Tipu-Tipu Oknum DLH Banjarmasin, Sekantoran Diutangi Ratusan Juta Tipu Belasan Penyapu Jalan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku! Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif Kejari Banjarbaru Musnahkan Ratusan Gram Narkotika dan Barbuk Tindak Pidana Tetap Lainnya Ultah Ke-4, Kelompok Garis Keras Bartman Ultras 1988 Menolak Perbedaan

Mardani: Saya Bangun Makam Haji Maming untuk Muliakan Orangtua Saya

- Apahabar.com Sabtu, 31 Oktober 2020 - 14:20 WIB

Mardani: Saya Bangun Makam Haji Maming untuk Muliakan Orangtua Saya

Makam alm Haji Maming, orangtua Mardani H Maming dan Syafrudin H Maming saat menggelar haul tahun lalu. Foto-apahabar.com/dok

apahabar.com, BATULICIN – Komplek makam Haji Maming di Jalan Cappa Padang, Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, sering menjadi tempat kegiatan keagamaan, khususnya di bulan Februari, karena di bulan inilah biasanya setiap tahun diadakan haul untuk mengenang almarhum Haji Maming, yang dihadiri ribuan orang.

Kegiatan haul Haji Maming sendiri sudah berlangsung sejak empat tahun lalu. Dalam setiap kegiatan haul Haji Maming selalu dihadiri para ulama besar dan penceramah kondang Indonesia.

Tak heran, jika kegiatan haul untuk mengenang almarhum Haji Maming, selalu mendapat perhatian warga Tanah Bumbu, bahkan banyak warga dari luar Tanah Bumbu ikut hadir di acara ini.

Di hari-hari biasa, komplek makam Haji Maming pun sering di kunjungi warga. Selain lokasinya yang strategis, kawasan makam Haji Maming juga terasa nyaman dengan berbagai fasilitas ibadah, mulai mushala, lapangan, taman, dan tentu saja kubah makam Haji Maming yang dibangun dengan arsitektur indah.

“Saya membangun komplek makam Haji Maming dengan baik karena ingin memuliakan almarhum ayah saya,” kata Mardani H Maming.

apahabar.com

Syafruddin H Maming saat ziarah ke makam orangtuanya, alm Haji Maming. Foto-Istimewa

Kepada apahabar.com, Sabtu (31/10) di Batulicin, Mardani H Maming juga menjelaskan bahwa, berbagai fasiltas yang dibangun di komplek makam Haji Maming, salah satunya bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada warga yang datang berkunjung ke komplek makam.

Apalagi pada saat peringatan haul yang dihadiri ribuan jemaah. “Fasilitas pendukung yang kami bangun adalah untuk kenyamanan ribuan jemaah yang hadir. Karena setiap tahun, jumlahnya terus bertambah,” kata Mardani H Maming.

Mantan bupati Tanah Bumbu 2 periode tersebut menegaskan, sebagai anak, dia punya kewajiban memuliakan orang tuanya. Salah satunya dengan rutin melaksanakan haul dan membangun komplek pemakaman di Jalan Cappa Padang tersebut dengan sebaik-baiknya.

Selain itu, keluarga besar Haji Maming juga mendirikan Yayasan Haji Maming yang fokus melakukan kegiatan sosial, mulai dari memberikan bantuan kemanusiaan, bidang pendidikan dan kesehatan.

“Soal apakah mulia atau tidak seorang manusia di sisi Allah Subhanahu watawa’ala, itu hanya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa yang tahu dan berhak menilainya,” tandas Mardani H Maming.

Almarhum Haji Maming, semasa hidupnya dikenal sebagai pengusaha di Batulicin yang dermawan. Haji Maming juga sebagai salah seorang tokoh masyarakat, dan pernah menjadi kepala desa di Batulicin.

Sementara itu, Habib Abdurrahman Bahasyim, atau akrab disapa Habib Banua, menilai apa yang dilakukan Mardani H Maming adalah salah satu tanda bakti kepada orang tua.

Bakti kepada orang tua bukan saja dilakukan ketika orang tua kita masih hidup, tapi juga saat orang tua kita sudah meninggal dunia.

“Sebagai anak shaleh kita wajib mendoakan orang tua kita yang sudah meninggal dunia. Nah, pak Mardani melakukan itu, beliau membangun kubur orang tuanya dengan baik, kemudian dimakmurkan kuburnya dengan berbagai kegiatan pengajian dan pembacaan Al Quran,” ujar Habib Banua kepada apahabar.com, Sabtu (31/10) di Batulicin.

Dijelaskan Habib Banua, ketika orang meninggal dunia putuslah amal ibadahnya, kecuali tiga perkara, yaitu ilmu yang bermanfaat, amal jariyah dan doa anak shaleh.

“Pak Mardani sudah menunjukan bakti kepada orang tuanya dengan berbagai kegiatan haul, pengajian, dekat dengan para ulama dan habaib, dan berbagai kegiatan sosial untuk kemaslahatan ummat,” kata Habib Banua.

Habib Banua mengingatkan, bahwa apa yang dilakukan Mardani H Maming dan keluarganya itu harusnya menjadi contoh bagi yang lain.

“Kita seharusnya bercermin, apakah kita sudah berbakti kepada orang tua kita. Apakah kita sudah perbaiki kubur orang tua kita, apakah kita melakukan banyak kebaikan seperti bersedekah, membantu pesantren, memakmurkan thafiz al quran, membantu sesama yang diniatkan untuk orang tua kita,” tambahnya.

Menurut Habib Banua, sosok seperti Mardani H Maming adalah contoh yang baik dari seorang anak yang bakti pada orang tuanya.(*)

Editor: Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kendala Pencarian ABK Trans Power yang Lenyap di Sungai Barito
apahabar.com

Kalsel

Ribuan Warga Kalsel Terima Sertifikat Tanah
apahabar.com

Kalsel

Tapin Songsong Pilgub, KPU Siapkan Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Kabar Baik, Hasil Seleksi CPNS Banjarbaru Dapat Dilihat Siang Ini
apahabar.com

Kalsel

Angin Kencang Hantam Rumah Warga di 6 Desa Kabupaten Banjar
apahabar.com

Hiburan

Pesona Wisata Pagat HST, Keindahan Alam dan Kisruh Sengketa Lahan
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Diteror Kabut Asap Kiriman, Sampai Kapan?
apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS: Si Jago Merah Mengamuk di Handil Bakti Batola
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com