BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Kalteng Kembangkan Tanaman Kopi dan Kakao

- Apahabar.com Kamis, 22 Oktober 2020 - 10:07 WIB

Kalteng Kembangkan Tanaman Kopi dan Kakao

Kepala Dinas Perkebunan Kalimantan Tengah Rawing Rambang. Foto-Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Jika selama ini di Kalimantan Tengah hanya terkenal memiliki perkebunan sawit dan karet yang menjadi andalan, kini ada terobosan baru di sektor perkebunan.

Sebab, saat ini sedang mengembangkan kopi dan kakao yang bisa dijadikan alternatif komoditi andalan.

“Kita inikan tergantung dengan Sawit seluas 1,778 juta hektar dan Karet 445 ribu hektar. Tapi kita cari alternatif terobosan ekonomi lain, tidak hanya tergantung pada sawit dan karet saja,” kata Kepala Dinas Perkebunan Kalimantan Tengah Rawing Rambang, Kamis (22/10).

Rawing mengungkapkan, memang pada 2017, hanya kakao saja dikembangkan di tiga kabupaten, seluas 2.173 hektar serta 175 ribu bibit kakao yang dibagikan ke petani.

Setahun kemudian menyusul kopi di lahan seluas 1.231 hektar, dengan membagikan 174 ribu bibit kopi.

Namun, diantara dua komoditi andalan tersebut, yang paling menonjol adalah tanaman kopi, karena merupakan disversifikasi tanaman perkebunan.

Menurut Rawing, sebenarnya kopi dan kakao hampir sama dengan sawit dan karet, tapi bedanya, merupakan kebutuhan primer.

Permintaan terhadap dua komoditi ini juga meningkat terutama kopi semakin meningkat. Untuk kebutuhan sebulan sebanyak 20 ton, tapi sayang masih belum mampu memenuhi, hanya mampu 4 kuintal.

Tak dipungkiri, geografis Kalteng sangat cocok untuk kopi robusta. Potensi pengembangannya saat ini berada di Kabupaten Kotawaringin Timur dan Pulang Pisau yang sudah menjadi tempat pertanian kopi.

Kemudian kakao dikembangkan secara tradisional di Batu Raya Kabupaten Barito Utara dan Murung Raya.

Data Dinas Perkebunan Kalteng, angka sementara produksi kopi tahun ini luas perkebunan rakyat kopi 2.416, 55 hektar dan produksi 393, 77 ton. Kakao 2.638, 82 hektar dan produksi 1.521, 38 ton.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Penampungan Air Dibersihkan, Besok PDAM Barut Matikan Aliran Air
apahabar.com

Kalteng

Efektifkah Penyemprotan Desinfektan? Berikut Kata Ketua PAEI Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Cegah Covid-19, Palangka Raya Berencana Tutup Pasar
apahabar.com

Kalteng

Guru dan Murid PAUD di Kapuas Timur Kalteng Ikuti Lomba Meriahkan Tahun Baru Islam
apahabar.com

Kalteng

Potensi Cuaca Ekstrem, 5 Kecamatan di Kapuas Diimbau Waspada
apahabar.com

Kalteng

Wiyatno Direkomendasikan Jabat Ketua DPRD Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Hipmi Kalteng Dukung Kepemimpinan Mardani H Maming
apahabar.com

Kalteng

Gegara Korsleting, Toko Kelontong dan Bengkel Ludes Terbakar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com