Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

OKI: Kasus Karikatur Nabi Bisa Rusak Hubungan Islam dan Prancis

- Apahabar.com Sabtu, 24 Oktober 2020 - 15:52 WIB

OKI: Kasus Karikatur Nabi Bisa Rusak Hubungan Islam dan Prancis

Ilustrasi Organisasi Kerja Sama Islam. Foto-tirto.id/Nauval

apahabar.com, JAKARTA – Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menyebut kasus pelecehan agama oleh Charlie Hebdo, lewat penerbitan ulang karikatur Nabi Muhammad, dapat memperkeruh bahkan merusak hubungan umat Islam dengan Prancis.

Menurut OKI, pernyataan sejumlah politisi Prancis yang membenarkan penerbitan karikatur nabi, serta menghubungkan aksi teror dengan ajaran Islam, dapat merusak hubungan umat antarberagama.

“Sekretariat Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) telah mengikuti aksi penerbitan karikatur satire yang memperlihatkan sosok Nabi Muhammad, (kami, red) takjub mengetahui adanya penilaian yang tidak diharapkan dari sejumlah politisi tertentu di Prancis, mengingat pemikiran demikian dapat mengancam hubungan Muslim dan rakyat Prancis, meningkatkan kebencian antarsesama, dan hanya menjadi komoditas politik kelompok tertentu,” kata OKI dalam pernyataan tertulisnya yang diterima di Jakarta seperti dilansir dari Antara, Sabtu (24/10).

OKI mengingatkan seluruh pihak bahwa aksi pidana yang mengorbankan Paty tidak dapat dihubungkan dengan ajaran Islam.

“Kami berusaha mengingatkan tidak ada hubungan antara kejahatan mengerikan ini dari Islam dan nilai-nilai welas asih yang diajarkan. (Kami, red) menilai insiden itu merupakan aksi teror yang dilakukan oleh individu atau kelompok teroris tertentu yang harus dihukum sesuai dengan aturan perundang-undangan,” terang OKI sebagaimana tertulis dalam pernyataan yang dibuat di Jeddah, Arab Saudi.

Organisasi lintas negara itu kembali menegaskan tidak ada kaitannya Islam, Muslim, dengan terorisme.

Charlie Hebdo, tabloid satire mingguan Prancis, bulan lalu kembali menerbitkan karikatur kontroversial Nabi Muhammad.

Karikatur itu pun ditunjukkan kepada sejumlah siswa di Prancis oleh Samuel Paty, seorang guru berusia 47 tahun.

Namun setelah kegiatan itu, Paty tewas dibunuh di daerah pemukiman pinggir kota di Paris, Conflans-Sainte-Honorine, pada 16 Oktober 2020.

Pelaku pembunuhan merupakan seorang pemuda berusia 18 tahun kelahiran Rusia dan keturunan etnis Chechen, Abdoullakh Abouyedovich Anzorov.

Anzorov, beberapa menit kemudian, juga tewas tertembak oleh polisi di tempat kejadian.

“Kami mengecam seluruh tindakan teror yang mengatasnamakan agama, dan Sekretariat Jenderal OKI juga telah mengecam pembunuhan sadis terhadap seorang warga Prancis, Samuel Paty,” sebut OKI.

Namun, OKI berharap insiden tersebut tidak jadi alasan bagi sejumlah pihak untuk membenarkan aksi pelecehan terhadap agama apa pun yang dilakukan atas alasan kebebasan berekspresi.

Tidak lama setelah Paty tewas, gambar karikatur Nabi Muhammad yang diterbitkan Hebdo diproyeksikan ke beberapa gedung pemerintah di Prancis, di antaranya balai kota di Montpellier dan Toulouse selama beberapa jam minggu ini.

Aksi itu dilakukan pejabat kota setempat sebagai simbol perlawanan terhadap aksi teror di Prancis.

Menurut OKI, seluruh pihak sebaiknya bersama-sama meninjau kembali kebijakan anti Muslim yang diskriminatif, serta menghindari aksi-aksi provokatif yang dapat melukai perasaan lebih dari satu miliar umat Islam di seluruh dunia.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Pendidikan, Jalan Tengah Mengatasi Ekstremisme
Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 24 April, Lebaran 24 Mei 2020

Habar

Simak Fatwa Muhammadiyah Soal Salat Tenaga Medis Covid-19
apahabar.com

Habar

Ternyata Ini Alasan Ulama Afrika Hadiri Haul Guru Sekumpul
apahabar.com

Habar

Peringatan Maulid Nabi, Muhammadiyah Ajak Teladani Kehidupan Rasulullah SAW
apahabar.com

Habar

Jelang haul Sekumpul ke-14, Dinas Kesehatan Bantu Perlengkapan “Keamanan”
apahabar.com

Habar

Penting! Biddokkes Polda Kalsel Berikan Tips untuk Jemaah Haul Guru Sekumpul
apahabar.com

Habar

Diiringi Azan, 325 CJH HST Diberangkatkan ke Madinah
apahabar.com

Habar

6 Orang Ini Boleh Buka Puasa di Siang Hari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com