Klaim Adaro Reklamasi Lebih 100 Persen Lubang Tambang Dipertanyakan Jadi Sekolah Unggulan, Intip Sederet Program Almazaya Islamic School Banjarmasin Resmi, Gugatan Anandamu Tunda Kemenangan Ibnu-Ariffin di Pilwali Banjarmasin Tidak Mau Diisolasi di Palembang, 2 Peserta PTQ asal Kalteng Kabur Tak Buat Bingung, Dewan Kalsel Minta Informasi Satu Pintu Soal Aktivitas Mudik

Pastikan Ekspor Benih Lobster Sesuai Regulasi, KKP Sidak di Beberapa Lokasi Penampungan

- Apahabar.com Kamis, 29 Oktober 2020 - 12:54 WIB

Pastikan Ekspor Benih Lobster Sesuai Regulasi, KKP Sidak di Beberapa Lokasi Penampungan

ilustrasi Sember: antara

apahabar.com, JAKARTA – Memastikan ekspor Benih Bening Lobster (BBL) dilaksanakan sesuai regulasi yang berlaku, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa lokasi penampungan BBL di wilayah Tangerang, Banten.

“Kami ingin memastikan apakah semua standard operating procedure (SOP) dan aturan main terkait ekspor BBL dilaksanakan dan dipatuhi oleh pelaku usaha,” kata Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Tb Haeru Rahayu, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis (29/10).

Menurut Dirjen yang akrab dipanggil Tebe ini, sidak dilakukan guna memastikan bahwa keran ekspor BBL yang sudah dibuka oleh KKP dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam sidak yang dilaksanakan di PT. Dua Putra Perkasa dan PT. Mina Jaya Wysia pada 28 Oktober 2020, Dirjen PSDKP dan Plt. Dirjen Perikanan Tangkap Muhammad Zaini melakukan pemeriksaan terhadap BBL yang ditampung di fasilitas milik kedua perusahaan tersebut.

Selain itu, dalam sidak tersebut juga diperiksa terkait kesesuaian jumlah BBL yang akan diekspor tersebut juga dicek oleh aparat KKP.

Meskipun tidak menemukan adanya indikasi pelanggaran pada saat sidak tersebut, Tebe memastikan bahwa pengawasan terhadap tata kelola lobster akan semakin diintensifkan untuk mengantisipasi potensi pelanggaran maupun kecurangan.

Hal senada juga disampaikan oleh Muhammad Zaini yang menyatakan pentingnya melihat implementasi tata niaga lobster di lapangan.

“Kami akan menelusuri ke lapangan, bagaimana implementasi tata niaga lobster ini termasuk sampai pada nelayan yang menangkap BBL,” ujar Zaini.

Pemanfaatan lobster telah diatur melalui Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor: 12/PERMEN-KP/2020. Dengan peraturan tersebut, Menteri Edhy Prabowo berharap pemanfaatan lobster dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan, meningkatkan geliat usaha budidaya, sekaligus menambah pendapatan negara dengan tetap mempertimbangkan aspek-aspek keberlanjutan baik dari sisi ekologi, sosial maupun ekonomi.

Sebelumnya terkait lobster, Kepala Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan KKP Sjarief Widjaja menyebut bahwa aktivitas pelepasliaran lobster yang digalakkan KKP dapat membuat sejumlah kawasan perairan menjadi penuh dengan komoditas lobster tersebut.

“Hasilnya luar biasa. Daerah yang tadinya tidak ada lobster, jadi penghasil lobster. Yang tadinya tidak ada lobster, sekarang jadi penuh dengan lobster, dan akhirnya menjadi mata pencaharian bagi masyarakat. Nah ini suatu langkah maju dari kita semua,” kata Sjarief Widjaja.

Menurut Sjarief, pelepasliaran biota laut termasuk lobster tersebut bukan yang pertama kali, namun sudah sering KKP lakukan di berbagai wilayah Indonesia.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Imlek 2019, Angin Segar untuk Pria Jomlo
Subsidi Upah

Nasional

Cair! Bantuan Subsidi Upah Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non-PNS Mulai Disalurkan
apahabar.com

Nasional

Mensesneg Pastikan Jokowi Hadiri HPN 2020 di Banjarmasin
apahabar.com

Nasional

Ketua KPU Bicara Alasan Pemilihan Kotak Kardus Ketimbang Aluminium
apahabar.com

Nasional

Ibu Kota Mulai Terkepung Asap, Kalsel Siaga Bencana
apahabar.com

Nasional

Doa untuk HPN 2020 di Kalsel, PWI Gelar Salat Hajat

Nasional

Masa Kampanye, Bawaslu Keluarkan 233 Surat Peringatan
apahabar.com

Nasional

Dapat Penghargaan dari Presiden, Fahri Hamzah Sebut Saatnya Pelihara Persatuan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com