Mulai Esok, RS Idaman Banjarbaru Kembali Terima Pasien Baru PPKM Level IV: Banjarmasin Jauh Lebih Boros Ketimbang Banjarbaru Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan Bantu Pasien Isoman, Menteri Muhadjir Pantau Asman Toga di Banjarmasin Utara

Koreksi Bursa Saham Asia, IHSG Awal Pekan Ditutup Menguat

- Apahabar.com     Senin, 26 Oktober 2020 - 19:25 WITA

Koreksi Bursa Saham Asia, IHSG Awal Pekan Ditutup Menguat

Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (23/10/2020). Foto-Antara/Hafidz Mubarak A/wsj

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan ditutup menguat.

Penguatan IHSG di tengah koreksi bursa saham kawasan Asia.

IHSG ditutup menguat 31,86 poin atau 0,62 persen ke posisi 5.144,05. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 4,4 poin atau 0,56 persen menjadi 794,21.

Analis Bina Artha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta, mengatakan pasar mengapresiasi kinerja laporan keuangan emiten pada kuartal III 2020, yang rata-rata menunjukkan kesinambungan di tengah ketidakpastian global.

“Market juga mengapresiasi statement dari pemerintah terkait adanya recovery perekonomian Indonesia. Selain itu, adanya eforia bahwa kinerja PDB kuartal III negara-negara perekonomian maju seperti AS, Prancis maupun Jerman bahkan termasuk Uni Eropa, yang menunjukkan tanda-tanda ekspansif atau positif karena hasil positif dari recovery perekonomian di negara-negara tersebut,” ujar Nafan seperti dilansir Antara, Senin (26/10).

Dibuka naik, IHSG relatif nyaman di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, tiga sektor terkoreksi dimana sektor konsumer paling dalam yaitu minus 0,78 persen, diikuti sektor pertambangan dan sektor manufaktur masing-masing minus 0,62 persen dan minus 0,3 persen.

Sedangkan tujuh sektor meningkat dimana sektor properti naik paling tinggi yaitu 3,1 persen, diikuti sektor pertanian dan sektor keuangan masing-masing 2,1 persen dan 1,3 persen.

Penutupan IHSG diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp 127,99 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 673.694 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 12,2 miliar lembar saham senilai Rp 7,13 triliun. Sebanyak 225 saham naik, 188 saham menurun, dan 170 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 22,25 poin atau 0,09 persen ke 23.494,34, indeks Shanghai turun 26,88 poin atau 0,82 persen ke 3.251,12, dan indeks Straits Times melemah 12,94 poin atau 0,51 ke 2.524,45.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

FESyar KTI Banjarmasin Berpotensi Rp1,4 T dari Business Matching
apahabar.com

Ekbis

Jokowi Pastikan Subsidi Gaji Pekerja Cair 2-3 Pekan Ini
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Melemah Seiring Kekhawatiran Pasar Atas Penyebaran Virus Corona
apahabar.com

Ekbis

Sri Mulyani: Indonesia Waspadai Dampak Pemakzulan Trump
Subsidi Elpiji 3 Kg Dihapus, Pertamina Tunggu Arahan Pemerintah

Ekbis

Subsidi Elpiji 3 Kg Dihapus, Pertamina Tunggu Arahan Pemerintah
apahabar.com

Ekbis

Tiru Jakarta, Kaltim Andalkan Elektronik Retribusi
apahabar.com

Ekbis

Kenali MyBrand, Situs Jualan Makanan Online Baru
apahabar.com

Ekbis

Minyak Goreng ‘Alif’ Siap Dipasarkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com