Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Kasus Red Notice Djoko Tjandra, Bareskrim Tahan Irjen Napoleon dan Tommy Sumardi

- Apahabar.com Rabu, 14 Oktober 2020 - 17:42 WIB

Kasus Red Notice Djoko Tjandra, Bareskrim Tahan Irjen Napoleon dan Tommy Sumardi

Kabiro Penmas Divhumas Polri, Brigjen Awi Setiyono. Foto-Antara/Anita Permata Dewi

apahabar.com, JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri resmi menahan Irjen Napoleon Bonaparte dan Tommy Sumardi.

Irjen Napoleon Bonaparte dan Tommy Sumardi ditahan di Rutan Bareskrim sejak Rabu (14/10) hingga 20 hari ke depan.

Irjen Napoleon dan Tommy adalah tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi pengurusan pencabutan red notice Djoko Tjandra.

“Tersangka NB (Napoleon Bonaparte) langsung di-swab dan selanjutnya dilakukan penahanan,” kata Kabiro Penmas Divhumas Polri, Brigjen Awi Setiyono di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, dilansir Antara, Rabu.

“Kemudian Saudara TS (Tommy Sumardi) juga demikian. Datang, langsung dilakukan swab dan selanjutnya ditahan,” tutur Awi.

Keduanya ditahan usai menjalani pemeriksaan pada hari ini. Awi menambahkan bahwa penahanan dilakukan menjelang penyerahan tahap II berkas perkara dugaan gratifikasi pengurusan pencabutan red notice ke Kejaksaan.

“Itu yang perlu diketahui terkait komitmen Polri dalam kasus pencabutan red notice,” ucap dia.

Awi Setiyono mengatakan bahwa pihaknya akan menyerahkan tahap II terkait kasus red notice itu pada pekan ini. Namun demikian, Awi tidak menjelaskan detil waktu pelaksanaannya. “Pokoknya (penyerahan tahap II) pekan ini,” ujar Awi.

Dalam kasus dugaan gratifikasi pengurusan pencabutan red notice, polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka yakni Djoko Tjandra dan Tommy Sumardi sebagai pemberi gratifikasi serta Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Pol Prasetijo Utomo sebagai penerima gratifikasi.
​​​​​​
Tersangka Djoko dan Brigjen Prasetijo telah lebih dulu ditahan.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Terkait Masalah Sungai di Banjarmasin, Cawali Hj Ananda Terima Banyak Masukan dari Prof Lambut
apahabar.com

Tak Berkategori

5.062 Sambungan Gas Rumah Dipastikan Terpasang di Ibu Kota Baru
Gubernur Sulsel

Tak Berkategori

KPK Diduga Tangkap Gubernur Sulsel, Begini Penjelasan Jubir Nurdin Abdullah
apahabar.com

Tak Berkategori

5 Orang Terkaya Sepanjang Masa, Teratas Punya Harta Rp64.400 T
apahabar.com

Tak Berkategori

Kunjungi Benua Anyar, Paslon Nomor Urut 02 Ibnu-Arifin Disambut Lantunan Shalawat

Tak Berkategori

Terkuak, Positif Covid-19 di Pasar Antasari Tak Hanya Satu
apahabar.com

Tak Berkategori

Baca Burdah Bareng, Bupati Banjar: Jangan Panik Berlebihan
apahabar.com

Kalbar

Idulfitri, Prajurit Kodim Banjarmasin Siaga PSBB Jilid III
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com