Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Pengembalian Tengkorak Demang Lehman dan Dugaan Penghapusan Sejarah oleh Belanda

- Apahabar.com Minggu, 25 Oktober 2020 - 09:56 WIB

Pengembalian Tengkorak Demang Lehman dan Dugaan Penghapusan Sejarah oleh Belanda

Setelah dieksekusi tiada ada satupun keluarga yang menyaksikan. Termasuk menyambut mayat Demang Lehman.

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Belanda telah berjanji memulangkan berlian 70 karat milik Kesultanan Banjarmasin yang menjadi rampasan perang.

Lantas, kapan Belanda akan mengembalikan penggalan kepala Demang Lehman yang dikenal sebagai sosok yang paling ditakuti tentara Belanda?

“Sekitar 2013, kami pernah ke Negeri Belanda mencari tengkorak Demang Lehman. Memang belum ketemu,” kata Sultan Banjar, H Khairul Saleh, saat dihubungi apahabar.com, belum lama ini.

Upaya pemulangan sendiri juga telah dilakukan oleh Pemprov Kalsel. Terhitung pada era kepemimpinan Rudy Ariffin hingga Sahbirin Noor.

“Kami dengar-dengar pemerintah Belanda ada mewacanakan untuk mengembalikan. Tapi kami belum tahu persis apa motifnya mereka,” ungkap mantan Bupati Banjar.

Namun ia kuatir Belanda memiliki tujuan tertentu dalam mengembalikan rampasan-rampasan perang, termasuk tengkorak Demang Lehman.

Dalam catatan sejarah, perang Banjar melawan kolonial Belanda berlangsung pada 1859 hingga 1906.

“Itu mungkin perang terbesar dan terlama di Indonesia. Bahkan Belanda hampir menyerah dan berkabung nasional,” lanjutnya

Kekalahan Belanda juga ditandai dengan ditenggelamkannya Kapal Onrust oleh laskar pejuang Tumenggung Surapati, pengikut Pangeran Antasari.

Berlian Banjarmasin: Kutukan Sejarah Membuat Belanda Tak Bisa Menjual

Kapal Onrust merupakan kapal tercanggih pada zaman itu.

“Kalau dikembalikan, kita khawatir Belanda punya motif lain yaitu motivasi untuk menghapus cerita kekelaman dulu. Jadi tidak ada ceita Belanda menjajah negeri Banjar,” sebutnya.

Meski begitu, Kesultanan Banjar tetap menginginkan tengkorak Demang Lehman dikembalikan agar dapat disatukan dengan jasadnya. Walaupun, tidak diketahui persis tubuhnya ada di mana.

“Kami belum pernah ada mendengar zuriat atau keturunan dari Demang Lehman sendiri badannya di mana,” bebernya

Apabila suatu saat nanti ditemukan, Khairul menyebut Kesultanan Banjar akan memakamkannya secara layak. Sesuai dengan syariat Islam.

“Sebagai orang beragama Islam, tengkorak itu tidak mungkin ditaruh di museum pasti dikubur,” pungkasnya

BELANDA TAKUT HIDUP LAGI 

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

NU Rekomendasikan Bisnis MLM Haram
apahabar.com

Nasional

RSUD Terbakar, Enam Bayi Dievakuasi

Nasional

Hidayat Nur Wahid Dorong Pemerintah Berdialog dengan Habib Rizieq Shihab
apahabar.com

Nasional

RSPI Sulianti Saroso Nyatakan 73 Pasien Covid-19 Sembuh
apahabar.com

Nasional

Polisi Mulai Temukan Titik Terang Kasus Pembunuhan Editor Metro TV
apahabar.com

Nasional

Jika Ingin Fokus, KPK Usul Jokowi Bentuk Kementerian Baru Khusus Cegah Korupsi  
apahabar.com

Nasional

Transportasi Aceh Selatan-Subulussalam Lumpuh
apahabar.com

Nasional

Seorang Perempuan Nyaris Mendapat Perlakuan Jahat Driver, Selamat Berkat Emergency Button Grab
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com