Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan

Pakan Sagu Nusantara 2020, Kabupaten Tapin Bakal Kembangkan Produk Olahan Sagu

- Apahabar.com     Selasa, 20 Oktober 2020 - 16:12 WITA

Pakan Sagu Nusantara 2020, Kabupaten Tapin Bakal Kembangkan Produk Olahan Sagu

Sekretaris Daerah Kabupaten Tapin, H Masyraniansyah saat mencicipi olahan produk makanan dari bahan sagu di depan kantor dinas Pertanian Tapin. Foto-apahabar.com

apahabar.com, RANTAU – Pemerintah Kabupaten Tapin bakal mengembangkan produk olahan pangan dari tanaman rumbia, mengingat pohon tersebut banyak tumbuh di wilayahnya.

Di Tapin sejak dulu olahan pangan dari pohon bernama latin Metroxylon itu diolah jadi aneka kue seperti pais sagu, bubur gunting sagu, kue sagu kering, babungku sagu dan lainnya.

Rumbia banyak tumbuh di daerah rawa atau bantaran sungai besar di daerah Kecamatan Bakarangan, Candi Laras Utara dan Candi Laras Utara.

“Olahan sagu ini bisa dijual di toko toko, nanti kami bikinkan regulasinya,” ujar Sekretaris Kabupaten Tapin, H Masyraniansyah, pada peringatan Pakan Sagu Nusantara 2020 di kantor Dinas Pertanian Tapin, Selasa (20/10).

H. Masyraniansyah mengharapkan, kuliner dari sagu itu bisa tetap lestari.

“Ibarat kata, tanah kita tanah surga. Tanaman apapun tumbuh subur ditempat kita. Olahan sagu harus ditingkatkan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Tapin, Wagimin menambahkan bahwa hasil olahan pangan dari pohon rumbia itu sampai saat ini bernilai ekonomis di masyarakat.

“Tepung sagu dari pohon rumbia itu biasa dikirimkan ke daerah Pulau Jawa oleh masyarakat,” kata Wagimin.

Kata Wagimin, saat ini pembuatan dan lainnya lahir dari masyarakat. Untuk alat olahan produksi itu dari Dinas Pertanian.

“Ke depan akan kita awasi potensi yang dapat menghilangkan wilayah media tanam rumbia. Misalnya alih fungsi lahan menjadi perkebunan kelapa sawit dan pembangunan,” ujarnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kantor Imigrasi Perketat Pengawasan, TKI Ilegal Bisa Diancam Penjara serta Denda Rp1 Miliar
Banjir Kalsel

Kalsel

Terus Mengalir, Giliran HIPMI Tapin Bantu Korban Banjir Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Kembali Patah, Portal Jembatan Alalak II Akan Dibikin Lebih Kuat

Kalsel

Ambrol! Bangunan Setengah Jadi di Sultan Adam Banjarmasin Digulung Angin Kencang
apahabar.com

Kalsel

Lebih Ringkas, Motor Pemadam dari Polsek Cerbon Langsung Tarik Perhatian
apahabar.com

Kalsel

Mencopet di Pasar Sungai Gampa, Pria Pendatang Nyaris Digebuki Warga
apahabar.com

Kalsel

Pasukan Kuning di Kotabaru Bakal Dicek Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Berkaca dari Kasus Randi, Kapolda Kalsel Siap Persuasif Sikapi Demo
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com