Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup!

Makan Siang Tanpa Karbohidrat Turunkan Berat Badan, Benarkah?

- Apahabar.com Sabtu, 3 Oktober 2020 - 12:15 WIB

Makan Siang Tanpa Karbohidrat Turunkan Berat Badan, Benarkah?

Makan siang tanpa karbohidrat apakah bisa menurunkan berat badan? Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Makan siang tanpa karbohidrat apakah bisa menurunkan berat badan?
Memang mengurangi asupan karbohidrat adalah salah satu hal yang pertama kali dilakukan kebanyakan orang saat ingin menurunkan berat badan. Mengingat banyaknya anggapan bahwa karbohidrat menjadi penyebab utama kenaikan berat badan.

Maka dari itu, tidak sedikit masyarakat yang menghindari karbohidrat setelah makan siang dapat membantu menurunkan berat badan dengan cepat.
Namun, ternyata tidak sepenuhnya anggapan itu benar. Sebab, karbohidrat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan menyediakan energi, yang mana tanpa karbohidrat penurunan berat badan menjadi sulit.

Dilansir dari laman Times of India, karbohidrat adalah makronutrien penting yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan energi. Saat kita memikirkan karbohidrat, kita kebanyakan fokus pada nasi.

Dilansir apahabar.com dari Viva.co.id, ada sumber karbohidrat yang lebih sehat seperti buah-buahan, sayuran dan kacang-kacangan. Versi karbohidrat yang lebih sehat tidak menyebabkan penambahan berat badan.

Pada akhirnya, karbohidrat dapat meningkatkan kesehatan usus dan membantu pergerakan usus yang mudah. Konsep membatasi karbohidrat setelah pukul 6 sore bukanlah hal baru.
Menurut beberapa teori, makan karbohidrat menjelang waktu tidur tidak memberi tubuh kita banyak waktu untuk mencerna makanan. Jadi semua karbohidrat yang tersisa diubah menjadi lemak saat Anda tidur.

Tapi ini sama sekali tidak benar, karbohidrat diubah menjadi glukosa, yang digunakan sebagai energi untuk menjalankan fungsi tubuh saat Anda tidur.
Masalah sebenarnya bukanlah karbohidrat, masalahnya adalah berapa banyak karbohidrat yang dikonsumsi pada suatu waktu.
Jika Anda makan sesuatu dalam jumlah banyak, itu akan memiliki beberapa efek samping, tidak peduli seberapa sehatnya jenis karbohidrat yang dikonsumsi. Anda membutuhkan karbohidrat untuk mengisi bahan bakar diri sendiri di malam hari.

Tidak ada bukti kuat yang mendukung bukti bahwa menghindari karbohidrat setelah petang dapat membantu Anda mencapai tujuan penurunan berat badan lebih cepat.
Semuanya bermuara pada berapa banyak kalori yang dikonsumsi dalam sehari dan jenis makanan apa yang masuk dalam menu diet. Jika Anda mengonsumsi sumber karbohidrat yang tidak sehat, penurunan berat badan tentu akan menjadi sulit.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Made Wardana Bawa Budaya Bali ke Eropa Selama 22 Tahun
apahabar.com

Gaya

Memelihara Kucing Kampung Bukan Kampungan
apahabar.com

Gaya

Menu MPASI Harus Mengandung 4 Nutrisi Penting Ini
apahabar.com

Gaya

Pemakaian Masker Scuba Tak Direkomendasikan, Simak Alasannya
apahabar.com

Gaya

6 Makanan yang Mampu Redakan Perut Sembelit
Tanaman Herbal Untuk Perkuat Imunitas Tubuh Hindari Covid-19

Gaya

Tanaman Herbal Untuk Perkuat Imunitas Tubuh Hindari Covid-19
apahabar.com

Gaya

Ini Kiat Menurunkan Risiko Serangan Jantung pada Usia Produktif
apahabar.com

Gaya

Proses Belajar Mengajar Makin Mudah Bersama Rapat.in
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com