3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Musim Hujan, Waspada Jamur Kulit

- Apahabar.com Sabtu, 24 Oktober 2020 - 18:09 WIB

Musim Hujan, Waspada Jamur Kulit

Ilustrasi - Krim untuk kulit. Foto-Aafa.org

apahabar.com, JAKARTA – Jika berniat keluar rumah sejenak apalagi di masa libur panjang dan musim hujan saat ini, sebaiknya jangan lupakan tabir surya.

Pasalnya, meski terhalang awan, matahari tetap dapat menembus sampai 90 persen.

“Tabir surya tetap diperlukan di musim hujan. Tabir surya harus tetap dipakai selama ada pajanan sinar matahari. Meskipun terhalang awan, matahari tetap dapat menembus sampai 90 persen,” kata dokter spesialis kulit sekaligus direktur medis di Klinik Dermalogia, Arini Astasari Widodo dalam bincang bersama media melalui pesan elektronik seperti dilansir dari Antara, Sabtu (24/10).

Dokter sekaligus dosen di UKRIDA itu mengingatkan adanya potensi terkena infeksi jamur karena musim hujan cenderung lembap dan membuat jamur bertambah banyak.

Jamur ini seringkali muncul di lokasi lembap dan banyak mengeluarkan keringat seperti kaki, sela paha, rambut, dan ketiak.

Manifestasi dan jenis jamur dapat berbeda-beda. Salah satu yang kini banyak dibicarakan adalah pityrosporum folliculitis atau secara awam dikenal dengan fungal acne.

Jamur ini seringkali muncul pada punggung karena merupakan area yang lembap dan sering berkeringat, terlebih jika menggunakan bahan yang berminyak di punggung seperti minyak pijat.

Waspadai juga alergi suhu dingin, alergi terhadap komponen jamur atau eksim yang dipicu komponen jamur (mold) yang manifestasinya beragam antara lain kurap, kudis, kutu air dan keputihan.

Agar tak terkena masalah jamur, Arini menyarankan untuk mengenakan pakaian yang menyerap keringat, menggantinya setelah berkeringat, dan mandi secara teratur setidaknya dua kali sehari.

Rajinlah mencuci tangan, menghindari berbagi barang pribadi, menjaga kebersihan area bersama, menghindari kelembapan berlebihan dan aktivitas yang memunculkan keringat berlebih.

Lalu, bila terkena jamur, segera mengobatinya dengan krim anti-jamur atau bedak khusus dan jangan menggaruk area tubuh yang gatal.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Tips Mudah Agar Kulit Tidak Kering Selama Berpuasa Ala Dokter Rama
apahabar.com

Gaya

Dorong UMKM di Tengah Pandemi, Instagram Luncurkan Fitur Shopping
apahabar.com

Gaya

Memelihara Kucing Kampung Bukan Kampungan
apahabar.com

Gaya

Waspada Usus Buntu Berbahaya, Ini Gejalanya
apahabar.com

Gaya

Belum Dapat Izin, Kopdargab IMO Kalseltengbar Ditunda
apahabar.com

Gaya

Besok, Festival Kuliner Banjar Digelar
apahabar.com

Gaya

Mengapa Food Court Selalu Menempati Lantai Paling Atas Mal?
apahabar.com

Gaya

Wow! Mobil Urban Listrik UMM Pecahkan Rekor Asia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com