Mulai Esok, RS Idaman Banjarbaru Kembali Terima Pasien Baru PPKM Level IV: Banjarmasin Jauh Lebih Boros Ketimbang Banjarbaru Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan Bantu Pasien Isoman, Menteri Muhadjir Pantau Asman Toga di Banjarmasin Utara

Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU

- Apahabar.com     Rabu, 28 Oktober 2020 - 15:28 WITA

Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kalsel, Azhar Ridhanie. Foto-apahabar.com/Muhammad Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Badan Pengawas Pemilu Kalimantan Selatan (Bawaslu Kalsel) resmi menerima laporan dugaan pelanggaran pemilu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sahbirin Noor-Muhidin (BirinMu).

Pelapor sendiri bernama Jurkani. Ia anggota Tim Divisi Hukum Haji Denny-Haji Difri (H2D), pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel nomor urut 2.

“Kami sudah menerima laporan,” ucap Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kalsel, Azhar Ridhanie kepada awak media, Rabu (28/10) siang.

Bawaslu Kalsel sudah mengantongi kurang lebih 3 barang bukti. Salah satunya berupa foto-foto.

“Ya barang bukti paling banyak berupa foto,” katanya.

Ke depan, mereka akan melakukan proses kajian awal terkait laporan yang disampaikan Tim H2D.

“Apakah laporan sudah terpenuhi syarat formil maupun materiil,” ujar Aldo, sapaan akrab Azhar Ridhanie.

Syarat formil sendiri, kata dia, terkait dengan identitas pelapor dan terlapor.

Kemudian, apakah laporan yang disampaikan mengenai peristiwa itu tidak melebihi tenggat waktu laporan yang disampaikan.

BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D

“Lalu terkait kesesuaian antara tanda tangan pelapor dengan KTP yang sudah diserahkan kepada Bawaslu Kalsel,” jelasnya.

Mengenai syarat materiil, ia akan melakukan proses kajian terkait dugaan pelanggaran pemilu tersebut.

“Apakah betul yang disampaikan pelapor merupakan peristiwa dugaan pelanggaran pemilu. Khususnya pelanggaran pemilihan tahun 2020,” tegasnya.

Selanjutnya, mengenai bukti-bukti yang disampaikan.

Di mana bukti-bukti akan dilakukan proses klasifikasi lebih lanjut, jika terpenuhi syarat formil dan materiilnya.

Mereka juga akan melakukan pendalaman terkait dugaan pelanggaran Pasal 71 Ayat 3, Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilu.

“Kalau kajian awal terpenuhi maka akan dilanjutkan pembahasan di Sentra Gakkumdu. Di mana aspek yang dibahas terkait peristiwa, pasal yang disangkakan, dan kesesuaian apakah bisa dilakukan proses kajian,” pungkasnya.

Bambang Widjojanto Turun Tangan

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Positif Covid-19 di Tabalong Bertambah Lagi
apahabar.com

Kalsel

Razia Hotel di Pagi Hari, Satpol PP Banjarmasin Jaring 5 Pasangan Tak Resmi

Kalsel

Masih Ada Warga di Tabalong Belum Manfaatkan PTSL, Ini Alasannya
apahabar.com

Kalsel

Tragis, Pencari Ikan di Banjarmasin Barat Tewas Tersetrum
apahabar.com

Kalsel

Best Western Banjarmasin Sajikan Empat Menu Menggiurkan di Awal Tahun
apahabar.com

Kalsel

Kondisi Banjarmasin Pasca Supersemar (2); Tidak Ada Pembantaian, Berkat NU

Kalsel

Respon Psikolog soal Kekerasan Remaja Banjarbaru yang Viral di Medsos
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Hebat di Sutoyo Banjarmasin, 6 Rumah Luluh Lantak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com