Begal Sadis Mengintai Sopir Travel, Simak Imbauan Tim Macan KalselĀ  Vonis Mati Pembawa Sabu Ratusan Kilo di Tabalong, Terdakwa Langsung Banding Dihantam Covid-19, Pajak Hiburan Kota Banjarmasin 0 Persen! Pembantaian Sekeluarga di Sigi Sulteng, TNI Terjunkan Pasukan Khusus Berjuang untuk Keluarga, Legimin Tetap Semangat Jualan Kerupuk di Tengah Pandemi

Nihil Kasus Baru, Tabalong Malah Masuk Zona Merah Covid-19

- Apahabar.com Minggu, 11 Oktober 2020 - 23:23 WIB

Nihil Kasus Baru, Tabalong Malah Masuk Zona Merah Covid-19

Sudah tiga hari belakangan Satgas Covid-19 Tabalong mengklaim tak ada penambahan kasus baru Covid-19 di daerah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Balangan dan Hulu Sungai Tengah itu. Foto-Istimewa

apahabar.com, TANJUNG – Setelah Banjarmasin berhasil keluar dari zona merah, kini giliran Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Tengah, dan yang terbaru Tabalong.

Ketiganya ditetapkan sebagai daerah berisiko tinggi Covid-19 oleh pemerintah pusat.

Nama Banjarmasin dihapus dari 62 daftar zona merah oleh Satgas Covid-19 Pusat.

Sebagai informasi, zonasi risiko penyebaran Covid-19 berubah setiap pekan.

Bergantung pada skoring penilaian indikator epidemiologi, indikator kesehatan masyarakat, dan indikator pelayanan kesehatan.

Zona hijau sendiri terdiri dari zona tidak terdampak atau zona yang belum mencatatkan kasus positif.

Dan zona tak ada kasus di mana daerahnya tidak mencatat penambahan kasus selama dua pekan berturut-turut.

Update terbaru, dari 62 zona merah kini tersisa 54 daerah. Sementara zona oranye bertambah menjadi 307 kabupaten/kota dari sebelumnya 302 daerah.

Begitu juga dengan zona kuning yang bertambah menjadi 121 kabupaten/kota dari sebelumnya 112 daerah.

Lantas, mengapa Tabalong yang sudah tiga hari tak mencatatkan penambahan kasus baru Covid-19 malah masuk zona merah?

Dari pantauan apahabar.com, peta data sebaran Covid-19 per kecamatan rupanya masih banyak yang merah.

Dari data peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Tabalong, Minggu (11/10) sampai pukul 16.00, dari 12 kecamatan yang ada, 8 kecamatan masih berwarna merah. Sementara dua kecamatan berwarna kuning dan 2 kecamatan berwarna hijau.

Delapan kecamatan yang masih berwarna merah adalah Kecamatan Muara Uya, Jaro, Haruai, Murung Pudak, Tanjung, Tanta, Kelua, dan Muara Harus.

Sementara yang berwarna kuning, Kecamatan Banua Lawas dan Pugaan. Sedangkan yang sudah berwarna hijau adalah Kecamatan Upau dan Bintang Ara.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Tabalong, dr Taufiqurrahman Hamdie mengatakan meski Tabalong nol pasien positif Covid-19 tidak serta merta peta data sebaran Corona berubah hijau semuanya.

“Untuk menjadikan peta data sebaran hijau di semua kecamatan, kita masih menunggu 14 hari mulai nol positif lalu,” jelasnya.

Bila dalam waktu 14 hari tidak ada lagi yang terkonfirmasi positif, maka warna merah di data peta sebaran Covid-19 di Tabalong akan otomatis hijau.

“Kalau nol positifnya nya sudah bertahan 14 hari baru merahnya hilang,” katanya kepada apahabar.com, malam tadi.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pelajar NU Gelar Latihan Kader Muda se-Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Komisi II DPRD Kotabaru Kawal Proyek Pasar di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Curah Hujan Tinggi, BPBD Kalsel Siaga Banjir
apahabar.com

Kalsel

Letkol Arm Siswo Budiarto: Jangan Paksa Buka Pesantren
apahabar.com

Kalsel

Segera Bangun Gedung Parkir Kawasan Pasar
apahabar.com

Kalsel

Keterbatasan Anggaran, KPID Kalsel Kurangi Tenaga Honorer

Kalsel

VIDEO: Anggota Dewan Tebar Simpati di Kebakaran Alalak Selatan
apahabar.com

Kalsel

2 Rumah di Pekapuran Laut Terbakar, Simak Cerita Korban
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com