Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Menlu RI Lobi Agar Jemaah Indonesia Diperbolehkan Umrah, Begini Tanggapan Arab Saudi

- Apahabar.com Kamis, 1 Oktober 2020 - 14:48 WIB

Menlu RI Lobi Agar Jemaah Indonesia Diperbolehkan Umrah, Begini Tanggapan Arab Saudi

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyampaikan harapan kepada Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan agar Indonesia dimasukkan dalam daftar negara yang warganya diizinkan melakukan ibadah umrah.

“Merespons hal tersebut, pihak Saudi menyampaikan telah mencatat secara positif keinginan Indonesia,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah dalam pengarahan media secara daring, Rabu (30/9).

Menurut Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali, pada tahap pertama Arab Saudi akan mengizinkan warga negaranya dan ekspatriat yang tinggal di negara tersebut untuk menunaikan ibadah umrah mulai 4 Oktober mendatang.

Izin itu hanya diberikan bagi enam ribu jemaah per hari atau 30 persen kapasitas Masjidil Haram, sesuai hitungan protokol pencegahan penyebaran Covid-19.

Pada tahap kedua, mulai 18 Oktober 2020, pemerintah Saudi mengizinkan pelaksanaan ibadah umrah dan salat di Masjidil Haram bagi warga negaranya dan warga asing yang tinggal di negara tersebut dengan kuota 75 persen dari kapasitas Masjidil Haram atau 15 ribu orang per hari untuk umrah, dan 40 ribu orang dalam ibadah salat harian.

Selanjutnya, Arab Saudi berencana mengizinkan pelaksanaan umrah dan shalat di Masjidil Haram bagi warganya, warga asing yang bermukim di negara itu serta warga dari luar kerajaan yang sudah mendapat izin pada 1 November 2020, jika pandemi telah reda.

Pada tahap ini, kerajaan akan mengizinkan penggunaan 100 persen kapasitas Masjidil Haram sesuai hitungan protokol pencegahan Covid-19, yakni bagi 20 ribu orang per hari untuk umrah dan 60 ribu orang untuk salat harian.(irh)

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Pemerintah Arab Saudi Beri Tambahan Kuota Haji untuk Indonesia, Kalsel Dapat Berapa?
apahabar.com

Habar

Suhu Ekstrem di Jeddah, Terpanas Sejak 2010
apahabar.com

Habar

Tablig Akbar Ustaz Somad Digelar Malam Ini, Lihat Denah Lokasinya
apahabar.com

Habar

Masjid di India Jadi Tempat Pernikahan Umat Hindu
apahabar.com

Religi

7 Fakta Unik di Haul Abah Guru Sekumpul
apahabar.com

Habar

Sikapi Corona, Giliran Kubah Basirih Ditutup untuk Peziarah
apahabar.com

Habar

Hadapi Haul, PLN Terjunkan Ratusan Personil Siaga Gangguan Kelistrikan
apahabar.com

Habar

Melacak Kebenaran Hubungan Kiai Ma’ruf dengan Syekh Nawawi Al Bantani
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com