Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Makan Siang Tanpa Karbohidrat Turunkan Berat Badan, Benarkah?

- Apahabar.com Sabtu, 3 Oktober 2020 - 12:15 WIB

Makan Siang Tanpa Karbohidrat Turunkan Berat Badan, Benarkah?

Makan siang tanpa karbohidrat apakah bisa menurunkan berat badan? Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Makan siang tanpa karbohidrat apakah bisa menurunkan berat badan?
Memang mengurangi asupan karbohidrat adalah salah satu hal yang pertama kali dilakukan kebanyakan orang saat ingin menurunkan berat badan. Mengingat banyaknya anggapan bahwa karbohidrat menjadi penyebab utama kenaikan berat badan.

Maka dari itu, tidak sedikit masyarakat yang menghindari karbohidrat setelah makan siang dapat membantu menurunkan berat badan dengan cepat.
Namun, ternyata tidak sepenuhnya anggapan itu benar. Sebab, karbohidrat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan menyediakan energi, yang mana tanpa karbohidrat penurunan berat badan menjadi sulit.

Dilansir dari laman Times of India, karbohidrat adalah makronutrien penting yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan energi. Saat kita memikirkan karbohidrat, kita kebanyakan fokus pada nasi.

Dilansir apahabar.com dari Viva.co.id, ada sumber karbohidrat yang lebih sehat seperti buah-buahan, sayuran dan kacang-kacangan. Versi karbohidrat yang lebih sehat tidak menyebabkan penambahan berat badan.

Pada akhirnya, karbohidrat dapat meningkatkan kesehatan usus dan membantu pergerakan usus yang mudah. Konsep membatasi karbohidrat setelah pukul 6 sore bukanlah hal baru.
Menurut beberapa teori, makan karbohidrat menjelang waktu tidur tidak memberi tubuh kita banyak waktu untuk mencerna makanan. Jadi semua karbohidrat yang tersisa diubah menjadi lemak saat Anda tidur.

Tapi ini sama sekali tidak benar, karbohidrat diubah menjadi glukosa, yang digunakan sebagai energi untuk menjalankan fungsi tubuh saat Anda tidur.
Masalah sebenarnya bukanlah karbohidrat, masalahnya adalah berapa banyak karbohidrat yang dikonsumsi pada suatu waktu.
Jika Anda makan sesuatu dalam jumlah banyak, itu akan memiliki beberapa efek samping, tidak peduli seberapa sehatnya jenis karbohidrat yang dikonsumsi. Anda membutuhkan karbohidrat untuk mengisi bahan bakar diri sendiri di malam hari.

Tidak ada bukti kuat yang mendukung bukti bahwa menghindari karbohidrat setelah petang dapat membantu Anda mencapai tujuan penurunan berat badan lebih cepat.
Semuanya bermuara pada berapa banyak kalori yang dikonsumsi dalam sehari dan jenis makanan apa yang masuk dalam menu diet. Jika Anda mengonsumsi sumber karbohidrat yang tidak sehat, penurunan berat badan tentu akan menjadi sulit.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Resep Ayam Bakar Kecap Teflon Super Praktis

Gaya

Berjuang, Starcase Event Banjarmasin Gelar Konser Musik dengan Prokes Covid-19
apahabar.com

Gaya

6 Makanan yang Mampu Redakan Perut Sembelit
apahabar.com

Gaya

Kurangi Limbah Plastik, Remaja Ini Ciptakan Plastik Ramah Lingkungan
apahabar.com

Gaya

Si Merah Delima nan Menawan, Honda Mega Pro 2004 Modif Chopper
apahabar.com

Gaya

Resep Katupat Batumis Khas Banjar, Gurih dan Manis
apahabar.com

Gaya

Virus Corona Bisa Lebih Rentan Menyerang Pria, Mitos atau Fakta?
apahabar.com

Gaya

5 Makanan yang Bisa Meredakan Cegukan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com