BREAKING! KPK Geledah Rumah Bupati HSU, Spanduk Panjang Membentang Digeledah KPK, Rumah Bupati HSU Abdul Wahid Jadi Tontonan Warga Terungkap, Keberadaan Bupati HSU Abdul Wahid Saat Penggeledahan KPK Kronologi Lengkap Penggeledahan KPK di Rumah Bupati HSU Abdul Wahid Rumahnya Digeledah KPK, Bupati HSU Abdul Wahid Menghilang

Pengamat: Masyarakat Bisa Patuhi Protokol Kesehatan di Pilkada Serentak 2020

- Apahabar.com     Jumat, 30 Oktober 2020 - 09:29 WITA

Pengamat: Masyarakat Bisa Patuhi Protokol Kesehatan di Pilkada Serentak 2020

Ilustrasi: Foto-Berita Satu.com

apahabar.com, BOGOR – Masyarakat dinilai bisa mematuhi protokol kesehatan pada Pilkada Serentak 2020.

“Saya percaya, masyarakat bisa mematuhi aturan untuk menerapkan protokol kesehatan, asalkan terus diingatkan,” kata Analis politik, Pangi Syarwi Chaniago, dilansir dari Antara, Jumat (30/10).

Menurut Pangi Syarwi Chaniago, pemerintah terutama penyelenggara pemilu, harus terus mengingatkan masyarakat, agar mematuhi protokol kesehatan, sehingga pelaksanaan Pilkada Serentak pada 9 Desember mendatang, berjalan lancar dan memenuhi aturan protokol kesehatan.

Pangi Syarwi menyarankan pemerintah jangan bosan untuk terus mengingatkan masyarakat mematuhi protokol kesehatan, pada semua kegiatan tahapan Pilkada yang melibatkan masyarakat, misalnya kampanye.

Pangi menegaskan protokol kesehatan harus terus diterapkan pada semua tahapan pilkada serentak tahun 2000 guna mencegah penyebaran Covid-19.

Pangi khawatir jika masyarakat tidak disiplin dan tidak menerapkan protokol kesehatan, penyebaran Covid-19 akan meningkat lagi.

Pilkada serentak tahun 2020 akan dilaksanakan secara serentak di 270 daerah pada 9 Desember mendatang.

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 tahun 2020 mengatur tahapan kampanye pilkada serentak tahun 2020, yakni pada 26 September hingga 5 Desember 2020.

Rinciannya adalah;
1. Pertemuan terbatas, tatap muka, dan dialog, penyebaran bahan kampanye, pemasangan alat peraga kampanye (APK) dan kegiatan lainnya (26 September – 5 Desember 2020)
2. Debat publik/terbuka antar pasangan calon (26 September – 5 Desember 2020)
3. Kampanye melalui media massa, cetak, dan elektronik (22 November – 5 Desember 2020)
4. Masa tenang dan pembersihan alat peraga kampanye (6 – 8 Desember 2020).

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Rencana Pengangkatan 2 Wamen Baru, Mensesneg: Itu Tidak Benar
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi: ASEAN-Australia Perkuat Integrasi Ekonomi dan Dorong Stabilitas Keamanan di Kawasan
apahabar.com

Nasional

Usai Bentrok Polisi-FPI, LPSK Siap Lindungi Korban dan Saksi

Nasional

Per 30 September 2021, KPK Pecat 57 Pegawai Gagal ASN
covid-19 indonesia

Nasional

Bertambah 13.094, Covid-19 Indonesia Tembus 1 Juta Kasus
apahabar.com

Nasional

Video Viral Mushala di Tangerang Jadi Korban Aksi Vandalisme, Dinding Dicoret, Alquran Disobek, Pelaku Dibekuk Polisi
apahabar.com

Nasional

FDA Uji Vaksin Covid-19 untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Perpres 80/2021

Nasional

Jokowi Teken Perpres 80/2021, Atur Posisi Wakil Menteri PPN
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com