Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Kampanye Melanggar Prokes Covid-19 di Pilkada Banjar 2020, Siap-siap Dibubarkan

- Apahabar.com Selasa, 6 Oktober 2020 - 22:13 WIB

Kampanye Melanggar Prokes Covid-19 di Pilkada Banjar 2020, Siap-siap Dibubarkan

Komisioner Bawaslu Kabupaten Banjar, Rizky Wijaya Kusuma, saat acara sosialisasi bertema 'Keselamatan Rakyat Merupakan Hukum Tertinggi' di Tree Park Hotel, Kertak Hanyar, Selasa (6/10). Foto-apahabar.com/Hendra Lianor

apahabar.com, MARTAPURA – Bawaslu Kabupaten Banjar menegaskan akan membubarkan kampanye pasangan calon (paslon) di Pilkada Banjar 2020 yang tidak taat protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Disampaikan Komisioner Bawaslu Banjar, Rizky Wijaya Kusuma, Pilkada di tengah pandemi ini tugas mereka tidak hanya mengawasi jalannya Pilkada, tapi juga penegakkan prokes Covid-19, sesuai aturan terbaru.

“Jika melanggar aturan kampanye dan tidak menaati Prokes, sanksi paling tinggi bagi paslon dibubarkan kegiatan kampanye mereka,” ujar Rizky, saat sosialisasi bertema ‘Keselamatan Rakyat Merupakan Hukum Tertinggi’ di Tree Park Hotel, Kertak Hanyar, Selasa (6/10).

apahabar.com

Kegiatan sosialisasi bertema ‘Keselamatan Rakyat Merupakan Hukum Tertinggi’ di Tree Park Hotel, Kertak Hanyar, Selasa (6/10). Foto-apahabar.com/Hendra Lianor

Koordinator Divisi Hukum, Humas, Informasi dan Data Bawaslu Banjar ini menjelaskan, Peraturan Bawaslu Nomor 13 Tahun 2020 telah memperketat aturan kampanye terkait prokes Covid-19.

“Seperti tidak boleh mengundang lebih dari 50 orang dalam kampanye tatap muka atau terbatas. Jika lebih berarti sudah pelanggaran,” jelas Rizky.

Untuk penegakkannya, kata Rizky, pihaknya memberikan sanksi secara bertahap dan persuasif.

“Jika melanggar, kami berikan peringatan kepada tim Paslon, kemudian jika masih ada teguran tertulis, sampai yang tertinggi membubarkan kegiatan tersebut,” tandasnya.

Sosialisasi tersebut Bawaslu Banjar menggandeng stakeholder yang juga anggota Pokja Penegakkan Hukum Covid-19 sebagai pemateri, yakni Dinas Kesehatan Banjar, Satpol PP, Kodim 1006/Martapura, Polres Banjar, dan Bawaslu Kalsel.

Adapun para peserta dari masing-masing tiga paslon Pilkada Banjar, KPU, Kesbangpol, kepolisian, kejaksaan, Panwascam, sejumlah Ormas kemahasiswaan, dan beberapa media.

Rizky berharap melalui sosialisasi ini peserta lebih mengetahui landasan hukum penerapan Protokol dalam tahapan Pilkada ini.

“Karena kesehatan masyarakat merupakan hukum tertinggi dan paling utama. Semoga para Paslonnya menaati dan masyarakatnya pun patuh protokol,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Pilkada Balangan 2020, Ini Visi dan Misi Paslon Ansharuddin-Iswan

Politik

Kelompok Ternak Serumpun Jaya Siap Menangkan Pasangan Nomor Urut 1 SHM-MAR di Pilkada Tanbu
apahabar.com

Politik

Tak Melek Budaya, Usul Wisata Halal Sandiaga Ditolak di Bali
apahabar.com

Politik

Ribuan Pendukung akan Hadiri Kampanye Jokowi di Lhokseumawe Aceh
apahabar.com

Politik

Program Kesehatan Gratis dan 1.000 Beasiswa Sarjana dari SHM, Disambut Tepuk Tangan Warga Salimuran Kusan Hilir
apahabar.com

Politik

Mengintip Kampanye Damai dan Taat Protokol Kesehatan Ala SHM – MAR
apahabar.com

Politik

Ikut Kampanye Jokowi, Bupati dan Wabup Jember Ajukan Cuti
apahabar.com

Politik

Mendaftar ke KPU, Rombongan Paslon Dibatasi 10 Orang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com