Tensi Politik Memanas, Bawaslu RI Turun Gunung ke Kalimantan Selatan Buntut Video Guru Wildan, Bawaslu Klarifikasi PWNU Kalsel Resmi! PPKM Mikro di Banjarbaru Kembali Diperpanjang hingga 19 April Hore! Tanah Laut Segera Miliki Stadion Berkapasitas 10.000 Penonton Perhatian! Bandara Syamsudin Noor Tetap Beroperasi Selama Larangan Mudik

Menkes Terawan Minta 3 Perusahaan Vaksin China Transfer Teknologi dengan Bio Farma

- Apahabar.com Senin, 12 Oktober 2020 - 13:46 WIB

Menkes Terawan Minta 3 Perusahaan Vaksin China Transfer Teknologi dengan Bio Farma

Bio Farma siap memproduksi massal RT-PCR Test Kit Covid-19. Foto-Bio Farma

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto mengajak tiga produsen vaksin Covid-19 China, Cansino, G42/Sinopharm, dan Sinovac untuk melakukan kerjasama transfer teknologi dengan Bio Farma.

Selain itu, Terawan juga mengajak kerjasama riset termasuk uji klinis dengan lembaga penelitian medis yang ada di Indonesia. Menanggapi ajakan tersebut, Menteri Luar negeri Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Wang Yi menyambut baik ajakan kerja sama yang diajukan Pemerintah Indonesia.

“China bersedia bekerja sama dengan Indonesia dalam penelitian, produksi dan distribusi vaksin,” kata Wang Yi dalam siaran pers Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dikutip apahabar.com dari Liputan6, Senin (12/10).

Wang YI juga telah mengusulkan dan memberikan lampu hijau agar perusahaan Tiongkok berkolaborasi dengan perusahaan Indonesia. Dia ingin Indonesia menjadi manufacturing hub untuk vaksin di Asia Tenggara.

Selain itu, Wang Yi juga mendukung pertukaran antar lembaga penelitian medis untuk memastikan akses vaksin yang terjangkau.

“Mendukung pertukaran antar lembaga penelitian medis terkait untuk membantu memastikan akses ke vaksin yang terjangkau di seluruh kawasan dan di seluruh dunia,” kata Wang Yi.

Menanggapi itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan juga menyetujui usulan tersebut. Dia bahkan berharap kerjasama yang dijalin tidak hanya pertukaran antar lembaga penelitian medis.

“Saya ingin lebih banyak kerja sama antar rumah sakit, pertukaran dokter dan tenaga kesehatan, kolaborasi riset dan teknologi antara kedua negara,” kata Luhut.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Remaja Kalsel Korban Prostitusi di Paser Dipulangkan, Satu Positif Covid-19
apahabar.com

Nasional

Ketinggian Banjir di Bekasi Capai 2 Meter
apahabar.com

Nasional

Walhi Minta Pemerintah Lindungi Orang Utan dari Perburuan
apahabar.com

Nasional

Melalui Video, Presiden Jokowi Contohkan Cara Cegah Virus Corona
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Fokus 6 Hal Mitigasi Dampak Covid-19 di Sektor Tenaga Kerja
apahabar.com

Nasional

Sitti Hikmawatty Minta Maaf Soal Hamil di Kolam Renang
apahabar.com

Nasional

Sikap PBNU Terhadap Proses Legislasi RUU HIP
apahabar.com

Nasional

12.000 Personel TNI-Polri Siap Amankan Aksi Unjuk Rasa di Patung Kuda Jakarta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com