Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0 Alasan Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin Terancam Batal Beredar Video 62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah Saat Demo Anti UU Omnibus Law, Sosok Pelaku Terekam?

Kantongi Identitas, Polisi HSU Buru Pemilik 100 Butir Obat Tanpa Merek

- Apahabar.com Sabtu, 3 Oktober 2020 - 20:01 WIB

Kantongi Identitas, Polisi HSU Buru Pemilik 100 Butir Obat Tanpa Merek

Sudah mengantongi identitas, Polisi HSU buru pemilik 100 butir obat tanpa merek. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Pasca penangkapan buruh tani bawa 100 butir obat tanpa merek di Hulu Sungai Utara (HSU), polisi kini mengantongi identitas diduga pemiliknya.

Identitas pelaku dikantong polisi itu berdasarkan dari ‘nyanyian’ buruh tani yang ditangkap saat operasi yustisi di Desa Pangkalaaan Hulu RT 01, Kecamatan Amuntai Utara, Selasa (29/09/2020) lalu.

Dari keterangan si buruh tani berinisial R atau Lakong, polisi pun mengantongi identitas D alias Doyok.

Sebab, dari keterangan sementara Lakong, sosok penerima obat tanpa merek yang dianggap berbahaya tersebut ada Doyok.

Baik Lakong dan Doyok janjian ketemu di Desa Sei Durian Benua Lawas.

“Pengakuan sementara pelaku, 100 butir obat ini rencananya hendak diantar ke seseorang bernama Doyok di Sei Durian Benua Lawas,” terang Kapolsek Amuntai Utara Ipda Warsono kepada apahabar.com.

Sementara itu, Ipda Warsono juga menyampaikan, pihaknya juga masih terus memburu sosok berinisial K alias Kai yang disebut-sebut sebagai pemilik obat tanpa merek warna putihnya tersebut.

“Baik sosok K alias Kai ataupun D alias Doyok, kami buru,” tegas Ipda Warsono.

Di tempat terpisah, Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan SIK mengatakan, sejauh ini peredaran obat-obatan terlarang semisal Zenith atau Carnophen serta narkotika jenis sabu memang begitu masif dan sangat meresahkan masyarakat, terutama para orangtua.

Untuk meminimalisir penyalahgunaannya, khususnya di kalangan remaja, Afri Darmawan pun meminta orangtua agar lebih mengawasi anaknya dari pergaulan agar tidak terjerumus ke hal-hal negatif seperti mengkonsumsi obat Zenith ataupun narkotika.

“Sebagai orangtua kita wajib mengawasi anak anak kita agar terhindar dari narkoba dan obat-obatan terlarang. Fungsi orang tua sangat penting untuk menjaga anak anak agar tidak terjerumus,” kata Afri Darmawan.

Editor: Zainal - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ups, Kakek di Banjarbaru Juga Ikutan Nikah di Tanggal Cantik 02-02-2020

Kalsel

Sempat Padam, Warga Cemara Raya Geger Api Susulan
apahabar.com

Kalsel

Tekan Risiko Blackspot, Polres Batola Tunggu Reaksi Instansi Terkait
apahabar.com

Kalsel

Kampung Gadang Membara, Empat Rumah Diamuk Api
apahabar.com

Kalsel

Wisata Sembari Mengenang Sejarah (3),  Menikmati Hiburan ‘Bagandut’ di Bumi Antaludin
apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS: Diduga Tercebur dari Kelotok, Warga Banjarbaru Tenggelam di Waduk Riam Kanan
apahabar.com

Kalsel

Membuat Perubahan Kecil Lewat Pengabdian Menengok Meratus
apahabar.com

Kalsel

Pecah Rekor, Festival Durian Paman Birin di Kiram Berlangsung Meriah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com