Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Lagi, John Lee CS Ringkus Seorang Warga Pandawan HST

- Apahabar.com Jumat, 2 Oktober 2020 - 17:11 WIB

Lagi, John Lee CS Ringkus Seorang Warga Pandawan HST

Pelaku dan barang bukti yang diamankan di Makopolres HST. Foto-Husaini for apahabar.com.

apahabar.com, BARABAI – Akhir-akhir ini marak laporan peredaran narkoba di Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Laporan warga Pandawan itu pun masuk daftar John Lee CS, Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres HST dalam rangka perang melawan narkoba di Hulu Sungai Tengah.

Alhasil, John Lee CS berhasil meringkus kembali seorang warga Kecamatan Pandawan berinisial FR (26), tinggal di Desa Mahang RT 6.

Penangkapan FR dipimpin langsung Kasat Res Narkoba, Iptu Lamris Manurung, Kamis (01/10/2020) tadi.

“Awalnya kami menerima laporan bahwa di Desa Mahang sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu. Melalui penyelidikan panjang, kami berhasil mengungkap kasus ini,” kata Kapolres AKBP Danang Widaryanto melalui Ps Paur Subag Humas Polres HST, Aipda M Husaini pada apahabar.com, Jumat (2/10).

Dijelaskan Aipda Husaini, penangkapan yang dipimpin langsung Kasat Res Narkoba tersebut dilakukan di rumah FR sendiri.

Dari hasil penggeledahan, John Lee CS menemukan 3 paket sabu seberat 5,73 gram.

Selain menemukan sabu, Polisi juga mengamankan sejumlah arang bukti lainnya.

Seperti, 1 unit timbangan digital, 3 lembar plastik klip, selembar tisu, 1 serok yang terbuat dari plastik, kotak rokok dan kotak plastik.

“Pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polres HST untuk proses lebih lanjut dan akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” terang Husaini.

Saat ini, FR dijerat Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. FR diancam pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun.

FR pun diancam dengan pidana denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar.

Kapolres HST, kata Husaini mengucapkan terimakasih atas peran serta masyarakat sehingga peredaran narkoba teraebut dapat di ungkap.

Dia mengimbau, khususnya para remaja, agar jangan coba-coba mendekati apalagi sampai mengonsumsi barang haram tersebut karena akan berdampak buruk terhadap kesehatan dan keluarga.

“Kami tidak akan bosan untuk memberantas peredaran narkoba di HST,” tandas Husaini.

Editor: Zainal - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Waspada, Ineks “Kerang” Rambah Kota Idaman
apahabar.com

Hukum

Kapolres Barut Jelaskan Motif Percobaan Pembunuhan di Desa Rimba Sari
apahabar.com

Hukum

Diam-diam Jual Sabu, Warga Kelayan Ditangkap Polisi
apahabar.com

Hukum

Maling Helm Terpantau CCTV Pemko Banjarmasin
apahabar.com

Hukum

Meski Tarif Rp80 Juta, Artis Vanessa Sediakan Alat Kontrasepsi Murahan
apahabar.com

Hukum

KPK Laksanakan Perintah MA Bebaskan Romahurmuziy Malam Ini
apahabar.com

Hukum

Aksi Pencuri di Sungai Barito Kepergok Patroli Babinsa, Tiga Pelaku Kabur dengan Speedboat
apahabar.com

Hiburan

Polisi Tangkap Drumer Band J-Rocks dan Kru Karena Kasus Ganja
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com