Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Memasuki New Normal, Omset Penjualan Toko Kelontong di Banjarbaru Menggeliat

- Apahabar.com Minggu, 4 Oktober 2020 - 19:31 WIB

Memasuki New Normal, Omset Penjualan Toko Kelontong di Banjarbaru Menggeliat

Toko DRP Azzam di Jalan Binamarga, RT 05/RW 03, Kelurahan Guntung Paikat, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Banjarbaru, Kalimantan Selatan mulai ramai dikunjungi pembeli. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Toko DRP Azzam yang terletak di Jalan Binamarga, RT 05/RW 03, Kelurahan Guntung Paikat, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Banjarbaru, Kalimantan Selatan perlahan kembali ramai pembeli.

Penjualan di toko kelontong ini mulai menggeliat setelah sempat dihantam badai pandemi Covid-19.

Pemilik Toko DRP Azzam, Ani Srikandi menuturkan pandemi Covid-19 membuat omset penjualan di tokonya merosot tajam.

Bahkan penurunan omset di toko yang menjadi bagian dari Djarum Retail Partnership miliknya ini mencapai lebih dari 50 persen.

“Sebelum adanya pandemi, omset toko kami yang buka mulai dari jam 6 pagi hingga jam 10 malam bisa mencapai Rp3 juta per hari. Minimal Rp2 juta bisa kami dapatkan. Tapi di awal pandemi, untuk mendapat Rp1,5 juta saja berat sekali karena saat itu banyak orang takut keluar rumah,” tutur wanita yang akrab disapa Srikandi ini, belum lama tadi.

Menurut ibu satu anak ini, penurunan omset di tokonya terjadi karena para mahasiswa harus belajar secara daring.

Tidak ada lagi aktivitas belajar di kampus.

Padahal Toko DRP Azzam letaknya tidak jauh dari Kampus Uniska Banjarbaru.

Beruntung, di saat omset penjualan di toko kelontongnya merosot, usaha Srikandi lainnya berupa warung aneka sayuran matang tidak terpengaruh.

Bahkan dari warungnya yang menyediakan lebih dari 50 menu masakan di antaranya oseng kangkung, oseng pare, sayur lodeh, hingga ikan asing tersebut, Srikandi bisa meraup omset hampir Rp3 juta per hari.

Warung tersebut buka dari jam 11.30 hingga 17.00 WITA.

“Jadi usaha saya ini saling melengkapi. Di saat toko sembako sepi, warung aneka sayuran tetap ramai pembeli. Sebagian besar pelanggan warung ini adalah pegawai kantoran yang mencari makan siang, di samping warga sekitar juga,” katanya.

Namun kini Srikandi sedikit kembali bisa bernafas lega. Setidaknya sejak dua bulan terakhir, penjualan di Toko DRP Azzam mulai membaik dan omsetnya sudah mendekati saat sebelum pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah penjualan di Toko DRP Azzam mulai kembali ramai. Di sini, yang paling laku adalah minuman. Mungkin karena lokasi toko di pinggir jalan, jadi banyak orang mampir untuk membeli minuman atau rokok,” ujar Srikandi.

Kolaborasi 11 komunitas motor yang tergabung dalam Bold Riders Banjarmasin juga menyempatkan diri untuk mampir di Toko DRP Azzam saat rolling city.

Sebagian dari mereka membeli minuman dan rokok sebelum melakukan kegiatan untuk mendukung kebangkitan wisata di Hutan Pinus Mentaos.

Ahmad Sholikhin mengatakan apa yang dilakukan komunitas motor Banjarbaru dan Banjarmasin ini tak sekadar mampir untuk membeli minuman. Tetapi mereka juga ingin membangkitkan perekonomian masyarakat yang sempat dihantam pandemi.

“Kami memang sengaja mampir ke toko-toko kecil seperti Toko DRP Azzam ini. Selain dekat, apa yang kami lakukan juga ikut membantu meningkatkan penjualan di toko tersebut. Mungkin tak seberapa, tapi paling tidak ini adalah wujud dukungan kami kepada mereka,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Jokowi Senang, 7 Perusahaan Asing Relokasi Pabrik ke Indonesia
apahabar.com

Ekbis

Bulog Ekspor Beras Kemasan Renceng ke Arab Pekan Depan
apahabar.com

Ekbis

Januari-Juli, Ekspor Kaltim Capai USD 9,65 Miliar
apahabar.com

Ekbis

Per Januari 2020 Inflasi Kalsel 0,31 Persen, Ini Komoditas Penyumbangnya

Ekbis

Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Segini Harganya
apahabar.com

Ekbis

Virus Corona Diduga Memicu Anjloknya Tamu Asing dan Ekspor Kalsel ke Tiongkok
apahabar.com

Ekbis

Karena Corona, Penjual Masker di Banjarbaru Ketiban Cuan!
apahabar.com

Ekbis

Erick Thohir Bakal Pimpin Kementerian Bidang Ekonomi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com