Terduga Penyusup Diamankan, Kapolda Kalsel Angkat Bicara Ingat Setahun Jokowi tapi Mahasiswa di Banjarmasin Lupa Prokes Refleksi Setahun Jokowi-Ma’ruf, BEM Kalsel Ancam Demo Tiap Pekan NASA Tunjuk Nokia untuk Bangun Jaringan Seluler di Bulan, 2024 Kirim Manusia Bermukim di Sana Demo Setahun Jokowi-Ma’ruf, Pelajar di Banjarmasin Kepergok Bawa Miras

Menyejukkan, Aksi PMII Palangka Raya Tolak UU Ciptaker dengan Membaca Selawat Burdah

- Apahabar.com Jumat, 9 Oktober 2020 - 19:41 WIB

Menyejukkan, Aksi PMII Palangka Raya Tolak UU Ciptaker dengan Membaca Selawat Burdah

apahabar.com, PALANGKA RAYA — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Palangka Raya melakukan aksi damai menolak Ombibus Law Undang Undang Cipta Kerja (Ciptaker) di Halaman Kantor DPRD Kalteng, Jumat (9/10).

Namun aksi yang dilakukan mereka berbeda dengan di daerah lain. Mereka hanya melantunkan selawat burdah, puisi, orasi penyampaian tuntutan.

Tentu saja, dengan pembacaan selawat burdah, aksi ini jadi menyejukkan, apalagi di hari Jumat, sehingga membuat nyaman disaksikan.

Bahkan aparat keamanan yang beragama Islam ikut larut melantunkan selawat burdah.

Saat long march menuju ke lokasi aksi, mahasiswa PMII Palangka Raya sepanjang perjalanan, selawat kepada baginda Nabi Muhammad selalu dilantunkan.

Ketua DPC PMII Palangka Raya Surya Nur mengatakan, aksi tersebut sengaja dilakukan menyikapi kondisi yang tengah terjadi di seluruh Indonesia.

Hal itu dilakukan agar tidak terjadi tindakan represif oleh aparat dan tidak ingin menambah suasana semakin panas dan tidak terkendali.

“Karena yang paling substansi dari aksi adalah menyampaikan tuntutan dengan cara berbeda-beda. Sehingga kami memilih cara ini, karena sesuai dengan karakter kami, sebagai mahasiswa NU, shalawatan ciri khas NU,”ujar Surya Nur.

Tak hanya itu saja, mereka juga ketat menerapkan protokol kesehatan. Oleh sebab itu, jumlah peserta aksi dibatasi hanya 50 orang saja

Selain itu, ternyata mereka juga telah menjalani rapid test, sebelum diizinkan melakukan aksi di halaman kantor wakil rakyat ini.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, memberikan apresiasi atas aksi yang sangat ‘teduh’ itu dan bersedia diajak berkoordinasi secara persuasif, sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan aman dan tertib.

Diakuinya memang awal rencana kegiatan tersebut, mahasiswa PMII Palangka Raya sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya, terkait jumlah peserta yang akan mengikuti kegiatan dan betul-betul ditepati.

Bahkan seluruh peserta aksi juga telah mengikuti rapid test bahkan bersedia untuk diperiksa barang bawaannya sebelum memasuki halaman Kantor DPRD Kalteng.

Editor: Zainal - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Kadin Kalteng Kepengurusan Cristian Sancho Mulai Menunjukkan Eksistensi
apahabar.com

Kalteng

Kebakaran di Dadahup Kapuas, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi
apahabar.com

Kalteng

Cegah Covid-19, Personel Dinsos Kapuas Jalani Rapid Test
apahabar.com

Kalteng

Ratusan Pedagang Pasar Tradisional di Muara Teweh Di-Rapid Test
apahabar.com

Kalteng

Breaking News: Wabup Kobar Kalteng Positif Corona, Simak Pesannya
apahabar.com

Kalteng

146 Anggota Satpol PP Palangka Raya Di-Rapid Test, Satu Reaktif
apahabar.com

Kalteng

Sejak Awal Ramadan, Lapas Kelas II B Muara Teweh Gelar Pesantren Kilat
apahabar.com

Kalteng

KPU Palangka Raya Siapkan Fasilitas Tes CAT untuk PPS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com