Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Pelajar Ikut Demo Omnibus Law Banjarmasin, Kapolda: Tindak Tegas Dalangnya

- Apahabar.com Kamis, 15 Oktober 2020 - 15:26 WIB

Pelajar Ikut Demo Omnibus Law Banjarmasin, Kapolda: Tindak Tegas Dalangnya

Sejumlah pelajar diamankan petugas terkait aksi demo omnibus law jilid II di Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Nico Afinta menegaskan pelibatan anak sekolah atau pelajar dalam aksi unjuk rasa melanggar aturan. Pihaknya siap menindak tegas.

“Jika ada pihak-pihak yang memanfaatkan anak sekolah ikut demo, tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku karena jelas tidak dibenarkan,” ucap Nico di Banjarmasin, Kamis (15/10) dilansir Antara.

Menurut Kapolda, sejumlah aturan jelas melarang pelajar. Apalagi kategori anak di bawah umur.

Aturan dimaksud yakni Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak hingga Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pencegahan Keterlibatan Peserta Didik Dalam Aksi Unjuk Rasa Berpotensi Kekerasan.

Nico memastikan tak menolerir siapa pun yang mencoba menggerakkan anak sekolah dalam aksi menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) di depan DPRD Kalsel yang tengah berlangsung.

Dia berharap, orang tua dan guru dapat memberikan pengertian kepada siswa bahwa gerakan massa saat ini belum saatnya dilakukan oleh siswa karena masih masuk kategori anak dan rawan dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Kami TNI-Polri siap mengawal dan mengamankan aksi penyampaian aspirasi adik-adik mahasiswa sepanjang tak melanggar aturan hukum. Kepada guru dan orangtua diharapkan dapat mengawasi anaknya agar tak terlibat unjuk rasa,” tandas jenderal bintang dua itu didampingi Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Yusuf Effendi juga telah menerbitkan Surat Edaran tentang Larangan Keterlibatan Peserta Didik Dalam Aksi Unjuk Rasa Berpotensi Kekerasan.

Yusuf meminta kepala sekolah dan guru melakukan langkah-langkah pencegahan. Pihak sekolah harus memastikan peserta didik tidak terlibat dalam aksi unjuk rasa yang berpotensi pada tindak kekerasan, kekacauan dan pengrusakan. Bagi pelajar yang terlibat, maka diberikan sanksi sesuai tata tertib sekolah.

Diwartakan sebelumnya, pihak keamanan mengamankan sejumlah pelajar dalam aksi demonstrasi menolak Undang-Undang (UU) Cipta Kerja di Sekretariat DPRD Kalsel, Kamis (15/10) siang.

Sejumlah pelajar itu diduga ingin menyelinap masuk ke barisan ribuan massa yang didominasi kalangan mahasiswa.

Mereka beraksi senyap saat ribuan massa melakukan longmarch dari Taman Kamboja di Jalan Anang Adenansi menuju Sekretariat DPRD Kalsel di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin. Sayang, aksinya lebih dulu kepergok sejumlah polisi berpakaian sipil.

“Kami masih pelajar mang,” ucap salah seorang pelajar yang diamankan tim keamanan kepada apahabar.com.

Pelajar tersebut mengaku sesekali ingin mengikuti aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja.

“Sesekali ikut mang,” lanjut pelajar tersebut.

Berdasarkan pantauan apahabar.com di lapangan, tampak salah seorang pelajar membawa bendera merah putih.

Mereka langsung diamankan dan ditempatkan khusus di depan Indomaret di Jalan Anang Adenansi Banjarmasin untuk segera dikembalikan ke orang tuanya masing-masing.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Qinfa

Kalsel

Lewat Bawah Tanah, PT Qinfa Siap Menambang di Sungai Durian Kotabaru
PMI

Kalsel

SK Terbit, PMI Tabalong Dapat Izin Dirikan Unit Donor Darah
Vaksin

Kalsel

Keputusan Halal Haram Vaksin Covid-19 Sinovac di Tangan MUI Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

BMKG Lihat Hujan Lokal 3 Wilayah
apahabar.com

Kalsel

Sekda Tala ‘Dicopot’, Sukamta Merasa Berat
apahabar.com

Kalsel

PDP-Tracking GTPP Tambah Daftar Warga Kalsel Terjangkit Covid-19

Kalsel

Puluhan Desa di Banjar Masih Blank Spot, Sekolah Terpaksa Tatap Muka
apahabar.com

Kalsel

Paman Birin Malu-Malu Diajak Nyanyi Cita Citata
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com