Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Menlu AS Pompeo Yakinkan Masyarakat Indonesia Dapat Lalui Pandemi Covid-19 Bersama-sama

- Apahabar.com Kamis, 29 Oktober 2020 - 14:44 WIB

Menlu AS Pompeo Yakinkan Masyarakat Indonesia Dapat Lalui Pandemi Covid-19 Bersama-sama

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan Menlu Retno Marsudi saling menempelkan siku sebagai pengganti jabat tangan selama pandemi Covid-19, sebelum pertemuan bilateral di Jakarta, Kamis (29/10/2020). Foto-Kemlu RI via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Michael (Mike) Pompeo meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa pandemi Covid-19 akan dapat dilalui bersama.

“Saya ingin meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa kita akan melalui masa sulit ini bersama,” ujar Pompeo saat menyampaikan pernyataan pers bersama Menlu Retno Marsudi secara virtual, seperti dilansir dari Antara, Kamis (29/10).

Secara khusus, Pompeo menyebut bantuan pemerintah AS senilai 11 juta dolar AS atau Rp 162 miliar (untuk Indonesia) dari total 20 miliar dolar AS (Rp 295 triliun) yang dijanjikan negaranya sebagai tanggapan global atas Covid-19.

Menurut dia, jumlah bantuan yang “sejauh ini merupakan salah satu yang terbesar di dunia” menunjukkan perhatian dan upaya berkelanjutan AS untuk menangani “masalah global yang penting ini”.

“Dan yang lebih penting, sektor swasta Amerika melakukan segala yang dapat dilakukannya untuk menghasilkan vaksin dan terapi yang efektif untuk mengalahkan virus yang mengerikan ini, demi kepentingan masyarakat kita dan juga dunia,” kata Pompeo menegaskan.

Secara bilateral, Menlu Retno berterima kasih kepada pemerintah AS atas kerja sama untuk mengatasi pandemi, termasuk melalui penyediaan 1.000 ventilator bagi Indonesia.

Retno juga menegaskan kembali pentingnya membangun ketahanan kesehatan nasional dan regional karena AS dinilai dapat memainkan peran penting untuk mendukung upaya ini.

“Saya menekankan kembali perlunya mengupayakan kerja sama inklusif di tengah masa yang penuh tantangan ini, dan saya menggarisbawahi perlunya setiap negara menjadi bagian dari solusi dalam kontribusi kolektif menuju stabilitas, kemakmuran, dan perdamaian dunia,” kata Retno.

Untuk diketahui, AS telah memutuskan keluar dari keanggotaan Badan Kesehatan Dunia (WHO) karena ketidakpuasan Presiden Donald Trump atas upaya badan PBB tersebut dalam penanganan pandemi.

Trump menuding WHO telah mendukung China dengan tidak menyampaikan secara terbuka informasi terkait kondisi penyebaran virus corona pada masa-masa awal kemunculannya.

AS hingga kini juga tidak bergabung dengan COVAX, sebuah inisiatif internasional yang dipimpin oleh WHO bersama beberapa mitranya, untuk memastikan akses global yang efektif dan setara ke vaksin Covid-19.

Kemitraan global ini telah didukung oleh 184 negara, termasuk China, tetapi tidak termasuk AS dan Rusia.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Covid-19 di AS dan Eropa Melonjak, Harga Minyak Anjlok 3%
apahabar.com

Internasional

Teken RUU, Trump Picu Reaksi China Soal Muslim Uighur

Internasional

Hampir 300 Ribu Orang di AS Meninggal di Masa Pandemi
apahabar.com

Internasional

Soroti Kasus Karikatur Nabi Muhammad, Ini Seruan PBB
apahabar.com

Internasional

Positif Covid-19, Presiden Donald Trump Alami Demam Ringan
apahabar.com

Internasional

Ke Turki, Menhan Prabowo Bahas Kelanjutan Kerja Sama Pertahanan
apahabar.com

Internasional

Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir? Bill Gates Punya Jawabannya
apahabar.com

Internasional

Kasus Covid-19 Meningkat, Arab Saudi Lockdown Jeddah 15 Hari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com