Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0 Alasan Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin Terancam Batal Beredar Video 62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah Saat Demo Anti UU Omnibus Law, Sosok Pelaku Terekam? Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura

Masih Dipengaruhi Euforia UU Cipta Kerja, IHSG Akhir Pekan Menguat

- Apahabar.com Jumat, 9 Oktober 2020 - 17:28 WIB

Masih Dipengaruhi Euforia UU Cipta Kerja, IHSG Akhir Pekan Menguat

Ilustrasi - Pengunjung beraktivitas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. Foto-Antara/Reno Esnir/hp

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan ditutup menguat.

Penguatan IHSG masih dipengaruhi euforia pengesahan RUU Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.

IHSG ditutup menguat 14,52 poin atau 0,29 persen ke posisi 5.053,66. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,32 poin atau 0,17 persen menjadi 771,77.

“Euforia pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja menjadi UU masih sangat kuat, sehingga pergerakan IHSG berhasil ditutup di zona positif. Di sisi lain, pasar juga mengapresiasi kemajuan vaksin Covid-19,” kata analis Bina Artha Sekuritas M Nafan Aji Gusta di Jakarta seperti dilansir Antara, Jumat (9/10).

Dibuka melemah, IHSG tak lama menguat dan lebih banyak menghabiskan waktu di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, empat sektor meningkat dimana sektor pertambangan naik paling tinggi yaitu 1,17 persen, diikuti sektor pertanian dan sektor keuangan masing-masing 1,16 persen dan 0,76 persen.

Sedangkan lima sektor terkoreksi dimana sektor properti paling dalam yaitu minus 0,55 persen, diikuti sektor industri dasar dan sektor perdagangan masing-masing minus 0,53 persen dan minus 0,28 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell sebesar Rp89,53 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 546.084 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 8,7 miliar lembar saham senilai Rp5,48 triliun. Sebanyak 224 saham naik, 196 saham menurun, dan 165 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 27,38 poin atau 0,12 persen ke 23.619,69, indeks Hang Seng turun 74,22 poin atau 0,31 persen ke 24.119,13, dan indeks Straits Times terkoreksi 9,24 atau 0,36 ke 2.533,87.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Pertamina Resmi Alihkan Participating Interest 10% WK Mahakam
Besok, Gelaran Pasar Murah Sambut Haul Guru Sekumpul

Ekbis

Besok, Gelaran Pasar Murah Sambut Haul Guru Sekumpul
apahabar.com

Ekbis

Dolar AS Tertekan Data Ekonomi, Rupiah Menguat
apahabar.com

Ekbis

Kreatif di Tengah Pandemi, Yuk Intip Produk Andalan Srikandi Kotabaru
apahabar.com

Ekbis

Maskapai Turunkan Tarif Tiket Pesawat?
apahabar.com

Ekbis

Copot Sekarang 22 Aplikasi Android Ini, Berbahaya
apahabar.com

Ekbis

Jamin Stok Aman, Kaltim Datangkan Ribuan Sapi Australia
apahabar.com

Ekbis

Pemerintah Tetapkan Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Turun Hingga 16%, Berlaku 15 Mei 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com