Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Pengakuan Pesinetron Dari Jendela SMP ke Polisi, Beli Sabu Demi Kurusin Badan

- Apahabar.com Senin, 19 Oktober 2020 - 23:45 WIB

Pengakuan Pesinetron Dari Jendela SMP ke Polisi, Beli Sabu Demi Kurusin Badan

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus perlihatkan barang bukti narkoba kasus RR dalam ekspos kasus di Mako Polda Metro Jaya, Senin (19/10). Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Pesinetron Dari Jendela SMP, berinisial RR memberikan pengakuan terhadap polisi usai ditangkap karena kasus narkoba.

RR mengaku sudah lima kali membeli narkotika jenis sabu-sabu saat diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

“Kemudian dari hasil interogasi yang bersangkutan sudah lama membeli dan pengakuannya dia sudah beli lima kali di orang berbeda. Kami masih dalami terus pemasok lainnya,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Mako Polda Metro Jaya, Senin.

Saat diperiksa lebih lanjut oleh penyidik, RR mengaku membeli sabu-sabu untuk menguruskan badan. “Keterangan awal untuk membuat badannya kurus,” kata Yusri.

Yusri pun menegaskan tidak ada satupun alasan yang membenarkan penyalahgunaan narkoba dan pihaknya tidak akan segan menindak segala jenis penyalahgunaan narkoba.

“Ini kita kenakan Pasal 114 KUHP ayat 1 sub 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” kata Yusri.

Dalam pasal tersebut, pelanggar yang menyalahgunakan narkoba akan diganjar dengan hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun.

Yusri juga mengatakan saat ini RR telah ditahan oleh Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum.

Yusri mengatakan RR diringkus petugas
pada 15 Oktober 2020 sekitar pukul 18.30 WIB dan saat digeledah polisi menemukan barang sabu seberat 0,4 gram beserta alat hisapnya.

“Dari tangan tersangka, tim mengamankan 0,4 gram sabu tiga klip dan alat hisap,” katanya.

Menurut pengakuan RR dia membeli sabu-sabu tersebut seharga RP400 ribu dari seseorang yang berinisial P.

Kemudian saat dilakukan tes urine, hasilnya membuktikan RR positif mengonsumsi methamphetamine atau sabu-sabu.

Lebih lanjut Yusri mengatakan penyidik Polda Metro Jaya tidak menghadirkan RR dalam ekspos kasus yang digelar di Gedung Ditresnarkoba Polda Metro Jaya lantaran yang bersangkutan masih di bawah umur.

“Kenapa saya tidak hadirkan di sini? Karena yang bersangkutan masih 17 tahun lebih, makanya nanti ada pendampingan karena ini anak di bawah umur,” tandas Yusri.

Editor: Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Polisi Periksa Kejiwaan Si Pembanting Motor
apahabar.com

Nasional

Jokowi Turut Berduka atas Kewafatan Ustaz Arifin Ilham
apahabar.com

Nasional

Wakili Kalsel di Ajang Puteri Indonesia 2019, Mahasiswi ULM Mohon Doa
apahabar.com

Nasional

Pertemuan Ketum JMSI dan KPK, Seirama Berantas Korupsi
apahabar.com

Nasional

Jadi Pembicara di Safari Jurnalistik PWI, Budiono Darsono Bicara Pentingnya Kompetensi Perusahaan Media
apahabar.com

Nasional

Kemenhukum Kawal Proses Hukum Tragedi Limpasu HST

Nasional

VIDEO: Geram Dengan UU KPK, Hacker Indonesia Serang Situs Resmi Kemendagri
apahabar.com

Nasional

Dukung Pemindahan Ibukota, Akademisi Sebut 7 Alasan Kalsel Layak Dipilih
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com