Nah Lho.. Anggota DPRD Kalsel Terjaring Jam Malam di Banjarmasin Yang Terjadi Jika MK Menerima Permohonan AnandaMu… Saat Banjarmasin Berlakukan Jam Malam: Lampu-Lampu Dimatikan, ‘Jalur Tikus’ Dijaga Ketat 3 Pelajar Banjarmasin Raih Juara Lomba Baca Berita, Salah Satunya dari SMP Almazaya Maksimalkan Penyekatan, Kalsel Tutup Semua Jalur Mudik Provinsi-Kabupaten

Operasi Yustisi di HST, Polisi Amankan Pemuda Mandingin yang Bawa Sajam

- Apahabar.com Jumat, 23 Oktober 2020 - 10:31 WIB

Operasi Yustisi di HST, Polisi Amankan Pemuda Mandingin yang Bawa Sajam

Pelaku dan barang bukti sajam diamankan di Mapolres HST. Foto Husaini for apahabar.com

apahabar.com, BARABAI – Anggota Polres Hulu Sungai Tengah (HST) mengamankan seorang pemuda yang melakukan tindak pidana saat operasi yustisi pada Kamis (22/10) malam.

Adalah HRF (18) warga Jalan Merdeka, Desa Mandingin RT 10, Kecamatan Barabai. Dia tertangkap tangan membawa senjata tajam (sajam).

Kapolres AKBP Danang Widaryanto melalui Ps Paur Subag Humas Polres HST, Aipda M Husaini menyebutkan HRF diamankan anggota pada pukul 22.00.

“Anggota saat itu tengah melaksanakan PAM operasi yustisi di Jalan Ir PHM Noor Kelurahan Barabai Utara,” kata Husaini pada apahabar.com, Jumat (23/10) pagi.

Tepat di simpang empat jalan tadi, lanjut Husaini, anggota polres melihat 3 laki-laki berboncengan tiga dengan sebuah motor.

Lantaran salah satunya tak menggunakan masker, anggota pun memberhentikan laju kendaraan mereka.

Anggota, kata Husaini curiga dengan salah satu rekannya lagi. Gerak-gerik HRF disebut mencurigakan.

Benar saja saat diperiksa, HRF membawa sebilah senjata tajam (sajam) dengan panjang besi 44 centimeter, lebar besi 3 centimeter.

Sajam ini bersarung kayu dengan panjang 47 centimeter dan hulunya sepanjang 14,5 centimter.

Sajam jenis parang itu terselip di pinggang belakang bagian tubuh HRF.

“Setelah ditanyai dan dimintai oleh petugas, tentang izin kepemilikan dan izin membawa sajam, pemuda ini tidak bisa menunjukan izin alias memang tidak memiliki izin,” terang Husaini.

Jelas HRF melanggar Pasal 12 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Sebab sajam yang dibawanya tanpa ijin serta tidak ada hubungan dengan pekerjaannya sehari-hari.

Selain itu tindakan HRF dinilai bisa menggangu Kamtibmas.

“HRF dan barang bukti diamankan ke Polres HST untuk proses hukum selanjutnya,” tutup Husaini.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mayat Orok di Septic Tank Fave Hotel Banjarbaru, Polisi Turun Tangan
apahabar.com

Kalsel

Geger Buaya Ompong di Sebamban, Satu Diduga Masih Berkeliaran
apahabar.com

Kalsel

Bantah Prostitusi Online Marak, Pemkot Banjarmasin: Kami Belum Temukan
apahabar.com

Kalsel

Warga Positif Covid-19, KTB Komplek Swadarma Lestari Siapkan Rumah Isolasi
apahabar.com

Kalsel

Paman Birin Kembalikan Berkas Pencalonan, PKS: Tunggu Keputusan Pusat
apahabar.com

Kalsel

Dinkes Banjarbaru Gencar Tekan Penularan Hepatitis A
apahabar.com

Kalsel

Pasien Positif Covid-19 di Tanbu Kembali Bertambah, Kini Totalnya 439 Orang
apahabar.com

Kalsel

Polres Tala Kembali Distribusikan Paket Bapok dan Masker
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com