Sasar Mahasiswi Tanah Bumbu, Gembong Jambret Banjarmasin Bertekuk Lutut Banjarmasin Timur Tegang, Remaja Bersajam Kejar-kejaran di Kafe Arwana 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Sungai Hantakan Meluap, 12 Pondok di Pulau Mas HST Larut Terbawa Arus Libur Panjang di Marabahan, Kelotok Susur Sungai Barito Dibikin Kewalahan

Mantan Danjen Kopassus Mayjen (purn) Soenarko Dipanggil Bareskrim Sebagai Tersangka Terkait Senpi Ilegal

- Apahabar.com Kamis, 15 Oktober 2020 - 14:45 WIB

Mantan Danjen Kopassus Mayjen (purn) Soenarko Dipanggil Bareskrim Sebagai Tersangka Terkait Senpi Ilegal

Mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko. (Foto/NET)

apahabar.com, JAKARTA – Mantan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko yang telah dijadikan tersangka terkait kasus kepemilikan senjata api tanpa ilegal, dipanggil untuk dimintai keterangan di Bareskrim Polri.

Berdasarkan surat panggilan yang beredar di media sosial, Direktorat Tindak Pidana Umum (Ditipidum) Bareskrim Polri memanggil mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko terkait kepemilikan senjata api ilegal.

Dari surat pemanggilan yang diterima redaksi dengan nomor S Pgl/2259 -Subdit I/X/2020/Dit Tipidum tertanggal 14 Oktober 2020, purnawirawan jenderal bintang dua itu diminta keterangan tambahan sebagai tersangka kepemilikan senpi ilegal.

“Iya sesuai surat panggilan yang sudah dikirimkan oleh penyidik,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Brigjen Ferdy Sambo membenarkan surat panggilan, Kamis (15/10/2020).

Baca Juga : @KetumProdem Terkejut Deklarator KAMI Syahganda Nainggolan Ditangkap Polisi Pukul 04.00 Subuh

Soenarko diminta untuk menemui penyidik Subdit I Ditipidum Bareskrim Polri pada Jumat (16/10) pukul 10.00 WIB, untuk didengar keteranganya dalam dugaan tindak pidana tanpa hak memasukan ke Indonesia membuat mencoba menerima, mencoba memperoleh atau mencoba menyerahkan, menguasai membawa mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dan miliknya dalam menyimpan mengangkut dan menyembunyikan senjata api tanpa dilengkapi dokumen yang sah sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 ayat (1) UU Darurat 12/1951 Tentang Senjata Api Jo pasal 55 KUHP tentang mereka yang melakukan yang menyuruh melakukan dan yang turut melakukan perbuatan.

Sebelumnya, Soenarko memang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kepemilikan senjata api pada Mei 2019 saat ramai Poeple Power kubu Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Kala itu, Soenarko dilaporka atas tuduhan makar. Sehari setelah dilaporkan, Soenarko kemudian ditangkap atas kasus penyelundupan senjata dan ditetapkan sebagai tersangka.

Editor : El Achmad

Tim Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kematian Covid-19 Hampir Tembus 100 Ribu, Warga AS Malah Liburan di Pantai
apahabar.com

Nasional

MUI Kalteng Kaji Dampak Pemindahan Ibu Kota Negara
apahabar.com

Nasional

Suhu Panas Masih Melanda Indonesia, BMKG: Perbanyak Minum Air Putih
apahabar.com

Ekbis

Wow, Indonesia Punya Potensi Energi Terbarukan 442,4 GW
apahabar.com

Nasional

Kerap Lupa dengan Hari Ulang Tahun, Jokowi Syukuri dengan Kerja
apahabar.com

Nasional

Dituding Maling di Masjid, Mahasiswa Tewas Dimassa

Nasional

Pemerintah Indonesia Upayakan Pemerataan Penerima Vaksin Covid-19
Catat, Hanya ASN Eselon III ke Bawah Terima THR Tahun ini

Nasional

Catat, Hanya ASN Eselon III ke Bawah Terima THR Tahun ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com