangtua masih memosisikan diri sebagai bos atau komandan yang senang memerintah, akan membuat anak-anak semakin tidak betah berada di rumah.

Karena itu, Kak Seto mendorong agar orang tua mulai menjadi sahabat dan teman bagi anak dengan mulai berdiskusi dan membicarakan berbagai hal.

“Sehingga anak merasa nyaman sekali berada di rumah. Mungkin itu kunci utamanya,” ujarnya.

Selain itu, Kak Seto juga mendorong agar orang tua mendukung mengembangkan bakat anak dengan mengapresiasi potensi yang mereka miliki. Anak harus ditimbulkan perasaan gembira dan percaya diri.

Ia mengatakan apresiasi tidak hanya harus dilakukan dalam ranah akademik tapi juga potensi lain seperti menyanyi atau bakat anak lainnya.

“Paling tidak apresiasi dari orang tua terhadap potensi setiap anak yang berbeda. Anak ditumbuhkan rasa percaya diri, bangga menjadi diri sendiri karena ada apresiasi dari lingkungan keluarga,” tegasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Mengenal Khasiat Jengkol, Makanan Khas Banjar Bercampur Lalaan
apahabar.com

Gaya

Cara Agar Tidak Kaki Lecet Pakai Sepatu Baru
apahabar.com

Gaya

Facebook Akan Perkenalkan Mode Gelap untuk Aplikasi Selular
apahabar.com

Gaya

Covid-19 Bisa Menular Lewat Hubungan Seks, Simak Penjelasannya
apahabar.com

Gaya

Melisa, Fans BTS Mengakhiri Hidupnya Karena Bermasalah dengan Sang Ayah
apahabar.com

Gaya

Lebanon Legalisasi Tanaman Ganja untuk Kebutuhan Medis
apahabar.com

Gaya

60 Persen Varietas Kopi di Dunia Terancam Punah
apahabar.com

Gaya

Wow…Sneaker Michael Jordan Terjual Rp9,1 Miliar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com