Canggih, Banjarmasin Kini Punya ADM, Sanggup Cetak 100 e-KTP Sehari Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas

Menyejukkan, Aksi PMII Palangka Raya Tolak UU Ciptaker dengan Membaca Selawat Burdah

- Apahabar.com     Jumat, 9 Oktober 2020 - 19:41 WITA

Menyejukkan, Aksi PMII Palangka Raya Tolak UU Ciptaker dengan Membaca Selawat Burdah

apahabar.com, PALANGKA RAYA — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Palangka Raya melakukan aksi damai menolak Ombibus Law Undang Undang Cipta Kerja (Ciptaker) di Halaman Kantor DPRD Kalteng, Jumat (9/10).

Namun aksi yang dilakukan mereka berbeda dengan di daerah lain. Mereka hanya melantunkan selawat burdah, puisi, orasi penyampaian tuntutan.

Tentu saja, dengan pembacaan selawat burdah, aksi ini jadi menyejukkan, apalagi di hari Jumat, sehingga membuat nyaman disaksikan.

Bahkan aparat keamanan yang beragama Islam ikut larut melantunkan selawat burdah.

Saat long march menuju ke lokasi aksi, mahasiswa PMII Palangka Raya sepanjang perjalanan, selawat kepada baginda Nabi Muhammad selalu dilantunkan.

Ketua DPC PMII Palangka Raya Surya Nur mengatakan, aksi tersebut sengaja dilakukan menyikapi kondisi yang tengah terjadi di seluruh Indonesia.

Hal itu dilakukan agar tidak terjadi tindakan represif oleh aparat dan tidak ingin menambah suasana semakin panas dan tidak terkendali.

“Karena yang paling substansi dari aksi adalah menyampaikan tuntutan dengan cara berbeda-beda. Sehingga kami memilih cara ini, karena sesuai dengan karakter kami, sebagai mahasiswa NU, shalawatan ciri khas NU,”ujar Surya Nur.

Tak hanya itu saja, mereka juga ketat menerapkan protokol kesehatan. Oleh sebab itu, jumlah peserta aksi dibatasi hanya 50 orang saja

Selain itu, ternyata mereka juga telah menjalani rapid test, sebelum diizinkan melakukan aksi di halaman kantor wakil rakyat ini.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, memberikan apresiasi atas aksi yang sangat ‘teduh’ itu dan bersedia diajak berkoordinasi secara persuasif, sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan aman dan tertib.

Diakuinya memang awal rencana kegiatan tersebut, mahasiswa PMII Palangka Raya sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya, terkait jumlah peserta yang akan mengikuti kegiatan dan betul-betul ditepati.

Bahkan seluruh peserta aksi juga telah mengikuti rapid test bahkan bersedia untuk diperiksa barang bawaannya sebelum memasuki halaman Kantor DPRD Kalteng.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Rencana New Normal di Palangka Raya Dikritik Dewan
Terlalu Lama Daring

Kalteng

Mengejutkan, Terlalu Lama Daring Ratusan Pelajar Kalteng Menikah
apahabar.com

Kalteng

Anggota Dewan Kalteng Tolak Iuran BPJS Kesehatan Kelas 3 Dinaikkan
apahabar.com

Kalteng

17 Formasi CPNS di Palangka Raya Kalteng Tak Terisi
Karyawan PDAM

Kalteng

Amankan Aksi Damai Karyawan PDAM, Polres Kapuas Turunkan 1 Pleton Personel
apahabar.com

Kalteng

Penerimaan Zakat Fitrah di Mesjid Raya Nurul Islam Menurun  
Sei Tatas

Kalteng

Pemkab Kapuas Bantu Korban Kebakaran di Sei Tatas
apahabar.com

Kalteng

Stunting di Kalteng Disorot Jokowi, Apa Penyebabnya?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com