Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D

Mentan: Food Estate di Kalteng Dapat Ciptakan Lapangan Kerja Baru

- Apahabar.com Selasa, 13 Oktober 2020 - 13:13 WIB

Mentan: Food Estate di Kalteng Dapat Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Petani memanen padi menggunakan alat mesin pertanian (alsintan) saat panen raya di areal persawahan lumbung pangan nasional atau Food Estate di Desa Belanti Siam, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Sabtu (12/9/2020). Foto-Antara/Makna Zaezar/pras

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa pengembangan lumbung pangan atau food estate di Kalimantan Tengah (Kalteng) dapat ciptakan lapangan kerja baru di pedesaan.

Dengan program ini, Mentan Syahrul menjelaskan nantinya akan ada kelompok tani yang menggarap lahan seluas 100 hektare dan lahan per 1.000 hektare oleh gabungan kelompok tani yang dikorporasikan menjadi lebih besar lagi hingga 10.000 hektare.

Menurut Syahrul, food estate akan mampu meningkatkan pendapatan keluarga petani dan memastikan ketahanan pangan secara nasional.

“Diharapkan nantinya petani tidak lagi menjual gabah secara murah. Artinya semua harus hilirisasi dan industrinya harus dirancang dengan baik,” kata Mentan Syahrul di Jakarta seperti dilansir dari Antara, Selasa (13/10).

Sebelumnya, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa salah satu program strategis yang termasuk dalam APBN 2021 akan difokuskan untuk mewujudkan ketahanan pangan melalui dukungan pemulihan ekonomi dan revitalisasi sistem pangan nasional serta pengembangan food estate.

Menurut Menkeu, program food estate merupakan upaya pemerintah untuk menciptakan ketahanan pangan dengan meningkatkan produktivitas di luar pulau Jawa serta bagian dari reformasi struktural yang telah diakomodasi di dalam APBN 2021.

“Saya kira kita harus dukung APBN sebagai instrumen fiskal untuk mewujudkan ketahanan pangan di dalam negeri,” kata Sri Mulyani.

Lebih lanjut, kawasan pengembangan food estate di Kalteng akan dijadikan sebagai lahan percontohan dengan penerapan sentuhan teknologi pertanian modern sehingga budidaya pertaniannya berbeda dari cara tradisional.

Dalam proyek lintas kementerian ini, penerapan mekanisasi serta teknologi pertanian diharapkan dapat mengoptimalkan rawa menjadi lahan pertanian produktif dan meningkatkan produksi pertanian.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Sebagai Penyangga Pangan Nasional, Food Estate Penting Didukung
apahabar.com

Nasional

51 Orang di Kawasan Tambang PT Freeport Positif Covid-19
apahabar.com

Nasional

Temukan Coretan Soal Teror di New Zealand, Polisi Menduga Masjid di AS Dibakar
apahabar.com

Nasional

Selama Pandemi, KKP Salurkan Pinjaman Rp180 Miliar kepada UMKM
apahabar.com

Nasional

Ribuan Mahasiswa UNJ Jalan Kaki Menuju Senayan
apahabar.com

Nasional

Batal di Bukit Soeharto, Ibu Kota Pindah ke Penajam?
apahabar.com

Nasional

Ini Bocoran Kisi-Kisi Soal Tes CPNS 2019
apahabar.com

Nasional

Angin Segar untuk Guru Honorer, Seleksi Honorer Jadi Setara PNS Digelar 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com