Sidang Kasus Sabu 300 Kg di Banjarmasin, 4 Terdakwa Terancam Hukuman Mati! Tipu-Tipu Oknum DLH Banjarmasin, Sekantoran Diutangi Ratusan Juta Tipu Belasan Penyapu Jalan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku! Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif Kejari Banjarbaru Musnahkan Ratusan Gram Narkotika dan Barbuk Tindak Pidana Tetap Lainnya

Kerajaan Arab Saudi Persilakan Warga Asing Umrah, Simak Ketentuannya

- Apahabar.com Selasa, 27 Oktober 2020 - 08:53 WIB

Kerajaan Arab Saudi Persilakan Warga Asing Umrah, Simak Ketentuannya

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mempersilakan warga asing melaksanakan ibadah umrah dan kunjungan lainnya.Foto-AFP

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mempersilakan warga asing melaksanakan ibadah umrah dan kunjungan lainnya.

Khusus untuk kegiatan ritual agama Islam ini tetap mengacu pada protokol kesehatan Covid-19.
Ini sesuai Ketetapan Kerajaan Nomor 6460 tertanggal 5/2/1442 Hijriah mengizinkan pelaksanaan umrah dan kunjungan secara bertahap. Sesuai pula dengan rencana yang teliti dan tetap untuk pola umrah dan kunjungan yang aman.

“Serta memperhatikan penerapan tindakan pencegahan dan protokol kesehatan,” demikian ditulis dalam keterangan pers dari Konsulat Jenderal RI Jeddah, dikutip dari Liputan6.com.

Dalam rilis tersebut juga disebutkan telah dilakukan koordinasi dengan maskapai penerbangan Saudia Airlines.

Terutama menyediakan kapasitas kursi penumpang untuk jemaah umrah yang diperlukan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

“Perlu diketahui bahwa penyambutan jemaah umrah dari luar Kerajaan Arab Saudi akan dimulai pada tahap ketiga 15/3/1442 Hijriah bertepatan dengan 1/11/2020 Masehi,” jelasnya.

Batasan Usia Jemaah

Ada pula sejumlah aturan yang ditegaskan kementerian terkait di Arab Saudi, seputar kandidat jemaah umrah. Di antaranya sebagai berikut:

Kategori usia yang diizinkan mulai dari 18 hingga 50 tahun, sesuai dengan persyaratan Kementerian Kesehatan. Selain itu, mengajukan tes PCR dengan hasil negatif, tidak lebih dari 72 jam sejak pengambilan sampel hingga waktu keberangkatan ke Arab Saudi.

Selanjutnya, harus melakukan reservasi di dua masjid suci untuk ibadah umrah. Tepatnya, reservasi di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Demikian pula aturan mengenai reservasi akomodasi layanan konsumsi, transportasi antara pelabuhan, asuransi komprehensif. Serta, pelayanan yang meliputi antara Haram dan pemandu untuk setiap kelompok.

Data Pra-Kedatangan

Selain itu ada pula aturan soal melakukan entry data pra-kedatangan yang telah disiapkan paling lambat 24 jam sebelum waktu kedatangan dengan tingkat akurasi 100 persen.

Dengan memasukkan data tiket penerbangan, kota keberangkatan, tanggal dan waktu keberangkatan, kota kedatangan, tanggal dan waktu kedatangan. Selanjutnya, data yang sama untuk penerbangan kepulangan, serta data akomodasi Makkah dan Madinah.

Dalam siaran pers tersebut juga ditegaskan kepada agen luar negeri untuk memberi tahu jemaah umrah tentang isolasi kesehatan. Ini wajib dalam jangka waktu tiga hari setelah tiba di Arab Saudi.

Pembagian Kelompok

Aturan lainnya soal pembagian jemaah umrah yang datang dalam beberapa kelompok. Alhasil, setiap kelompok paling sedikit terdiri dari 50 orang.

Di sisi lain, pihak Arab Saudi tetap menekankan adanya akreditasi pelayanan yang meliputi hotel dan transportasi yang terkualifikasi sesuai dengan ketentuan tahapan.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Pakar China Perkirakan 70 Persen Warga Dunia Terdampak Covid-19
apahabar.com

Internasional

China Bantah Tutupi Informasi Covid-19
apahabar.com

Internasional

Kabar Baik, Vaksin Covid-19 Sudah Bisa Dipesan Online

Internasional

Tentara Israel Larang Warga Palestina Panen Zaitun, Ini Alasannya
apahabar.com

Internasional

3 Bulan Menanti, 20 WNI ABK di Prancis Akhirnya Pulang ke Tanah Air
apahabar.com

Internasional

Pelaku Penembakan di Masjid New Zealand Langsung Diadili
apahabar.com

Internasional

Karantina Diperpanjang, Beijing Temukan Virus Corona Lebih Ganas dari Temuan Wuhan
apahabar.com

Internasional

Rumahnya Ganti Fungsi, Bagimana Nasib Gli Si Kucing Penghuni Hagia Sophia?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com