Esok, Kemenag Kalsel Gelar Rukyatul Hilal di Puncak Gedung Bank Kalsel Selamat..! Tanah Bumbu Raih Peringkat Tiga MTQ Nasional Tingkat Provinsi XXXIII Polisi Kotabaru Tangkap Otak Pembunuhan Brutal di Mekarpura Pemilu Ulang di Banjarmasin Selatan, Cucu Habib Basirih Pinta Jauhi Politik Uang H-2 Ramadan, Distribusi Elpiji di Kalsel Macet Lagi Gara-Gara Jalan Rusak

Mantan Danjen Kopassus Mayjen (purn) Soenarko Dipanggil Bareskrim Sebagai Tersangka Terkait Senpi Ilegal

- Apahabar.com Kamis, 15 Oktober 2020 - 14:45 WIB

Mantan Danjen Kopassus Mayjen (purn) Soenarko Dipanggil Bareskrim Sebagai Tersangka Terkait Senpi Ilegal

Mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko. (Foto/NET)

apahabar.com, JAKARTA – Mantan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko yang telah dijadikan tersangka terkait kasus kepemilikan senjata api tanpa ilegal, dipanggil untuk dimintai keterangan di Bareskrim Polri.

Berdasarkan surat panggilan yang beredar di media sosial, Direktorat Tindak Pidana Umum (Ditipidum) Bareskrim Polri memanggil mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko terkait kepemilikan senjata api ilegal.

Dari surat pemanggilan yang diterima redaksi dengan nomor S Pgl/2259 -Subdit I/X/2020/Dit Tipidum tertanggal 14 Oktober 2020, purnawirawan jenderal bintang dua itu diminta keterangan tambahan sebagai tersangka kepemilikan senpi ilegal.

“Iya sesuai surat panggilan yang sudah dikirimkan oleh penyidik,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Brigjen Ferdy Sambo membenarkan surat panggilan, Kamis (15/10/2020).

Baca Juga : @KetumProdem Terkejut Deklarator KAMI Syahganda Nainggolan Ditangkap Polisi Pukul 04.00 Subuh

Soenarko diminta untuk menemui penyidik Subdit I Ditipidum Bareskrim Polri pada Jumat (16/10) pukul 10.00 WIB, untuk didengar keteranganya dalam dugaan tindak pidana tanpa hak memasukan ke Indonesia membuat mencoba menerima, mencoba memperoleh atau mencoba menyerahkan, menguasai membawa mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dan miliknya dalam menyimpan mengangkut dan menyembunyikan senjata api tanpa dilengkapi dokumen yang sah sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 ayat (1) UU Darurat 12/1951 Tentang Senjata Api Jo pasal 55 KUHP tentang mereka yang melakukan yang menyuruh melakukan dan yang turut melakukan perbuatan.

Sebelumnya, Soenarko memang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kepemilikan senjata api pada Mei 2019 saat ramai Poeple Power kubu Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Kala itu, Soenarko dilaporka atas tuduhan makar. Sehari setelah dilaporkan, Soenarko kemudian ditangkap atas kasus penyelundupan senjata dan ditetapkan sebagai tersangka.

Editor : El Achmad

Editor: Tim Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Soal Video Bullying Siswi SMA, Kementerian PPPA Lakukan Koordinasi Penanganan Daerah
apahabar.com

Nasional

Tingkatkan Ekonomi Desa, Telkom Group Resmikan Balkondes Sambirejo
apahabar.com

Nasional

Pendaftaran Caketum BPP Hipmi Tak Diminati, Efek Pemilu?

Nasional

Waspada, Sore Nanti Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Kilat
apahabar.com

Nasional

Peringati 14 Tahun Tsunami, Nelayan Aceh Dilarang Melaut
apahabar.com

Nasional

Presiden Berharap Dana Desa bisa Kembangkan Potensi Desa
apahabar.com

Nasional

Laptop Nyambung ke Projector, Oknum Guru Nonton Film Porno Disaksikan Murid
apahabar.com

Nasional

MUI Ingatkan Hasil Ijtima Ulama dalam Memilih Pemimpin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com