Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut Laporan Denny Rontok di Bawaslu Pusat, Tim BirinMu Endus Motif Lain

Lewat Reses, Yani Helmi Atensi Desa Tak Dialiri Listrik

- Apahabar.com Selasa, 27 Oktober 2020 - 21:50 WIB

Lewat Reses, Yani Helmi Atensi Desa Tak Dialiri Listrik

Komisi II DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) reses ke Kotabaru. Sumber: istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Komisi II DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) mengatensi tiga desa yang belum menikmati listrik 24 jam. Tiga desa itu adalah Desa Rantau Jaya, Desa Trombongsari dan Desa Manunggal Lama, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kota Baru.

Kepala Desa Rantau Jaya, Sardiya membenarkan hal itu. Selama belasan tahun terakhir warganya tak bisa nikmati listrik selama 24 jam. Masyarakat hanya merasakan listrik 12 jam, dari pukul 17.00 – 05.00 wita.

“Kami sangat berterima kasih apabila listrik di tempat kami dapat dinikmati sepenuhnya agar aktivitas warga bisa maksimal,” harap Sardiya pada anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi saat melakukan reses ke desa Rantau Jaya, Selasa (27/10).

Tidak hanya itu, keluhan yang sama pun di sampaikan Usman Kepala Desa Manunggal Lama. Desanya masih belum dialiri listrik. Dia menginginkan desanya bisa menikmati listrik sepenuhnya.

“Listrik di wilayah kami juga sama, beroperasinya antara jam 5 sore sampai pagi sekitar jam 7 pagi. Kecuali tanggal merah baru full bisa dinikmati,” tuturnya.

Kepala Desa Trombongsari, Turisman pun menuturkan, pihaknya juga merasakan listrik hanya beberapa jam saja pada malam hari.

“Harapan kami juga sama, bahkan tiang listrik ada yang sementara dari kayu. Di mana, penggunaan listrik hanya bisa dinikmati dari jam 5 sore saja hingga pagi,” bebernya.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi mengatakan, untuk bisa terealisasikan aspirasi warga setempat, ketiga desa ini bisa mengajukan tuntutannya melalui proposal pengajuan agar dapat diproses dan segera mengadakan rapat dengan instansi terkait.

“Dari satu desa ke desa ketiga, kami dengar keluhan listrik. Maka dari itu, saya selaku anggota Komisi II DPRD Kalsel akan mencoba memperjuangkan hal itu, intinya untuk masyarakat sesuai hak suaranya,” ujar Paman Yani -akrab dia disapa.

Dari perhatiannya itu, paman Yani berencana akan menyerukan hal ini kepada DPRD Kabupaten Kotabaru dan PLN setempat selaku pemegang kekuasaan terhadap tiga desa di wilayah Bumi Saijaan ini.

“Hal ini perlu diperjuangkan, karena menyangkut kemaslahatan bersama dari rakyat untuk rakyat,” tegasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

DPRD Kalsel

Tips Jitu Sekretariat DPRD Kalsel Tingkatkan Kinerja
apahabar.com

DPRD Kalsel

Gedung Baru DPRD Kalsel Difungsikan
apahabar.com

DPRD Kalsel

Legislator di Kalsel Protes, Duit Perjalanan Dinas ‘Dikerempengi’
apahabar.com

DPRD Kalsel

Perkara Akses Jalan ke Terminal Baru, Dewan Panggil PUPR
apahabar.com

DPRD Kalsel

Tangkal Embargo Sawit Oleh UE, DPRD Kalsel: Kita Bisa Lakukan Hilirisasi
apahabar.com

DPRD Kalsel

Dewan Sebut Kemiskinan di Kalsel Terendah se Kalimantan  
apahabar.com

DPRD Kalsel

Kemendagri ‘Tutup’ Konsultasi Perda, Dewan Kalsel Perbanyak Kunker Dalam Daerah
apahabar.com

DPRD Kalsel

Pasien Ulin-6 Wafat, DPRD Sidak RSUD Ulin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com