Fix, Pengeboran Migas di Mahakam Ulu Kaltim Lanjut 2021 Seruan Jokowi: Buru Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Sigi! Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas

Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan

- Apahabar.com Jumat, 30 Oktober 2020 - 15:30 WIB

Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan

Ketua DPRD Kalsel saat menemui massa aksi usai turun dari mobil komando dalam demonstrasi di halaman DPRD Kalsel, Kamis (22/10). Foto: apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Sepekan sudah Ketua DPRD Kalsel Supian HK tak menepati janjinya.

Sebelumnya, orang nomor satu di Rumah Banjar — sebutan DPRD Kalsel – itu berjanji mempertemukan perwakilan buruh dengan wakil rakyat Kalsel di DPR-DPD RI.

Janji tersebut ditebar Supian HK saat ia didemo ribuan pekerja buruh Banua (PBB), Kamis 22 Oktober silam.

Buruh menghendaki adanya pertemuan dengan wakil rakyat Kalsel di Senayan.

Tujuannya, menyampaikan aspirasi mereka terkait UU Cipta Kerja.

Upah Minimum Naik Rp 10 Ribu, Buruh Kalsel Meradang

Omnibus Law tersebut baru tadi disahkan, 5 Oktober. Buruh menilai UU tersebut sarat kepentingan pengusaha semata dan merugikan pekerja.

“Tuntunan kami sudah 27 Oktober semalam [kemarin], tapi anggota DPR dan DPD RI tidak ada satu pun yang hadir,” ujar Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kalsel Yoeyoen Indharto kepada apahabar.com, Jumat (30/10)

Buruh, kata koordinator aksi demo 22 Oktober itu, makin tak percaya dengan para wakil rakyat mereka. #Mositidakpercaya pun kembali digaungkan.

Kepada anggota DPR dan DPR RI terpilih hasil Pileg 2019 lalu, mereka mengancam untuk memasukkan nama mereka ke daftar hitam di Pileg 2024 mendatang.

“Kita akan kampanye khususnya kaum buruh untuk tidak memilih mereka,” tegasnya.

Yoeyoen menegaskan bahwa perwakilan anggota DPR dan DPR RI Dapil Kalsel adalah “pengecut”.

Pasalnya, mereka sampai membuat beragam alasan untuk tidak menemui buruh kemarin.

“Mereka reses juga di daerah pemilihan masing-masing kalau tidak datang kan berarti pengecut,” ucapnya.

Alasan lain, kata Yoeyoen, lantaran sejumlah legislator Kalsel mengaku sakit.

Namun pembenaran tersebut masih tak dapat diterima kaum buruh.

“Itu disampaikan satu dan dua orang,” pungkasnya.

Sampai berita ini diturunkan, Supian HK belum merespons panggilan telepon yang dilayangkan media ini.

Tolak Omnibus Law, Ketua DPRD Kalsel Digelari Juara Stand Up Komedi

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pimpin Pagi Perdana, Wakapolda Kalsel Ajak Bekerja dengan Hati
apahabar.com

Kalsel

Habar Terbaru Jemaah Travellindo di Tanah Suci: “Makanannya Nyaman Sesuai Lidah Orang Banjar”
apahabar.com

Kalsel

IAKMI Kalsel Bakal Makin Gencar Dorong Kawasan Bebas Rokok
apahabar.com

Kalsel

Supriadi Soal Dugaan Penipuan Jemaah: “Orang Gila Kali Mau Halangi Ibadah”
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Saka Permai, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta
apahabar.com

Kalsel

Tim Susur Sungai BI Kalsel Temukan Uang Palsu di Pasar Marabahan
apahabar.com

Kalsel

Bupati HSS Kukuhkan 15 Tim UP3
apahabar.com

Kalsel

Penyegaran di Jajaran Sekretariat KPU Kalsel  
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com