Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

Menjelang Aksi Buruh, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

- Apahabar.com Senin, 5 Oktober 2020 - 09:55 WIB

Menjelang Aksi Buruh, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo menyatakan pihaknya menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Jakarta.

Itu dilakukan sebagai upaya pencegahan aksi buruh yang menolak RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law, Senin (5/10).

Dalam keterangannya, Sambodo menyiapkan empat rekayasa lalu lintas yang dilakukan jajarannya di kawasan Senayan itu.

“Pertama, arus lalu lintas dari Jalan Gerbang Pemuda arah Jalan Gatot Subroto diputar balik di depan Pintu 10 GBK mengarah ke Jalan Gerbang Pemuda kembali,” ujar Sambodo.

Kedua, arus lalu lintas dari Tol Dalam Kota yang akan keluar di offramp Pulo Dua diluruskan ke arah Tol Tomang.

Ketiga, arus lalu lintas dari Jalan Palmerah Timur arah Jalan Gelora diluruskan ke Jalan Tentara Pelajar.

Keempat, arus lalu lintas dari Jalan Gerbang Pemuda arah Jalan Gelora dibelokkan ke kiri Jalan Asia Afrika.

Sambodo pun mengingatkan masyarakat yang akan beraktivitas secara rutin di kawasan Senayan agar menghindari empat titik yang mengalami rekayasa lalu lintas itu.

“Sebagai antisipasi demonstrasi kami harap masyarakat menghindari beberapa titik seperti Jalan Gelora, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Palmerah Timur,” kata Sambodo.

Seperti diketahui, penolakan berbagai elemem masyarakat khususnya buruh terhadap RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law sudah dilakukan sejak 2019.

Meski banyak masyarakat yang menolak, DPR RI tetap membahas UU itu dan pada Sabtu (3/10) malam RUU itu disepakati untuk disahkan pada Sidang Paripurna berikutnya pada Kamis (8/10).

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Sudah Masuk Masa Tenang Pemilu 2019, Apa Saja yang Dilarang?
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Dorong Kolaborasi Indo-Pasifik
apahabar.com

Nasional

Polisi: Pengakuan Tersangka Penyerang Novel Akan Dibuka di Pengadilan
apahabar.com

Nasional

Kepolisian Luncurkan Sistem Tilang Elektronik
apahabar.com

Nasional

Eks Prajurit TNI Penembak Polisi di Tala Masih Buron
apahabar.com

Nasional

TNI AL Kerahkan 2 KRI Dukung Pemecahan Rekor Dunia Selam
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Bertambah 2.306 Jadi 160.165 Kasus
apahabar.com

Nasional

Anak Terpapar Radikalisme di Kalteng akan Diberi Pendampingan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com