Somasi Tim BirinMu ke Uhaib, Komnas HAM hingga H2D Pasang Badan Hujan Lebat, Desa Hawang HST Banjir Lagi POPULER SEPEKAN: Kasus Pembunuhan Istri di Kapuas hingga ABK Tenggelam di Tanah Laut Warga Banjarmasin Terpesona Menikmati Pantai Teluk Tamiang Kotabaru Duh! Anggaran Pembinaan Atlet Banjarmasin Tertunggak 6 Bulan

Meski Ada Vaksin, Erick Thohir Minta Masyarakat Tetap Patuhi Prokes

- Apahabar.com Rabu, 28 Oktober 2020 - 14:35 WIB

Meski Ada Vaksin, Erick Thohir Minta Masyarakat Tetap Patuhi Prokes

Ketua Pelaksana Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Walau nanti vaksin penawar Covid-19 sudah ada, Ketua Pelaksana Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir tetap meminta masyarakat tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes).

Sebab, dia menilai, protokol kesehatan penting untuk mencegah penularan virus Covid-19 jenis baru yang amat membahayakan keselamatan masyarakat.

“Saya mengharapkan juga, kita juga bisa memberikan contoh yang baik karena kenapa protokol Covid-19 ini penting. Dan jangan nanti ada vaksin dianggap protokol nya tidak diakui jangan. Ini bagian penting,” ujar Erick Thohir yang juga menjabat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam Festival UMKM, dilansir dari Liputan6.com, Rabu (28/10).

Menurutnya disiplin untuk menerapkan prokes justru menjadi kunci penting dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di tanah air. Sehingga peranan protokol kesehatan dianggap tidak serta merta bisa digantikan oleh vaksin anti Corona.

Sebelumnya, Guru Besar Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada Prof Tri Wibawa meminta masyarakat tetap mematuhi penerapan protokol kesehatan meskipun telah menerima vaksin Covid-19.

“Saat ini kita masih menunggu hasil penelitian berapa angka proteksi vaksin terhadap virus corona baru. Meski sudah divaksin, masyarakat harus tetap memproteksi diri dengan berperilaku sesuai dengan protokol kesehatan,” kata Tri Wibawa dalam keterangan tertulis di Yogyakarta, dilansir Antara, Senin (19/10).

Solusi dari Pandemi Covid-19

Dia mengatakan, solusi dari pandemi Covid-19 tidak hanya bertumpu pada vaksinasi, tetapi juga kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan. Meski telah dilakukan vaksinasi, menurut dia, pandemi tetap memiliki potensi berlanjut apabila masyarakat tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Tri Wibawa menyampaikan bahwa suatu vaksin dapat diberikan atau diaplikasikan ke masyarakat jika keseluruhan proses uji klinis telah dijalankan. Vaksin, kata dia, dapat digunakan termasuk untuk mengatasi Covid-19 jika telah memenuhi sejumlah persyaratan, salah satunya sudah teruji keamanannya serta tidak menimbulkan efek samping yang berarti.

“Efektif memberikan proteksi terhadap penyakit yang ditargetkan dan kualitasnya terjaga dalam lini produksi,” kata pakar mikrobiologi ini.

Sementara untuk pemberian vaksin Covid-19, lanjutnya, diprioritaskan diberikan pada kelompok yang paling rentan terhadap infeksi. Selain itu juga kelompok yang memiliki peran dalam penularan virus corona baru.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pandemi

Nasional

Daftar Bisnis yang Melejit Selama Pandemi; dari Layanan Streaming hingga Jasa Pengiriman
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Dinyatakan Negatif Covid-19
Djoko Tjandra

Nasional

Rizieq Shihab Bandingkan Tuntutan JPU Lebih Berat dari Kasus Korupsi Djoko Tjandra

Nasional

Wacana Tax Amnesty Jilid II, Mardani H Maming: Kita Dukung
apahabar.com

Nasional

CH-4 Rainbow, Drone Tempur Bakal Diakuisisi Indonesia untuk Jagal Para Pemberontak Macam OPM
apahabar.com

Nasional

PPP: Pernyataan Sukmawati Berpotensi Ganggu Kerukunan Umat Beragama
erupsi

Nasional

Gunung Sinabung Erupsi, PVMBG Keluarkan Peringatan Dini Jalur Penerbangan
apahabar.com

Nasional

Polisi Dalami Pembakaran Surat Suara di Nduga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com