Kobaran Api Kembali Gegerkan Warga Patmaraga Kotabaru Cara Cek Pengumuman CPNS 2019 Hari Ini, Login sscn.bkn.go.id, Berikut Website & Panduan Lengkapnya 150 Rumah Hangus Terbakar, Simak Kronologi Lengkap Kebakaran di Kotabaru Alasan Mengapa Api di Patmaraga Kotabaru 5 Jam Baru Padam Si Jago Merah Mengamuk di Kotabaru: Berkobar Berjam-jam, Ratusan Rumah Ludes Terbakar!

Mundur..Mundur! Polisi Mulai Tembakan Gas Air Mata di Bundaran BI

- Apahabar.com Selasa, 13 Oktober 2020 - 18:14 WIB

Mundur..Mundur! Polisi Mulai Tembakan Gas Air Mata di Bundaran BI

Polisi mulai menembakkan gas air mata ke arah massa yang dianggap bertindak anarkis di Bundaran Bank Indonesia, Selasa (13/10) sekitar pukul 17.00 Wita. Foto ilustrasi: Antara

apahabar.com, JAKARTA – Usai massa dari Front Pembela Islam (FPI) bubar, polisi mulai menembakkan gas air.

Gas yang dapat memerihkan mata itu ditembakan ke arah massa yang dianggap bertindak anarkis di Bundaran Bank Indonesia, Selasa (13/10) sekitar pukul 17.00 Wita.

Polisi melaporkan massa dari FPI telah membubarkan diri setelah aksi damai menolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja di sekitar istana merdeka.

“Mundur-mundur kalian semua!” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto lewat pengeras suara dari mobil pengurai massa (Raisa) di Jalan Medan Merdeka Barat, seperti dilansir Antara.

apahabar.com

Polisi mulai menembakkan gas air mata ke arah massa yang dianggap bertindak anarkis di Bundaran Bank Indonesia, Selasa (13/10) sekitar pukul 17.00 Wita. Foto ilustrasi: Antara

Awalnya Heru Novianto mengingatkan remaja-remaja di kawasan Bundaran BI atau kawasan dekat Patung Kuda Arjuna Wiwaha untuk pulang ke rumah masing-masing karena aksi penolakan UU Cipta Kerja sudah selesai.

“Aksi ini aksi damai, teman-teman tadi melaksanakannya dengan baik dan yang lainnya juga begitu. Kita berjanji tadi tidak anarkis dan tidak rusuh. Ya silakan warga dan adik-adik aksi sudah selesai, silakan kembali ke rumah masing-masing tanpa ada anarkisme,” ujar Heru.

Imbauan disampaikan usai massa dari FPI membubarkan diri. Namun tak lama setelah massa FPI membubarkan diri, sempat ada lemparan batu ke arah polisi.

“Kembali lagi, saya ingatkan tidak ada yang anarkis, tidak ada yang anarkis. Aksi damai sudah selesai,” ujar Heru.

Berkali-kali Heru mengingatkan agar remaja yang terlihat dominan menggunakan baju hitam segera pulang.

“Bertahan saja petugas, jangan dibalas. Bertahan saja,” kata Heru.

Tembakan gas air mata mulai terdengar pada pukul 16.06 WIB.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Demo RUU HIP, Mahfud: Tak Masalah Asal Ikuti Protokol Kesehatan
apahabar.com

Nasional

Mendikbud: UN Tidak Dihapus, Tapi Diganti Asesmen Kompetensi
apahabar.com

Nasional

Makna Pertemuan Jokowi dan Prabowo
apahabar.com

Nasional

Mulai 26 Maret, Indonesia Setop Kirim Pekerja Migran
apahabar.com

Nasional

TKN: Jokowi Dapat Kartu Truft pada Debat Pamungkas
apahabar.com

Nasional

Kawal Pelantikan Jokowi, Petugas Keamanan MPR Dibayar Berapa?
apahabar.com

Nasional

Buron 2 Tahun, Direktur Perusda di Bontang Sempat Ngojek
apahabar.com

Nasional

ASN Hamil dan Lansia di Bogor Wajib Kerja dari Rumah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com