Live Streaming SCTV PSG vs Man United Liga Champions Malam Ini, Link Siaran Langsung Vidio.com Demo Setahun Jokowi di Banjarmasin: 5 Remaja Diamankan, Mahasiswa Respons Santuy Refleksi Setahun Jokowi-Ma’ruf, BEM Kalsel Ancam Demo Tiap Pekan Terduga Penyusup Diamankan, Kapolda Kalsel Angkat Bicara Ingat Setahun Jokowi tapi Mahasiswa di Banjarmasin Lupa Prokes

Menaker Jelaskan UU Ciptaker Lindungi Pekerja, Ketum PBNU Tetap Ajukan Uji Materi ke MK

- Apahabar.com Minggu, 11 Oktober 2020 - 22:47 WIB

Menaker Jelaskan UU Ciptaker Lindungi Pekerja, Ketum PBNU Tetap Ajukan Uji Materi ke MK

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menemui Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj untuk menjelaskan ihwal Omnibus Law UU Cipta Kerja. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Menemui Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menjelaskan secara rinci ihwal Omnibus Law UU Cipta Kerja klaster ketenagakerjaan.

“Kami jelaskan kepada beliau tentang klaster ketenagakerjaan di UU Cipta Kerja. Kemudian kami mendiskusikannya karena beliau juga bersama pengurus PBNU yang lain,” jelas Ida dalam keterangan tertulis, Minggu (11/10).

Setelah berbicara secara langsung, Ida menyebut Said lebih memahami duduk persoalan penolakan terhadap UU Cipta Kerja yang baru disahkan tersebut. Dalam pertemuan itu, Ida turut menyampaikan pemerintah akan menjamin perlindungan hak-hak buruh.

“Setelah berdiskusi dengan beliau tentang klaster ketenagakerjaan, saya kira beliau mengerti dan yang harus didorong adalah memastikan perlindungan,” lanjut Ida.

Di sisi lain, setelah bertemu Menaker, Said menyatakan pihaknya akan tetap mengajukan uji materi atau judicial review UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi.

Usai menemui jajaran PBNU, Ida berencana berkeliling ke berbagai elemen masyarakat lain untuk membahas Omnibus Law UU Cipta Kerja.

“Dialog sosial dan silaturahmi akan saya terus lakukan terutama kepada stakeholder ketenagakerjaan,” kata Ida.

Setelah UU Cipta Kerja disahkan dalam rapat paripurna DPR pada tanggal 5 Oktober lalu, Ida ditugaskan Presiden Joko Widodo untuk merumuskan sejumlah Peraturan Pemerintah (PP) yang akan menjadi turunan dari UU Cipta Kerja terkait klaster ketenagakerjaan.

Dalam penyusunan PP tersebut, Ida menekankan, pemerintah sangat terbuka terhadap masukan serikat pekerja/serikat buruh. Ia menyebut pihaknya mengundang serikat pekerja/serikat buruh untuk memberikan masukan.

Sumber: detik.com

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kunjungan Jokowi ke Canberra, Babak Baru Kemitraan Indonesia dan Australia
Jokowi Bahas Dua Hal Besar dengan Presiden Singapura

Nasional

Jokowi Bahas Dua Hal Besar dengan Presiden Singapura
apahabar.com

Nasional

Desak Kemenag Gunakan Rupiah Untuk Haji 2019
apahabar.com

Nasional

Kabareskrim Peringatkan Tempat Hiburan yang Fasilitasi Narkoba

Nasional

Ketua Apkasi Mardani Maming: Isu Jokowi Antek Asing dan PKI, Itu Tidak Benar
apahabar.com

Nasional

Terpisah, Observasi Pekerja Kapal Diamond Princess dan World Dream
apahabar.com

Nasional

Kaltim Jadi Ibu Kota, Kukar Minta Jalan Trans Kalimantan Diperbaiki
apahabar.com

Nasional

Menkeu Pimpin Serah Terima Jenazah JB Sumarlin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com