Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan

Pemprov Kalsel Usul Pengangkatan Tenaga Harian Lepas Penyuluh Pertanian

- Apahabar.com     Senin, 19 Oktober 2020 - 23:00 WITA

Pemprov Kalsel Usul Pengangkatan Tenaga Harian Lepas Penyuluh Pertanian

Rapat Kerja Wilayah DPW Perhiptani Kalsel 2020 di Hotel Banjarmasin Internasional (HBI), Senin (19/10) sore. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengusulkan pengangkatan Tenaga Harian Lepas-Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (TBPP).

Kepala Dinas Tanangan Pangan dan Holtikultura (TPH) Kalsel, Syamsir Rahman berharap usulan itu segera ditindak.

“Nanti THL yang ada ini akan diperhatikan. Saya minta secepatnya waktu Menteri datang ke Kalsel belum lama ini. Paling tidak tahun depan ada pengangkatan,” ucap Syamsir Rahman di sela Rapat Kerja Wilayah DPW Perhiptani Kalsel 2020 di Hotel Banjarmasin Internasional (HBI), Senin (19/10) sore.

Pengangkatan ini menyusul bakal dibukanya formasi CPNS untuk penyuluh pertanian pada 2021 mendatang.

Dibeberkannya, penyuluh pertanian di Kalsel saat ini membawahi sekitar 4-5 TKPP (tenaga kerja penyuluh pertanian) wilayah kerja.

Sementara itu, banyak para penyuluh tani yang sudah berusia lanjut dan tidak paham teknologi.

Diharapkan dengan adanya tenaga harian lepas TBPP itu dapat membantu petani Kalsel.

“Penyuluh itu ujung tombak, pendamping para petani. Untuk itu, kita tetap menyurati lewat Perhiptani,” ujar Syamsir.

apahabar.com

Kadis TPH Kalsel, Syamsir Rahman (tengah) didampingi Ketua DPW Perhiptani Kalsel, Sumedi dan Kadisbunnak Kalsel, Suparmi. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

Sesuai instruksi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, penyuluh pertanian dituntut mampu menjalankan program Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostratani).

“Sementara, penyuluh-penyuluh kita yang ada sudah tua dan gaptek (gagap teknologi). Padahal dibutuhkan mekanisme digital, ini yang harus kita perbaiki semua,” bebernya.

Sebagai informasi, rapat kerja dibuka oleh Gubernur Kalsel yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Syaiful Ashari.

Lalu dihadiri pula Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel, Suparmi dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Suparno.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ganasnya Kebakaran di Banjarmasin; 89 Rumah Hangus, 367 Jiwa Mengungsi
apahabar.com

Kalsel

Sosok Bripka Leo, Polisi yang Gugur Saat Penyerangan di Polsek Daha Selatan
Mualaf

Kalsel

Alhamdulillah, Akhirnya Komunitas Mualaf Meratus HST Punya Masjid Luas
apahabar.com

Kalsel

Diteriaki, Mahasiswi Penabrak Lari di Banjarmasin Ingin Kabur ke Mapolda
apahabar.com

Kalsel

Paripurna Sore Ini, Bupati Balangan Abdul Hadi Sampaikan Pidato Perdana
Kadis

Kalsel

Eks Kadis Kotabaru Tersangka Korupsi Dikabarkan Wafat, Cek Faktanya
apahabar.com

Kalsel

Kabar Baik, Realisasi PAD Banjarmasin Capai 84 persen
apahabar.com

Kalsel

Duh, Pemko Banjarmasin Belum Juga Usulkan CPNS 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com