Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan

Kasus Red Notice Djoko Tjandra, Bareskrim Tahan Irjen Napoleon dan Tommy Sumardi

- Apahabar.com Rabu, 14 Oktober 2020 - 17:42 WIB

Kasus Red Notice Djoko Tjandra, Bareskrim Tahan Irjen Napoleon dan Tommy Sumardi

Kabiro Penmas Divhumas Polri, Brigjen Awi Setiyono. Foto-Antara/Anita Permata Dewi

apahabar.com, JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri resmi menahan Irjen Napoleon Bonaparte dan Tommy Sumardi.

Irjen Napoleon Bonaparte dan Tommy Sumardi ditahan di Rutan Bareskrim sejak Rabu (14/10) hingga 20 hari ke depan.

Irjen Napoleon dan Tommy adalah tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi pengurusan pencabutan red notice Djoko Tjandra.

“Tersangka NB (Napoleon Bonaparte) langsung di-swab dan selanjutnya dilakukan penahanan,” kata Kabiro Penmas Divhumas Polri, Brigjen Awi Setiyono di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, dilansir Antara, Rabu.

“Kemudian Saudara TS (Tommy Sumardi) juga demikian. Datang, langsung dilakukan swab dan selanjutnya ditahan,” tutur Awi.

Keduanya ditahan usai menjalani pemeriksaan pada hari ini. Awi menambahkan bahwa penahanan dilakukan menjelang penyerahan tahap II berkas perkara dugaan gratifikasi pengurusan pencabutan red notice ke Kejaksaan.

“Itu yang perlu diketahui terkait komitmen Polri dalam kasus pencabutan red notice,” ucap dia.

Awi Setiyono mengatakan bahwa pihaknya akan menyerahkan tahap II terkait kasus red notice itu pada pekan ini. Namun demikian, Awi tidak menjelaskan detil waktu pelaksanaannya. “Pokoknya (penyerahan tahap II) pekan ini,” ujar Awi.

Dalam kasus dugaan gratifikasi pengurusan pencabutan red notice, polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka yakni Djoko Tjandra dan Tommy Sumardi sebagai pemberi gratifikasi serta Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Pol Prasetijo Utomo sebagai penerima gratifikasi.
​​​​​​
Tersangka Djoko dan Brigjen Prasetijo telah lebih dulu ditahan.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Gubernur Kalteng Ikut Tes Swab Covid-19
apahabar.com

Tak Berkategori

Sakura Bermekaran di Jepang pada 2019, Catat Tanggalnya
apahabar.com

Tak Berkategori

Efek Covid-19, Kebakaran Kalah dengan Evakuasi Hewan di Banjarmasin

Internasional

Penampakan Mumi dalam Peti Mati Berumur 2.500 Tahun Ditemukan di Giza Mesir
apahabar.com

Kalsel

Pembunuh Sadis di Kelumpang Kotabaru Akhirnya Diringkus ‘Macan Bamega’!
apahabar.com

Tak Berkategori

Obati Kerinduan Pelari, Nestle Hadirkan MILO Indonesia Virtual Run
apahabar.com

Tak Berkategori

Tangan Dingin Bripka Dedy, Menyulap Sepeda Phoenix Bekas Jadi Bernilai Tinggi
apahabar.com

Tak Berkategori

Bantu PMI, BKPRMI Banjarmasin Gelar Aksi Donor Darah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com