Resmi, Banjarmasin Hanya Izinkan SMP Sekolah Tatap Muka Januari 2021 Sekolah Tatap Muka di Kalsel, Banyak Laporan Kekhawatiran Ortu Rontok Lagi! Bawaslu RI Tolak Laporan Keberatan Denny Indrayana Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri

Mata Merah dan Bau Miras Saat Demo Omnibus Law Banjarmasin, 70 Pemuda Diangkut Polisi!

- Apahabar.com Kamis, 15 Oktober 2020 - 15:39 WIB

Mata Merah dan Bau Miras Saat Demo Omnibus Law Banjarmasin, 70 Pemuda Diangkut Polisi!

Petugas mengamankan puluhan pemuda saat aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja di Banjarmasin, Kamis (15/10).

Pengamanan sendiri bukan tanpa alasan. Mengingat tujuan puluhan massa itu tidak jelas.

“Tujuannya sendiri tidak jelas. Sedikitnya terdapat 70 orang yang diamankan untuk proses pendataan. Nanti kita panggil orang tuanya,” kata perwira satu ini.

Terlebih, di tengah situasi Pandemi Coronavirus Disease 2019 ini. Menurutnya, polisi bersifat melindungi dan mengayomi masyarakat dalam demonstrasi yang tengah berlangsung.

“Polisi bersifat melindungi dan mengayomi masyarakat,” tegasnya.

Apalagi, sambung dia, sejumlah massa itu terlihat mencurigakan. Beberapa didapati seperti usai menenggak minuman keras. Matanya memerah. Tercium aroma minuman keras dari mulut mereka.

“Setelah selesai demo, massa tersebut akan diserahkan kepada orang tua. Saat ini dibawa ke Mapolresta Banjarmasin,” pungkasnya.

Diwartakan sebelumnya, pihak keamanan mengamankan sejumlah pelajar lebih dulu dalam aksi demonstrasi menolak Undang-Undang (UU) Cipta Kerja di Sekretariat DPRD Kalsel, Kamis (15/10) siang.

Sejumlah pelajar itu diduga ingin menyelinap masuk ke barisan ribuan massa yang didominasi kalangan mahasiswa.

Mereka beraksi senyap saat ribuan massa melakukan longmarch dari Taman Kamboja di Jalan Anang Adenansi menuju Sekretariat DPRD Kalsel di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin. Sayang, aksinya lebih dulu kepergok sejumlah polisi berpakaian sipil.

“Kami masih pelajar mang,” ucap salah seorang pelajar yang diamankan tim keamanan kepada apahabar.com.

Pelajar tersebut mengaku sesekali ingin mengikuti aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja.

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Nico Afinta menegaskan pelibatan anak sekolah atau pelajar dalam aksi unjuk rasa melanggar aturan. Pihaknya siap menindak tegas.

“Jika ada pihak-pihak yang memanfaatkan anak sekolah ikut demo, tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku karena jelas tidak dibenarkan,” ucap Nico di Banjarmasin, Kamis (15/10) dilansir.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dilantik, PPM Diharapkan Berperan dalam Pembangunan
apahabar.com

Kalsel

Dana Pilkada 2020, Samahuddin : Kurang Justru Berbahaya
apahabar.com

Kalsel

Waspada, BMKG Peringkatkan Tujuh Wilayah Kalsel Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Geger! Pria Renta Terbujur Kaku di Kebun Karet Tanah Bumbu
apahabar.com

Kalsel

Diprediksi Molor, Proyek Gedung UTD PMI Tanbu Selesai 100 Persen
apahabar.com

Kalsel

Objek Wisata Riam Kinarum; Keindahan Alam Berbalut Budaya Dayak
apahabar.com

Kalsel

Tim BNPB Pusat Pantau Posko Karhutla Kodim Martapura
apahabar.com

Kalsel

Jelang Haul Habib Hamid, Babinsa Bantu Warga Bersihkan Kubah Basirih
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com