MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel Tersetrum, Petugas PLN di Kandangan Nyangkut di Tiang Listrik Angin Puting Beliung Ngamuk, Puluhan Rumah di Banjar Poran Poranda Pak Jokowi, Kawasan Industri Jorong Tanah Laut Butuh Investor Baru! Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem

Optimisme Terhadap Stimulus AS, Rupiah Awal Pekan Berpeluang Menguat

- Apahabar.com Senin, 19 Oktober 2020 - 12:24 WIB

Optimisme Terhadap Stimulus AS, Rupiah Awal Pekan Berpeluang Menguat

Ilustrasi rupiah dan dolar AS. Foto-BeritaSatu/Mohammad Defrizal

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan berpeluang menguat.

Optimisme pasar terhadap kemajuan pembahasan stimulus lanjutan di Amerika Serikat AS membuka peluang penguatan rupiah.

Rupiah Senin (19/10) pagi dibuka menguat 23 poin atau 0,15 persen menjadi Rp14.675 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.698 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, mengatakan, awal pekan ini pasar dibuka dengan sentimen positif yang mendorong penguatan harga aset berisiko.

“Pasar merespon positif optimisme dari Ketua DPR AS Nancy Pelosi bahwa stimulus fiskal AS bisa diluncurkan sebelum pemilu,” ujar Ariston di Jakarta seperti dilansir dari Antara, Senin.

Sentimen positif, lanjutnya, juga mungkin datang dari optimisme data PDB China kuartal ketiga akan lebih bagus dari data sebelumnya.

Menurut Ariston, sentimen eksternal tersebut bisa membantu penguatan rupiah hari ini.

“Sementara dari dalam negeri, kondisi yang masih terkendali pasca ketok palu omnimbus law juga bisa memberi sentimen positif ke pasar,” kata Ariston.

Ariston memperkirakan hari ini rupiah bergerak di kisaran Rp14.600 per dolar AS hingga Rp14.750 per dolar AS.

Pada Jumat (16/10) lalu, rupiah ditutup melemah 8 poin atau 0,05 persen menjadi Rp14.698 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.690 per dolar AS.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Wow, Ini Pendapatan Youtube dari Iklan Sepanjang 2019
apahabar.com

Ekbis

Asperindo Kalsel Batasi Pengiriman Lewat Udara
apahabar.com

Ekbis

Harga Karet Anjlok, Sebagian Warga Nupang Nuding Bercocok Tanam
apahabar.com

Ekbis

Kekhawatiran Lonjakan Kedua Covid-19, Harga Emas Naik, Dolar AS Melemah

Ekbis

IHSG Ditutup Turun Tipis, di Tengah Pasar Menanti Stimulus AS
apahabar.com

Ekbis

Saham China Melemah, Hong Kong Dibuka Lebih Tinggi
apahabar.com

Ekbis

Sempat Menguat, Saham China Turun Rabu Pagi Ini
apahabar.com

Ekbis

Tak Cuma Riau, Kaltim Juga Jadi Lokasi Pengembangan Kurma
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com