2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Polisi Soal Status Tersangka Dua Mahasiswa ULM Banjarmasin: Masih Proses Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0 Alasan Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin Terancam Batal

Kasus Aktif Melandai, Kalsel Beralih Jadi Zona Risiko Sedang

- Apahabar.com Selasa, 6 Oktober 2020 - 21:21 WIB

Kasus Aktif Melandai, Kalsel Beralih Jadi Zona Risiko Sedang

Data sebaran Covid-19 di Kalsel. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah mengklaim adanya pelandaian kasus Covid-19 di Kalimantan Selatan. Hal ini berdasarkan penurunan kasus aktif serta peningkatan pasien sembuh dengan persentase sebesar 86,44 persen.

“Di skala nasional, kita masuk dalam kategori risiko sedang. Kalau lihat data, jumlah kasus aktif semakin menurun walau masih ada kasus baru,” ucap Juru bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kalsel, HM Muslim, Selasa (6/10).

Mencermati rilis harian GTPP, diketahui jumlah penularan Covid-19 di Kalsel sudah mencapai 10.734 kasus. Dari total kasus tersebut terbagi atas 9.279 pasien sembuh, 434 pasien meninggal dunia dan 1.021 pasien yang masih menjalani perawatan.

“Angka kematian walaupun menurun tetapi masih belum sesuai harapan. Untuk mencegah, maka upaya kita menyasar pada penanganan pada orang-orang terkonfirmasi positif atau kontak erat,” lanjutnya

Pada laporan tersebut, ada penambahan kasus positif sebanyak 72 orang. Dengan rincian yaitu Tanah Laut 20 orang, Kotabaru 1 orang, Barito Kuala 1 orang, Tapin 4 orang, Hulu Sungai Selatan 1 orang, Hulu Sungai Tengah 3 orang, Hulu Sungai Utara 2 orang, Tanah Bumbu 1 orang, Balangan 30 orang, dan Banjarmasin 9 orang.

Sementara, peningkatan pasien sembuh sebanyak 99 orang, Berasal dari karantina di Tanah Laut 1 orang, Kotabaru 1 orang, Barito Kuala 6 orang, Tapin 10 orang, Hulu Sungai Selatan 1 orang, Hulu Sungai Tengah 35 orang, Tabalong 2 orang, Tanah Bumbu 2 orang, Balangan 10 orang, Banjarmasin 12 orang, dan Banjarbaru 19 orang.

Selanjutnya, juga bertambah 2 kasus pasien meninggal dunia dilaporkan berasal dari Hulu Sungai Tengah dan Banjarmasin.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Trauma, Gadis Muda di Banjarbaru Ngaku Dipukul hingga Dibanting Rekannya Sendiri
apahabar.com

Kalsel

PPP Kalsel Salurkan 7.000 Masker
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Kalsel 26 Maret: ODP Bertambah Jadi 899 Orang
apahabar.com

Kalsel

Polres Tapin Beri Kado Istimewa Buat Warga Kelahiran 1 Juli
apahabar.com

Kalsel

Prevalensi Penyalahgunaan Narkotika Pelajar Masih Tinggi
apahabar.com

Kalsel

Setop Pendaftaran Haji, Kemenag Banjar Hanya Terima Pelunasan
apahabar.com

Kalsel

Hari Ini Hujan Lagi
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Hujan Lagi, BMKG: Waspada Angin KencangĀ 
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com