Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0 Alasan Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin Terancam Batal Beredar Video 62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah Saat Demo Anti UU Omnibus Law, Sosok Pelaku Terekam? Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura

Lewat Batas Waktu, Polisi Ancam Bubarkan Demo Omnibus Law Jilid II Banjarmasin

- Apahabar.com Kamis, 15 Oktober 2020 - 16:02 WIB

Lewat Batas Waktu, Polisi Ancam Bubarkan Demo Omnibus Law Jilid II Banjarmasin

Pedemo menggelar salat berjemaah sebelum aksi menolak UU Cipta Kerja jilid II di depan DPRD Kalsel. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja jilid II di Banjarmasin terus berlangsung hingga Kamis (15/10) sore.

Ribuan mahasiswa gabungan tampak membanjiri ruas Jalan Lambung Mangkurat, depan Sekretariat DPRD Kalsel.

Namun aksi demonstrasi kali ini akan dibatasi sampai dengan pukul 18.00 Wita atau sebelum salat magrib.

Apabila melebihi batas waktu yang sudah ditentukan, maka polisi mengancam akan membubarkan para demonstran.

“Sebelum salat magrib sekira pukul 18.00 Wita harus sudah selesai. Kalau tidak maka akan diusir,” ucap Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Kalsel, Kombes Pol Widiatmoko, Kamis (15/10) siang.

Menurut polisi berpangkat melati tiga itu, hal tersebut sudah tertuang dalam aturan sehingga jangan sampai dilanggar.

“Aturan ini sudah ada, jadi jangan dilanggar,” tegasnya.

Pengawalan, kata dia, bersifat antisipatif untuk menjaga keamanan dan keselamatan massa aksi.

Sebagai aparat kepolisian, ia tidak ingin terjadi aksi-aksi anarkis saat aksi demonstrasi. Apalagi sampai jatuhnya korban.

“Yang jelas, polisi akan mengamankan mahasiswa untuk berdemo. Jangan diputarbalikkan, malah polisi yang dilemparin,” bebernya.

Menurutnya, jangan sampai kegiatan aksi mahasiswa ini ditunggangi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Akhirnya mahasiswa yang jadi korban. Oleh sebab itu, aksi ini dijaga aparat kepolisian,” pungkasnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bupati Borong Jualan Rumah UMKM Batola
apahabar.com

Kalsel

Meresahkan, Dua Pengamen Pasar Siring Banjarmasin Dapat Siraman Rohani
apahabar.com

Kalsel

Dugaan Asusila Ketua KPU Banjarmasin, DKPP Didesak Turun Tangan
apahabar.com

Kalsel

Soal Penerobosan Portal, Warga Antar Baru Minta Bertemu Pimpinan PT BPP
apahabar.com

Kalsel

PKB Merapat ke Iskandar-Iwansyah, PAN Setia Martinus-Jaya
apahabar.com

Kalsel

Acuhkan PPM! Kementerian ESDM ‘Ancam’ Cabut Sementara Izin Perusahaan Tambang di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Update Haul Guru Sekumpul; Jalan Ahmad Yani Arah Martapura Ditutup
apahabar.com

Kalsel

Dianggap Ganggu Pengguna Jalan, Belasan Badut di Kotabaru Ditertibkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com