Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

Omnibus Law RUU Cipta Kerja Sah Jadi UU, Buruh di Kalsel Bereaksi

- Apahabar.com Selasa, 6 Oktober 2020 - 09:55 WIB

Omnibus Law RUU Cipta Kerja Sah Jadi UU, Buruh di Kalsel Bereaksi

Aksi buruh menentang Omnibus Law RUU Cipta Kerja jadi UU di DPRD Kalsel beberapa waktu lalu. Foto-dok/apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Omnibus Law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja resmi disahkan menjadi Undang Undang (UU) pada rapat paripurna DPRD, Senin (05/10). Lantas bagaimana sikap buruh di Kalimantan Selatan (Kalsel)?

Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FPSMI) Kalsel, Yoeyoen Indharto di Banjarmasin mewanti wanti para buruh tak akan tinggal diam.

Untuk itu, buruh akan bertindak untuk mencabut UU yang disahkan melalui rapat paripurna tersebut.

Namun buruh di Kalsel harus menunggu intruksi dari sejumlah aliansi buruh di pusat. Di antaranya seperti, KSPSAI AGN, FSPMI, KSPI, dan KSBSI.

“Kita akan sikapi dengan menunggu instruksi dari pimpinan pusat masing-masing,” ujar Yoeyoen.

Yoeyoen mengungkapkan bakal menggelar aksi di Banjarmasin.

Titik lokasi unjuk rasa digelar di DPRD Provinsi Kalsel. Dengan jumlah massa berkisar antara 1.000 hingga 1.500 orang.

Jikapun tak bisa, Yoeyoen segera mencari jalan keluar untuk perwakilan masing-masing serikat buruh yang ada dalam aliansi PBB diberangkatkan untuk mengikuti aksi unjuk rasa ke pusat.

“Masing-masing sepuluh orang. Jadi totalnya tiga puluh orang yang berangkat,” ucap Yoeyoen.

Menurutnya, aksi unjuk rasa itu begitu sangat penting karena menyangkut nasib masyarakat Indonesia.

“Ini juga tanggung jawab moral kami sebagai pemimpin buruh di daerah,” pungkas Yoeyoen.

Sebelumnya, Omnibus Law RUU Cipta Kerja (RUU Ciptaker) telah disahkan menjadi Undang Undang oleh DPR RI Senin.

Pengesahan RUU Ciptaker ditetapkan dalam Rapat Paripurna yang dimulai pada pukul 15.00 WIB, kemarin.

Rapat paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin.

Adapun pembahasan RUU Ciptaker ini semula menjadi agenda keempat, namun dimajukan menjadi agenda kedua.

Dalam rapat tersebut, ada 6 Fraksi yang menyetujui RUU Ciptaker. Ke-6 fraksi tersebut yakni PDI Perjuangan, Golkar, Gerindra, Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan.

Editor: Zainal - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Arutmin Gelar Donor Darah di Islamic Center Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Kasus Pencabulan di Ponpes Limpasu HST Sempat Ditutup-tutupi
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Diperkirakan Hujan Lebat
apahabar.com

Kalsel

Pengawasan Gudang Penyimpanan Logistik Pemilu Diperketat

Kalsel

Kebakaran di Banjarmasin Tengah, Bengkel Velg dan Gudang Karpet Dilahap Api
apahabar.com

Kalsel

Syafruddin: HUT PDIP Bukan Arena Kampanye Caleg
apahabar.com

Kalsel

Viral Maling Berhijab Terekam CCTV di Banjarmasin, Simak Penjelasan Polisi
apahabar.com

Kalsel

Dianggap Ganggu Pengguna Jalan, Belasan Badut di Kotabaru Ditertibkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com