BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Pengamat: Masyarakat Bisa Patuhi Protokol Kesehatan di Pilkada Serentak 2020

- Apahabar.com Jumat, 30 Oktober 2020 - 09:29 WIB

Pengamat: Masyarakat Bisa Patuhi Protokol Kesehatan di Pilkada Serentak 2020

Ilustrasi: Foto-Berita Satu.com

apahabar.com, BOGOR – Masyarakat dinilai bisa mematuhi protokol kesehatan pada Pilkada Serentak 2020.

“Saya percaya, masyarakat bisa mematuhi aturan untuk menerapkan protokol kesehatan, asalkan terus diingatkan,” kata Analis politik, Pangi Syarwi Chaniago, dilansir dari Antara, Jumat (30/10).

Menurut Pangi Syarwi Chaniago, pemerintah terutama penyelenggara pemilu, harus terus mengingatkan masyarakat, agar mematuhi protokol kesehatan, sehingga pelaksanaan Pilkada Serentak pada 9 Desember mendatang, berjalan lancar dan memenuhi aturan protokol kesehatan.

Pangi Syarwi menyarankan pemerintah jangan bosan untuk terus mengingatkan masyarakat mematuhi protokol kesehatan, pada semua kegiatan tahapan Pilkada yang melibatkan masyarakat, misalnya kampanye.

Pangi menegaskan protokol kesehatan harus terus diterapkan pada semua tahapan pilkada serentak tahun 2000 guna mencegah penyebaran Covid-19.

Pangi khawatir jika masyarakat tidak disiplin dan tidak menerapkan protokol kesehatan, penyebaran Covid-19 akan meningkat lagi.

Pilkada serentak tahun 2020 akan dilaksanakan secara serentak di 270 daerah pada 9 Desember mendatang.

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 tahun 2020 mengatur tahapan kampanye pilkada serentak tahun 2020, yakni pada 26 September hingga 5 Desember 2020.

Rinciannya adalah;
1. Pertemuan terbatas, tatap muka, dan dialog, penyebaran bahan kampanye, pemasangan alat peraga kampanye (APK) dan kegiatan lainnya (26 September – 5 Desember 2020)
2. Debat publik/terbuka antar pasangan calon (26 September – 5 Desember 2020)
3. Kampanye melalui media massa, cetak, dan elektronik (22 November – 5 Desember 2020)
4. Masa tenang dan pembersihan alat peraga kampanye (6 – 8 Desember 2020).

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Nasional

Siap-Siap Cek ATM, Subsidi Gaji Rp 1,2 Juta Cair Lagi
apahabar.com

Nasional

Edo TS Meninggal, Baim Wong Sempat Tak Percaya

Nasional

Pejuang Demokrasi Berguguran, Abdul Hadi Embuskan Napas Terakhir di RSUD Ulin
apahabar.com

Nasional

Kiai Ma’ruf Amin Ternyata Gemari MU dan AC Milan Ketika Muda
apahabar.com

Nasional

Bareskrim Belum Tetapkan Tersangka Kasus Kebakaran Kejagung
apahabar.com

Nasional

Rakyat Indonesia Doakan Ani Yudhoyono Sehat
apahabar.com

Nasional

Jika Tak Ditangani, Lebih dari 60 Persen Populasi Dunia akan Terinfeksi Covid-19
apahabar.com

Nasional

Kabupaten PPU dan Kukar Jadi Ibu Kota, Isran Koordinasi dengan Wali Kota
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com