Live Streaming SCTV & Link Siaran Langsung Liga Champions Ajax vs Liverpool, Prediksi Pemain! Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas

Kerja Sama dengan Steven Spielberg, Hillary Clinton Kembangkan Naskah Serial Drama The Woman’s Hour

- Apahabar.com Sabtu, 3 Oktober 2020 - 14:18 WIB

Kerja Sama dengan Steven Spielberg, Hillary Clinton Kembangkan Naskah Serial Drama The Woman’s Hour

Politikus Amerika Serikat, Hillary Clinton. Foto-Reuters

apahabar.com, JAKARTA – Politikus Amerika Serikat Hillary Clinton terlibat pengembangan naskah serial drama The Woman’s Haour dengan Steven Spielberg.

Drama The Woman’s Haour diangkat dari sebuah buku Elaine Weiss “The Woman’s Hour: The Great Fight to Win the Vote”. Serial drama itu akan diangkat ke layar kaca.

Dilansir Variety, Sabtu (3/10), Hillary Clinton, yang merupakan mantan Menteri Luar Negeri AS itu selain bekerja bersama dengan sineas legendaris Steven Spielberg juga melibatkan Amblin Television dan Warner Bros Television.

Musim pertama drama ini akan membahas pertarungan hak pilih untuk meratifikasi Amandemen ke-19, yang memberi perempuan hak untuk memilih.

Setiap musim dari drama ini akan menyoroti mereka yang telah mengubah sejarah dan yang pengaruhnya bergema hingga saat ini.

Agustus 2020 menandai peringatan 100 tahun ratifikasi Amandemen ke-19.

Clinton akan menjadi produser eksekutif serial ini, bersama dengan produser eksekutif “Halt and Catch Fire” Angelina Burnett bertindak sebagai penulis, showrunner dan produser eksekutif.

Burnett sebelumnya bekerja di Amblin Television “The American” dan telah memegang peran produksi dan penulisan untuk “Genius”, “Hannibal”, dan “Boss.”

Dia juga telah berorganisasi sejak menjadi sukarelawan dan dipekerjakan untuk menjalankan program Negara Bagian Perbatasan Nevada tahun 2008.

Amblin Television memiliki hak atas buku tersebut pada tahun 2018 setelah Clinton membawa proyek tersebut ke Spielberg, ketua Amblin Television.

Buku itu pertama kali menjadi perhatian Clinton setelah sang penulis buku, Weiss, berusaha keras untuk menyampaikan novelnya kepada Clinton.

Buku itu juga mencatat kesejajaran antara gerakan hak pilih perempuan, serta pemilihan presiden 2016 antara Clinton dan Donald Trump.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hiburan

Technical Meeting Digelar, Peserta Jepang Korea Festival 2019 Siap Tampil
apahabar.com

Hiburan

Kenakan Dress Merah, Siti Badriah Tampil Memukau di Banjarmasin Tadi Malam
apahabar.com

Hiburan

Kim Jong Un Larang Warganya Nonton Drakor, Kenapa?
apahabar.com

Hiburan

Ungkap Rahasia Dibalik Nama Panggung, Deddy Corbuzier: Corbuzier Itu dari Mantan Gue
apahabar.com

Hiburan

Performa Redzone Memukau, Buruan Kunjungi JK Festival 2019 Sekarang!
apahabar.com

Hiburan

Nunung Positif Covid-19, Rekan Sule dan Andre Taulany Ini Terpapar Corona Tak Sendirian
apahabar.com

Film

Sutradara: Kritik Film Turut Tingkatkan Kualitas Film Indonesia
apahabar.com

Hiburan

Sukses dengan Film ‘Rumah Jomblo’, Banjarbaru Berpotensi Jadi Tolok Ukur Perfilman di Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com