Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Masih Ada Warga di Tabalong Belum Manfaatkan PTSL, Ini Alasannya

- Apahabar.com Jumat, 23 Oktober 2020 - 16:07 WIB

Masih Ada Warga di Tabalong Belum Manfaatkan PTSL, Ini Alasannya

Ilustrasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Foto-Istimewa

apahabar.com,TANJUNG – Dari target 1.213 Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di dua desa, Mangkusip dan Luk Bayur Kecamatan Tanta, Tabalong hingga saat ini sudah mencapai 961 sertifikat.

Sementara 252 sisanya diberi batas waktu hingga akhir November ini. Bila dalam waktu itu tidak dimanfaatkan, selanjutnya akan dikenakan biaya atau tidak gratis lagi.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tabalong, Agus Sugiono, mengatakan target PTSL di Desa Mangkusip dan Luk Bayur 1.213 sertifikat, yang sudah selesai 961 sertifikat.

Sisanya, warga belum bersedia membuat sertifikat. Alasannya, tanah masih merupakan tanah bersama dari warisan yang belum dibagi, tentu itu tidak bisa.

“Alasan lainnya, pemilik tanah pertanian atau kebun itu berada di luar lokasi dan sebagian masih takut dengan akan bayar pajak bila mempunyai sertifikat,” jelas Agus.

Kepala BPN Tabalong, Agus Sugiono. Foto-apahabar.com/Amin

BPN, ujar Agus lagi masih memberikan waktu bagi warga yang ingin membuat sertifikat. Siapa tahu yang sudah terukur masih ingin membuat sertifikat kita tunggu sampai akhir November 2020.

” Yang sudah terukur dalam data, bila ingin membuat sertifikat gratis diberi waktu sampai November, setelah itu tidak bisa lagi gratis artinya dengan biaya,” jelas Agus.

Ditambahkan, untuk saat ini BPN masih aktif mendorong warga yang belum membuat sertifikat di dua desa itu agar membuatnya, tapi tidak seaktif dulu.

“Karena BPN juga ada kegiatan lain yang sama, ” imbuhnya, Jumat (23/10).

Sementara itu, dari 961 sertifikat yang sudah selesai, 67 hingga 70 persen sudah dibagikan ke masyarakat.

“Dibaginya tidak bisa serentak karena Covid-19 melainkan bertahap, yang jelas sertifikatnya sudah selesai semua,” pungkas Agus.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hasil Uji Sampel Limbah Armani dan Pyramid, DLH: Ikan Tak Sanggup
Reses, Saatnya Wakil Rakyat Perjuangan Aspirasi Masyarakat   

Kalsel

Reses, Saatnya Wakil Rakyat Perjuangan Aspirasi Masyarakat   
apahabar.com

Kalsel

Sabu dan Ineks Rp 1 M Milik Bos Narkoba Banjar Dimusnahkan
Jelang Pilkada, Bawaslu Balangan Awasi Netralitas ASN, Anggota Polri Lurah, dan Kepala Desa

Kalsel

Jelang Pilkada, Bawaslu Balangan Awasi Netralitas ASN, Anggota Polri Lurah, dan Kepala Desa
apahabar.com

Kalsel

Banjir Rendam Akses Jalan Provinsi di Tanjung
apahabar.com

Kalsel

Gelar Rakor, Ini Arahan Kapolda Kalsel Kapada Jajaran
apahabar.com

Kalsel

Lapas Banjarmasin Terpapar Covid-19, Satu Positif dan 8 Reaktif
apahabar.com

Kalsel

Operasi Pencarian KM Pieces Dihentikan, 30 Korban Masih Hilang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com