Fix, Presiden Jokowi Akan Resmikan Bendungan Tapin Resmikan Bendungan Tapin, Jokowi Bertolak ke Kalsel 5 RS Ngutang Darah Miliaran Rupiah ke PMI, DPRD Banjarmasin Turung Tangan Pembunuhan di Balikpapan, “Hukum Mati Praka MAM” Menggema di Rumah Duka Antisipasi Teror Bom, PLN Kalselteng Gandeng Polda Gelar Simulasi

Meski Sentimen Negatif Membayangi, Rupiah Tetap Menguat

- Apahabar.com Rabu, 14 Oktober 2020 - 11:42 WIB

Meski Sentimen Negatif Membayangi, Rupiah Tetap Menguat

Petugas menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar AS. Foto-Antara/Rivan Awal Lingga

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (14/10) pagi, bergerak menguat.

Rupiah tetap menguat meski dibayangi sejumlah sentimen negatif baik dari dalam negeri dan eksternal.

Rupiah menguat 107 poin atau 0,72 persen menjadi Rp14.695 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.802 per dolar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, mengatakan dari dalam negeri, penolakan UU Cipta Kerja masih menjadi sentimen negatif bagi pelaku pasar uang sehingga dapat membuat penguatan rupiah menjadi terbatas.

Selain itu, lanjut Ariston, proyeksi pertumbuhan Indonesia yang lebih negatif dari perkiraan lembaga Dana Moneter Internasional (IMF) juga bisa menahan laju rupiah.

IMF memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia dari minus 0,3 persen menjadi minus 1,5 persen pada tahun ini.

“Hampir seluruh negara berkembang diperkirakan mencatat kontraksi ekonomi tahun ini,” kata Ariston di Jakarta seperti dilansir dari Antara, Rabu.

Di sisi lain, Ariston mengatakan pelaku pasar juga sedang mencermati sentimen eksternal, salah satunya publikasi badan statistik tenaga kerja AS yang akan melaporkan data perubahan harga barang yang dijual oleh produsen.

“Data ini adalah salah satu indikator inflasi di AS, bila data dilaporkan lebih rendah dari perkiraan, artinya permintaan barang-barang masih lemah maka dolar AS berpotensi melemah,” katanya.

Ariston memproyeksikan rupiah akan bergerak di kisaran Rp14.650 – Rp14.850 per dolar AS pada hari ini.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Harga Properti 2020 Diprediksi Naik 9 Persen

Ekbis

Awal Pekan, IHSG Berpotensi Lanjut Menguat
apahabar.com

Ekbis

Wuih! Harga Emas di Pegadaian Naik Hampir Rp 29 Juta
apahabar.com

Ekbis

Hipmi Dukung Perkuat Pasar Domestik Minyak Sawit
The Fed

Ekbis

Indikasi Kebijakan Longgar The Fed, Rupiah Berpeluang Menguat
apahabar.com

Ekbis

Didukung Sentimen Vaksin Covid-19, Rupiah Masih Berpotensi Menguat
Rokok

Ekbis

Cukai Naik Per 1 Februari, Harga Rokok Meroket?
apahabar.com

Ekbis

Penerbangan Subsidi Buntok-Banjarmasin Turun Drastis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com